DINAMIKA INTERAKSI, POTENSI KONFLIK DAN KEHARMONISAN HUBUNGAN ANTAR MASYARAKAT EKS TIMOR-TIMUR DAN MASYARAKAT LOKALDI DESA NOELBAKI KABUPATEN KUPANG

Authors

  • Dorkas Langgar Staf Pengajar pada Program Studi PPKn FKIP Undana

Keywords:

Dinamika Interaksi Sosial, Potensi Konflik dan Harmonisasi Hubungan

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana dinamika interaksi sosial yang terjadi antar masyarakat eks timor-timur dan masyarakat lokal di Desa Noelbaki, potensi konflik dan harmonisasi hubungan antara masyarakat eks timor-timur dan masyarakat lokal (2) bagaimana peranan tokoh masyarakat dalam mengatasi konflik dan mewujudkan harmoni dalam masyarakat? Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) dinamika interaksi sosial, potensi konflik dan harmonisasi hubungan antara masyarakat eks timor-timur dan masyarakat lokal di Desa Noelbaki (2) mendeskripsikan peranan tokoh masyarakat sebagai fasilitator mencegah terjadinya konflik dan mewujudkan harmoni antar dua kelompok masyarakat. Penelitian ini mengunakan mix method dimana peneliti berupaya mendeskripsikan berdasarkan fenomenologi dalam masyarakat pendatang terhadap masyarakat lokal sesuai judul yang dteliti berdasarkan hasil analisis presentase angket. Dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi, angket dan wawancara mendalam dengan kepala Desa, serta masyarakat lokal dan masyarakat eks Timor-Timur.Penyajian data yang dipakai dalam penelitian ialah bentuk teks analisis presentase dan deskriptif naratif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Dinamika interaksi yang terjadi antar masyarakat lokal terhadap masyarakat eks timor-timur berjalan baik >80% masyarakat saling ,menerima keberadaan dan terlibat dalam hubungan sosial dalam bertetangga dan interaksi sehari-hari antar masyarakat menghasilkan kerjasama dengan rasa saling percaya, (2) konflik seperti pertentangan, perilaku anarkis sudah jarang ditemui namun Konflik lain yang timbul terkait tingkat kemiskinan dimana masyarakat eks timor-timur mayoritas berada di garis kemiskinan selain itu rencana relokasi yang masih menimbulkan pro-kontra antar masyarakat eks timor-timur yang setuju direlokasi dan masyarakat yang memilih tinggal dan menetap sehingga masih terus dikomunikasikan dengan baik guna mendapat solusi. (3) harmonisasi hubungan timbul karena masing-masing kelompok masyarakat beradaptasi dan menjalin hubungan baik. Ada rasa saling percaya dan bekerja sama dalam kehidupan sehari-hari. (4) keberadaan para tokoh masyarakat memegang peranan penting dalam menciptakan suasana kondusif. dimana para Tokoh masyarakat Noelbaki bersinergi bersama kepolisian dengan pemerintah Desa dalam Forum kemitraan polisi masyarakat mengatasi konflik dalam masyarakat yang masih bisa didiskusikan serta memelihara ketertiban dalam masyarakat

References

Anwar arifin, 1994. Strategi Komunikasi. Bandung: Amrico.

Anwar yesmil & adang. 2013 sosiologi untuk universitas. revika aditama

Arzika L&rahayu R. 2020. Bentuk interaksi sosial mayarakat pribumi dengan masyarakat pendatang d Desa tambusai utara, jurnal pendidikan ips,1.

Astute renggo & widiyanto sigit. 1999. Budaya masyarakat perbatasan (hubungan sosial antar golongan etnik yang berbeda di daerah sumatera barat). Bupara nugraha Jakarta

Bungin, burhan. 2011 sosiologi komunikasi. Jakarta: Kencana.

Barclay George. 1990, Teknik analisa kependudukan. Jakarta: Aneka Cipta.

Dewi wulansari. 2009. Sosiologi (konsep dan teori), revika aditama.

Hubert M. blalock. 1994. Pengantar penelitian sosial, Jakarta: PT Raja grafindo persada

Karl manheim. 1985. Sosiologi sistematis, Jakarta: cv rajawali.

Kartono kartini. 2013. Patologi sosial. Jakarta: Rajagrfindo persada.

Maing G.S & jatmika S. 2021. Dinamika integrasi lokal warga eks Timor-Timur di wilaya pemukiman pengungsi kabupaten Kupang.Indonesia

perspective, universitas muhamadiyah Yogyakarta. 6 (1) ,38-64.

Margaret Paloma.1994. Sosiologi kontemporer. Jakarta: PT Raja grafindo Persada

Mustofa I & liberty. 2018. Peran organisasi masyarakat dalam membangun harmoni pasca konflik antara masyarakat pribumi dengan pendatang di lampng tengah. Jurnal penamas, 31,205-226.

Sikwan g. 2018. Dinamika interaksi antar etnik dalam mewujudkan keserasian sosial di wlayah perbatasan Indonesia-malaysia. Jurnal sosial humaniora 2 (2).

Soerjono soekonto & heri tjandrasari. 1987 J.s roucek pengendalian social. Jakarta: Rajawali pers

Sulastomo. 2008. Sistem jaminan sosial nasional sebuah introduksi. Jakarta: Raja grafindo persada.

Sukidin Basrowi. 2002. Metode penelitian kualitatif perspektif mikro. Jakarta: Insan cendekia

Sudarso, suryanto, dkk. 2008. Metode penelitian sosial (berbagai alternative pendekatan). Jakarta: Kencana prananda meda group.

Taufik, kleden ignas, dkk. 2001. Timur dan barat di Indonesia, perspektif integrasi baru. Jakarta: Penerbit the go-east

Watiharjono sukapti. 2017. Potensi konflik dan pembentukan modal sosial belajar dari sebuah Desa transmigran di Kalimantan timur. Jurnal

masyarakat, budaya dan politik, 30 (2), 84-93.

Wiliam Hendricks. 2000. Bagaimana mengelola konflik, Bandung: Bumi aksara.

Downloads

Published

2023-04-01