KAJIAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEPERCAYAAN HALAIKA PADA UPACARA ADAT BERCOCOK TANAM MASYARAKAT BOTI DALAM DI DESA BOTI KECAMATAN KI’E KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
Keywords:
Nilai Pancasila,, halaika,, Bercocok tanamAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan Kepercayaan Halaika masih dipertahankan oleh masyarakat Boti Kabupaten Timor Tengah Selatan dan untuk mengetahui wujud Nilai-nilai Pancasila dalam Kepercayaan Halaika pada Masyarakat Boti Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu meneliti suatu objek dengan menghimpun, menggambarkan dan menganalisis data dan fakta serta menarik kesimpulan sesuai dengan tujuan penelitian. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif maka hal-hal di atas dapat dianalisis secara mendalam. Peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kepercayaan halaika merupakan sebuah kepercayaan asli atoni meto (Orang Timor) yang dibawa sejak ada di dunia ini. Kepercayaan halaika telah diwariskan oleh para leluhur dan telah menjadi kewajiban masyarakat penganut kepercayaan tersebut untuk tetap menjaga dan melestarikannya. Kepercayaan halaika mengajarkan tentang arti kebersamaan dan rasa saling menghargai antara satu dengan yang lain. Nilai nilai Pancasila yang terkandung dalam kepercayaan halaika pada upacara adat bercocok tanam masyarakat Boti Dalam yaitu nilai Ketuhanan yakni masyarakat Boti percaya kepada dua penguasa kehidupan mereka yaitu Uis Pah dan Uis Neno, nilai edukasi, nilai spiritual, nilai demokrasi, nilai normatif, nilai Persatuan yakni gotong-royong yang tertanam kuat dalam diri masyarakat Boti membuat mereka hidup dalam kedamaian dan ketentraman, Kerukunan antara sesama yakni masyarakat Boti dalam melaksanakan setiap kegiatan selalu diakhiri dengan sukacita besar yaitu makan bersama dan menari bersama diiringi gong sebagai tanda ucapan syukur, sikap toleransi antara sesama umat beragama yakni antara masyarakat Boti yang menganut halaika dan masyarakat yang non halaika, mereka hidup dalam kedamaian bersama tanpa ada diskriminasi.
References
Ataupah, S. (1998) Pola Pemukiman Masyarakat Boti Dalam di Desa Boti Kabupaten Timor Tengah
Selatan. Skripsi yang tidak dipublikasikan. Sosiologi FISIP UNDANA
Barnes, S. (2003 : 148) Aliran-aliran Kepercayaan dan Kebatiniah di Indonesia. Jakarta: Pustaka
AntaraGatra Nusantara, Volume 17. No. 1 Edisi April 2019, ISSN 1858-289332
Benu, S. (2002) Faktor-faktor Pendukung Kerukunan Hidup Antar Penganut Agama Tradisional dan
Penganut Agama Kristen di Desa Boti Kecamatan Kie Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Skripsi yang tidak dipublikasikan. Sosiologi FISIP UNDANA
Bungin, B.(2011)Metodologi Penelitian Kualitatif Jakarta: Grafindo Persada
Deodatus, A. (2013) Filsafat PolitikMaumere: Penerbit Ledalero
Hudijono, S. (2012) Metodologi Penelitian Kualitatif. Bahan ajar yang tidak dipublikasikan. PPKn
FKIP UNDANA
-------------------(2011) Bahan Ajar Antropologi Budaya. Bahan ajar yang tidak dipublikasikn. PPKn
FKIP UNDANA.
Gunawan, A. (1997) Kamus Cerdas Bahasa Indonesia, Bandung: Kartika
Kartono, K.(1996)Pengantar Metodologi Riset Sosial Bandung: Maju Mundur.
Ketetapan-ketetapan Majelis Permusyawatan Rakyat Republik Indonesia I/MPR/2003) tentang
Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila
Kumorotomo, (2005) Bahan Ajar Pengantar Ilmu Budaya dasar. Bandung: Refika Aditama
Kusmiadi, E. (2008) Modul Pengantar Ilmu Pertanian:Pengertian dan Sejarah Perkembangan
Pertanian. LUHT4219/Modul 1, h.2.
Lein, P. (2006) Kepercayaan Tentang Ama Lera Wulan (Bapa Matahari Bulan) Nini Dayan Tana
Ekan (Ibu Bumi) dan Implementasinya dalam Siklus Berladang pada Masyarakat
Lewokluo Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur. Skripsi yang tidak
dipublikasikan. Sosiologi FISIP UNDANA
Manda, A. (2012) Nilai-Nilai Luhur Pancasila dalam Tarian Gawi Menurut Masyarakat Desa Tiwe
Rea Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende. Skripsi yang tidak dipublikasikan. PPKn
FKIP UNDANA
Moleong, Lexy, J. (2012)Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: Rosdakarya.
Notonegoro, (1975)Pancasila Secara Ilmiah dan Populer. Jakarta: Rineka Cipta
Tatik Nurmala, dkk, (2012) Pengantar Ilmu Pertanian. Yogyakarta: Graha Ilmu 2012 cet. I.
Pritchard, E. (1984) Teori-Teori Tentang Agama Primitif. Yogyakarta: Pusat Latihan Penelitian Dan
Pengembangan Masyarakat
Silalahi, U.(2012) Metode Penelitian Sosial. Bandung: PT Refika Aditama.
Soebekti, (1994)Asas-Asas dan Susunan Hukum Adat.Jakarta: Pradnya Paramita
Soekanto, S. (2006) Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Sujarwa, (2011) Ilmu Sosial dan Budaya Dasar, Manusia dan Fenomena Sosial Budaya. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar
Surajiyo . (2010) Filsafat Ilmu dan Perkembangannya di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara
Susanto, A. (2011) Filsafat Umum-Akal dan Hati Sejak Thales Sampai Capra. Jakarta:Remaja
Rosdakarya
Tenabollo, S. (2012) Perlindungan Hukum Bagi Penganut Kepercayaan Marapu pada Masyarakat
Sumba. Skripsi yang tidak dipublikasikan. Sosiologi FISIP UNDANA Tim Pendidikan Moral Pancasila Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan (1983). (Bahan Penalaran) Pendidikan Moral Pancasila
Yelmi Kusnel, Dkk, (1999) Pengetahuan, Sikap, Kepercayaan dan Perilaku Generasi Muda
Terhadap Upacara Perkawinan Adat Minangkabau di Kota Padang, Proyek Pengkajian
dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya Sumatera Barat.



