KAJIAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEPERCAYAAN HALAIKA PADA UPACARA ADAT BERCOCOK TANAM MASYARAKAT BOTI DALAM DI DESA BOTI KECAMATAN KI’E KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

Authors

  • Petrus Ly Dekan FKIP Undana

Keywords:

Nilai Pancasila,, halaika,, Bercocok tanam

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan Kepercayaan Halaika masih dipertahankan oleh masyarakat Boti Kabupaten Timor Tengah Selatan dan untuk mengetahui wujud Nilai-nilai Pancasila dalam Kepercayaan Halaika pada Masyarakat Boti Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu meneliti suatu objek dengan menghimpun, menggambarkan dan menganalisis data dan fakta serta menarik kesimpulan sesuai dengan tujuan penelitian. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif maka hal-hal di atas dapat dianalisis secara mendalam. Peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kepercayaan halaika merupakan sebuah kepercayaan asli atoni meto (Orang Timor) yang dibawa sejak ada di dunia ini. Kepercayaan halaika telah diwariskan oleh para leluhur dan telah menjadi kewajiban masyarakat penganut kepercayaan tersebut untuk tetap menjaga dan melestarikannya. Kepercayaan halaika mengajarkan tentang arti kebersamaan dan rasa saling menghargai antara satu dengan yang lain. Nilai nilai Pancasila yang terkandung dalam kepercayaan halaika pada upacara adat bercocok tanam masyarakat Boti Dalam yaitu nilai Ketuhanan yakni masyarakat Boti percaya kepada dua penguasa kehidupan mereka yaitu Uis Pah dan Uis Neno, nilai edukasi, nilai spiritual, nilai demokrasi, nilai normatif, nilai Persatuan yakni gotong-royong yang tertanam kuat dalam diri masyarakat Boti membuat mereka hidup dalam kedamaian dan ketentraman, Kerukunan antara sesama yakni masyarakat Boti dalam melaksanakan setiap kegiatan selalu diakhiri dengan sukacita besar yaitu makan bersama dan menari bersama diiringi gong sebagai tanda ucapan syukur, sikap toleransi antara sesama umat beragama yakni antara masyarakat Boti yang menganut halaika dan masyarakat yang non halaika, mereka hidup dalam kedamaian bersama tanpa ada diskriminasi.

References

Ataupah, S. (1998) Pola Pemukiman Masyarakat Boti Dalam di Desa Boti Kabupaten Timor Tengah

Selatan. Skripsi yang tidak dipublikasikan. Sosiologi FISIP UNDANA

Barnes, S. (2003 : 148) Aliran-aliran Kepercayaan dan Kebatiniah di Indonesia. Jakarta: Pustaka

AntaraGatra Nusantara, Volume 17. No. 1 Edisi April 2019, ISSN 1858-289332

Benu, S. (2002) Faktor-faktor Pendukung Kerukunan Hidup Antar Penganut Agama Tradisional dan

Penganut Agama Kristen di Desa Boti Kecamatan Kie Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Skripsi yang tidak dipublikasikan. Sosiologi FISIP UNDANA

Bungin, B.(2011)Metodologi Penelitian Kualitatif Jakarta: Grafindo Persada

Deodatus, A. (2013) Filsafat PolitikMaumere: Penerbit Ledalero

Hudijono, S. (2012) Metodologi Penelitian Kualitatif. Bahan ajar yang tidak dipublikasikan. PPKn

FKIP UNDANA

-------------------(2011) Bahan Ajar Antropologi Budaya. Bahan ajar yang tidak dipublikasikn. PPKn

FKIP UNDANA.

Gunawan, A. (1997) Kamus Cerdas Bahasa Indonesia, Bandung: Kartika

Kartono, K.(1996)Pengantar Metodologi Riset Sosial Bandung: Maju Mundur.

Ketetapan-ketetapan Majelis Permusyawatan Rakyat Republik Indonesia I/MPR/2003) tentang

Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila

Kumorotomo, (2005) Bahan Ajar Pengantar Ilmu Budaya dasar. Bandung: Refika Aditama

Kusmiadi, E. (2008) Modul Pengantar Ilmu Pertanian:Pengertian dan Sejarah Perkembangan

Pertanian. LUHT4219/Modul 1, h.2.

Lein, P. (2006) Kepercayaan Tentang Ama Lera Wulan (Bapa Matahari Bulan) Nini Dayan Tana

Ekan (Ibu Bumi) dan Implementasinya dalam Siklus Berladang pada Masyarakat

Lewokluo Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur. Skripsi yang tidak

dipublikasikan. Sosiologi FISIP UNDANA

Manda, A. (2012) Nilai-Nilai Luhur Pancasila dalam Tarian Gawi Menurut Masyarakat Desa Tiwe

Rea Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende. Skripsi yang tidak dipublikasikan. PPKn

FKIP UNDANA

Moleong, Lexy, J. (2012)Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: Rosdakarya.

Notonegoro, (1975)Pancasila Secara Ilmiah dan Populer. Jakarta: Rineka Cipta

Tatik Nurmala, dkk, (2012) Pengantar Ilmu Pertanian. Yogyakarta: Graha Ilmu 2012 cet. I.

Pritchard, E. (1984) Teori-Teori Tentang Agama Primitif. Yogyakarta: Pusat Latihan Penelitian Dan

Pengembangan Masyarakat

Silalahi, U.(2012) Metode Penelitian Sosial. Bandung: PT Refika Aditama.

Soebekti, (1994)Asas-Asas dan Susunan Hukum Adat.Jakarta: Pradnya Paramita

Soekanto, S. (2006) Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Sujarwa, (2011) Ilmu Sosial dan Budaya Dasar, Manusia dan Fenomena Sosial Budaya. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar

Surajiyo . (2010) Filsafat Ilmu dan Perkembangannya di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara

Susanto, A. (2011) Filsafat Umum-Akal dan Hati Sejak Thales Sampai Capra. Jakarta:Remaja

Rosdakarya

Tenabollo, S. (2012) Perlindungan Hukum Bagi Penganut Kepercayaan Marapu pada Masyarakat

Sumba. Skripsi yang tidak dipublikasikan. Sosiologi FISIP UNDANA Tim Pendidikan Moral Pancasila Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen

Pendidikan dan Kebudayaan (1983). (Bahan Penalaran) Pendidikan Moral Pancasila

Yelmi Kusnel, Dkk, (1999) Pengetahuan, Sikap, Kepercayaan dan Perilaku Generasi Muda

Terhadap Upacara Perkawinan Adat Minangkabau di Kota Padang, Proyek Pengkajian

dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya Sumatera Barat.

Downloads

Published

2019-10-04

Issue

Section

Articles