KOMPETENSI SOSIAL GURU DALAM BERKOMUNIKASI SECARA EFEKTIF DENGAN SISWA MELALUI KEGIATAN PEMBELAJARAN PJOK
Keywords:
Kompetensi sosial Guru PJOK, , Komunikasi, , Pembelajaran PJOKAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi sosial guru dalam berkomunikasi secara efektif dengan siswa melalui kegiatan pembelajaran PJOK di SD Negeri Kanino Kabupaten Kupang. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya adalah guru PJOK di SD Negeri Kanino Kecamatan Amabi Oefeto Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1) observasi, 2) wawancara, guna melengkapi data penelitian. Teknik analisa meliputi tahap reduksi data, sajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Kompetensi sosial guru dalam berkomunikasi secara efektif dengan siswa melalui kegiatan pembelajaran PJOK menunjukan bahwa guru mampu bersikap 1) inklusif, 2) objektif, 3) tidak diskriminatif, 4) empatik, 5) santun, 6) mampu beradaptasi, 7) mampu berkomunikasi lisan dan tulisan. Dengan demikian kemampuan guru dalam berkomunikasi dan berinteraksi kepada siswa, sesama pendidik, lingkungan sekolah, masyarakat sekolah, lingkungan tempat tinggal guru, selalu berkomunikasi secara santun, ramah, tidak membeda – bedakan menurut suku, agama, ras, budaya, jenis kelamin, latar belakang, dan status sosial keluarga, serta guru mampu menempatkan diri ke dalam cara pandang siswa maupun masyarakat sekolah, serta lingkungan dimana guru tinggal sehingga terjalinya hubungan sosial masyarakat, dan terciptanya perubahan sikap dan perilaku pada siswa.
References
Akhmad, K. A. (2015). Pemanfaatan media sosial bagi pengembangan pemasaran UMKM (Studi deskriptif kualitatif pada distro di Kota Surakarta). Dutacom, 9(1), 43.
Cahyanto, B., Maghfirah, M., & Hamidah, N. (2021). Implementasi Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19. At-Thullab: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 5(1), 32–43.
Dewi, K. Y. F. (2018). Upaya Dan Problematika Peningkatan Kompetensi Guru. Daiwi Widya, 5(2), 1–9.
Fikri, A. (2018). Studi Tentang Tingkat Kesegaran Jasmani Mahasiswa Penjaskes STKIP PGRI Lubuklinggau. Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 1(2), 74–83.
Idrus, M. (2005). Kompetensi Sosial Sebagai Modal Sosial Guru. El-Tarbawi, 37–56.
Masi, P. . (2023). Metode Pembelajaran Pemberian Tugas oleh Guru PJOK Terhadap Hasil Belajar di SMA Kristen Atambua. Jurna Pendidikan Tambusai, 7(1), 1910–1916. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/6093/5095
Pane, A., & Dasopang, M. D. (2017). Belajar dan pembelajaran. Fitrah: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(2), 333–352.
Rahmawati, A., & Nartani, C. I. (2018). Kompetensi Sosial Guru Dalam Berkomunikasi Secara Efektif Dengan Siswa Melalui Kegiatan Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sd Negeri Rejowinangun 3 Kotagede Yogyakarta. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 4(3), 388–392.
Trianto. (2009). Mendesain model pembelajaran inovatif- progresif. Kencana.
Yuliana, Y., Surawan, S., & Mazrur, M. (2022). Kontribusi Kompetensi Sosial Guru dalam Membentuk Karakter Siswa. Attractive: Innovative Education Journal, 4(2), 281–287.



