EFEKTIVITAS THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PGSD UNDANA

Authors

  • Taty R Koroh Dosen Program Studi PGSD, FKIP, Universitas Nusa Cendana, Kupang
  • Fembriani Fembriani Dosen Program Studi PGSD, FKIP, Universitas Nusa Cendana, Kupang

Keywords:

Efektivitas, TPS, Model Think Pair Share (TPS)

Abstract

Pembelajaran di kampus Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) perlu diperbaiki terkait dengan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Pembelajaran di kelas perlu ditekankan untuk memperbaiki kemampuan berpikir kritisnya. Kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada matakuliah pembelajaran terpadu menjadi dasar penelitian ini. Pembelajaran terpadu sebagai dasar pembelajaran untuk mahasiswa mempelajari bagaimana merancang pembelajaran dengan kurikulum 2013 (K13). Dalam hal ini pembelajaran terpadu memiliki nilai kemampuan berpikir kritis yang rendah. Penelitian akan dilaksanakan di Kampus PGSD Universitas Nusa Cendana pada semester 4. Pelaksaan pembelajaran dengan model think pair share (TPS) untuk meningkatkan efektivitas kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Oleh karena itu penelitian eksperimen akan dilakukan dengan pembelajaran model think pair share (TPS). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas dalam pembelajaran meliputi perbedaan kemampuan berpikir kritis dan peningkatan kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian ini 1) kemampuan berpikir kritis pada mahasiswa setelah dilaksanakan pembelajaran menggunakan model think pair share bahwa hasil signifikansi 0,000< 0,005 bahwa Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada perbedaan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada kelas kontrol dan eksperimen. 2) terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dengan perolehan nilai N-Gain sebesar 0,65 yang berada pada rentang 0,70>g>0,30 pada kriteria sedang.

References

Arends, L. R, 2008. Learning To Teach: Belajar

Anni, T. C. 2009. Psikologi belajar. Semarang: UPT Unnes Press.

Arikunto, S.2012. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Asmani, Jamal Ma’mur. 2016. Tips Efektif Cooperative Learning. Yogyakarta: DIVA Press.

Aunurrahman. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Borg & Gall. 1983. Educational Research: an introduction. New York: Logman.

Djamarah, S.B. 2008. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Fraenkel, Jack R dan Norman E. Wallen. 2009. How to Design and Evaluate Research in Education 7th Edition. New York: McGraw-Hill.

Hamalik, Oemar. 2008. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.

Isjoni. 2010. Pembelajaran Kooperatif, Meningkatkan Kecerdasan Komunikasi Antarpeserta Didik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Komara, E. 2014. Belajar dan Pembelajaran Interaktif. PT Refika Aditama. Bandung.

Lie, Anita. 2004. Cooperative Learning. Jakarta: Grasindo.

Ngalimun. 2014. Strategi dan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Presindo.

Prastowo, A. 2011. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Plomp, T & Nieveen, N. 2007. An Introduction to Educational Design Research. Netherland: Netzodruk,enschede.

Pribadi, B.A. 2009. Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Dian Rakyat.

Poerwanti, E. Dkk. 2008.Asesmen Pembelajaran SD. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi: Depdiknas.

Putra, S.R. 2013. Desain Belajar Mengajar Kreatif Berbasis Sains. Jakarta Diva Press.

Samatowa, U. 2011. Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: PT.Indeks.

Santyasa, I.W. 2007. Metodologi Penelitian Tindakan Kelas.Singaraja: Universitas Negeri Ganesha.

Sanjaya, W. 2006. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta : Kencana.

Sardiman. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.

Wena, M. 2014. Strategi Pembelajaran Inovatif kontemporer Suatu Tinjauan Konseptual Operasional. Jakarta: Bumi Aksara.

Wisudawati, A.W & Sulistyowati, E. 2014. Metodologi Pembelajaran IPA. Jakarta: Bumi Aksara

Downloads

Published

2019-10-12

Issue

Section

Articles