PERAN PEREMPUAN PENGRAJIN TENUN IKAT DALAM MENYIAPKAN GENERASI PENERUS DI DESA LOBOHEDE KECAMATAN HAWU MEHARA KABUPATEN SABU RAIJUA

Authors

  • Maria Bribin Staf Pengajar pada Program Studi PPKn FKIP Undana

Keywords:

Peran perempuan, pengrajin tenun, dan generasi penerus

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah (1) mengapa perempuan pengrajin tenun ikat di Desa Lobohede perlu menyiapkan generasi penerus? (2) bagaimana wujud peran perempuan pengrajin tenun ikat dalam menyiapkan generasi penerus di DesaLobohede Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua?. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan perlunya perempuan pengrajin tenun ikat dalam menyiapkan generasi penerus di Desa Lobohede Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua,(2)Mendeskripsikan wujud peran perempuan pengrajin tenun ikat dalam menyiapkan generasi penerus di Desa Lobohede Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua.

 Tujuan dari penelitian ini yakni:1)untuk mendeskripsikan perlunya perempuan pengrajin tenun ikat dalam menyiapkan generasi penerus di Desa Lobohede Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua,2)Untuk mendeskripsikan wujud  peran perempuan pengrajin tenun ikat dalam menyiapkan generasi penerus di Desa Lobohede Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua.  Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dan dokumentasi.    

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1.alasan pengrajin tenun ikat di Desa Lobohede perlu menyiapkan generasi penerus yaitu a.) alasan budaya masyarakat Sabu khususnya di Desa Lobohede menjadikan kain tenun ikat untuk digunakan dalam setiap acara adat seperti acara perkawinan adat, ritual adat, acara kematian bahkan dalam keseharian masyarakat tersebut menggunakan kain tenun ikat sehingga perempuan perlu melatih serta menyiapkan generasi penerus dalam pembuatan kain tenun ikat, b.) alasan sosial, kain tenun ikat di kalangan masyarakat Desa Lobohede dijadikan sebagai sarana dalam menjalin hubungan interaksi dengan masyarakat lain termasuk dalam penyelesaian konflik sosial. c.) alasan ekonomi, Kain tenun ikat menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat d.) alasan pariwisata Kain tenun ikat menjadi salah satu daya tarik wisatawan dan juga menjadi  media dalam menunjukkan identitas daerah dari masyarakat Sabu. 2. wujud peran perempuan pengrajin tenun dalam menyiapkan generasi penerus yaitu terciptanya generasi yang terampil dalam menenun kain tenun ikat.

 

References

Abdullah, T. (Ed), 1979, Agama Etos Kerja, dan Pemberdayaan Ekonomi, LP3ES. Jakarta.

Astuty, Asri, Wahyu Widi, “Peran Ibu Rumah Tangga dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga “( SKRIPSI).Semarang: Universitas Negeri : Semaranng 2013

Bahrum, Shaiffudin, Tenun Tradisional Tenunan Mandar Sulawesi Barat, :HTTP: Kampung Mandar .html 3 November 2016

Chalid, Suhardini.(2000).Tenun Ikat Indonesia. Jakarta: Museum Nasional Indonesia

Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan 1998.Kamus Besar Bahasa Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka

Ensiklopedia Nasional Indonesia:1991 jilid 12, Jakarta:PT Cipta Adi Pustaka, Cek1ss.

Heryana, Ade,2018.Informan dan Pemilihan Informan dalam Penelitian Kualitatif.Jakarta:Research Gate.

Koentjaraningrat,1997: Manusia dan Kebudayaan di Indonesia . Jakarta: Djambatan

Marah, Risman.(1990).Berbagai Pola Kain Tenun Ikat dan Kehidupan pengrajinnya .Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebuyaan

Narwoko, J Dwi. 2004. Sosiologi : Teks dan Terapan. Jakarta : Prenada Media

Pattieilohy, M. (2013).Busana Tradisioanal Daerah Maluku dan Masa Depannya.Jurnal Penelitiaanya.

Downloads

Published

2022-04-01