REVITALISASI SEMANGAT SUMPAH PEMUDA DALAM MENINGKATKAN NASIONALISME GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
Abstract
Pemuda merupakan harapan bangsa, memiliki masa depan dan jiwa kepemimpinan. Pemuda menjadi salah satu unsur dari bagian negara yang perlu di bina dan diperhatikan. tanggal 28 Oktober 1928 melalui kongres pemuda pada masa itu, dicetuskanlah Sumpah pemuda yang merupakan ikrar kaum muda sebagai bukti dari perjuangan untuk persatuan atas nama bangsa Indonesia. Hal ini menjadi perhatian bahwa pengaruh kaum muda bagi sebuah bangsa sangatlah besar. Sikap yang ditunjukan pemuda tak lain adalah cinta tanah air atau Nasionalisme. Nasionalisme yang diharapkan pada jiwa rakyat Indonesia adalah Nasionalisme yang memperhatikan keadilan dan kesejahteraan masyarakat yang beraneka ragam, membangun kesadaran kesatuan di dalam perbedaan (unity within diversity), dan perbedaan didalam kesatuan (diversy in unity). Guru PKn mempunyai fokus yang lebih mendalam untuk merealisasikan sikap Nasionalisme bagi generasi muda, karena Guru PKn mengemban tugas tidak hanya membuat peserta didik tahu dan hafal dengan pelajaran yang diberikan. Melainkan, Guru PKn harus membentuk warga negara melalui pendidikan dan menanamkan sikap Nasionalisme pada generasi muda. Namun, sikap Nasionalisme yang dimiliki Guru PKn sudah cukup baik atau justru perlu mendapatkan perhatian lebih. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan metode-metode untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang oleh sejumlah individu atau sekelompok orang yang dianggap berasal dari masalah sosial.
Keywords
Sumpah Pemuda, Nasionalisme, Guru PKn
References
Creswell, John W. Research Design : Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixes. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Kaelan. 2013. Negara Kebangsaan Pancasila. Yogyakarta : Paradigma
Komalasari, Kokom dan Syaifullah. 2009. Kewarganegaraan Indonesia : konsep, Perkembangan dan Masalah Kontemporer.Bandung : FPIPS
Mulia, Musdah.2015. Revitalisasi Esensi Sumpah Pemuda Untuk Memperkukuh Ketahanan Nasional.Jakarta
Musfah, Jejen. 2011. Peningkatan Kompetensi Guru : Melalui Pelatihan dan Sumber Belajar Teori dan Praktik.Jakarta : Kencana Prenada Media Group
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 16 tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru
Rusyan, A. Tabrani. 1990. Profesionalisme Tenaga Kependidikan. Bandung : Yayasan Karya Sarjana Mandiri.
Sanjaya, Wina. 2008. Pembelajaran Dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Kencana.
Somantri, Numan. 1976. Metode Pengajar civics. Jakarta: Erlangga
Sugiyono. (2005) Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: ALFABETA
Susanto, Halilulloh dkk. 2015. Faktor-faktor Penyebab Rendahnya Pemahaman Nilai-Nilai Sumpah Pemuda. Lampung
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru
Widodo,Sutejo.2012. Memaknai Sumpah Pemuda Di Era Reformasi. Semarang : Universitas Diponegoro
Winataputra, U.S.2012. Pendidikan Kewarganegaraan dalam Perspektif Internasional (Konteks, Teori, dan Profil Pembelajaran). Bandung: Widya aksara Pres



