KAJIAN TENTANG NILAI BUDAYA YANG TERKANDUNG DALAM TARIAN KATAGA (TARIAN PERANG) DI DESA HOBAWAWI KECAMATAN WANUKAKA KABUPATEN SUMBA BARAT
Keywords:
Nilai, Tarian KatagaAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan tarian Kataga (Tarian Perang) di Desa Hobawawi Kecamatan Wanukaka Kabupaten Sumba Barat, untuk mendeskripsikan nilai yang terkandung dalam tarian Kataga (Tarian Perang) di Desa Hobawawi Kecamatan Wanukaka Kabupaten Sumba Barat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang menggambarkan fenomena secara mendalam untuk mengkaji masalah yang diteliti. Penelitian ini dilakukan di desa Hobawawi Kecamatan Wanukaka Kabupaten Sumba Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Tarian Kataga dimainkan oleh 6 atau 8 orang penari pria dengan kostum adat khas Sumba seperti kain putih (regi panggiling), kain pengikat kepala (kapauta/rowa), giring-giring (lagoru), bulu kuda yang diikat pada bagian kaki (kaleli wihi), parang (katopu) dan taming (toda). Dalam pertunjukan tarian Kataga para penari membentuk 1 barisan yang kemudian dalam proses tarian Kataga sedang berlangsung para penari membentuk 2 barisan yang menggambarkan 2 kubu yang saling berperang; 2) Nilai yang terkandung dalam tarian Kataga yaitu nilai budaya, nilai seni, nilai kerjasama, dan nilai historis.
References
Atmadibrata, E. 2001. Tari Sunda: Pengawetan dan Pengembangannya. Konferensi Internasional Budaya Sunda I: Pewarisan Budaya Sunda di Tengah Arus Globalisasi, Bidang Kajian E: Kesenian Bandung.
Barnabas Beku Rina (2019, 08 Agustus 11.35) (tokoh masyarakat 27 tahun) nilai yang terkandung dalam tarian Kataga (Alfred A. F Dimu, interview).
Barnabas Bora Kadu (2019, 02 Agustus 15.45) (penari tari Kataga 23 tahun) pelaksanaan tarian Kataga (Alfred A. F Dimu, interview).
Darmadi, H. 2009. Dasar Konsep Pendidikan Moral. Bandung: Alfabeta.
Dewantara, K.H. 1967. Ki Hadjar Dewantara. Jogjakarta; Madjelis-Leluhur Taman-Siswa.
Gunawan Ary H. 2000. Sosiologi Pendidikan Sauatu Analisis Sosiologi tentang Pelbagai Problem Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta
Hasibuan, R. A. 2016. Nilai-nilai Dakwah Yang Terkandung Dalam Tari Rapa’i Geleng Di Sanggar Seni Seulaweuet Uin Ar-Raniry.
Hudijono, S. 2012. Metode Penelitian Kualitatif. Bahan ajar yang tidak dipublikasikan jurusan PPKn : Universitas Nusa Cendana.
Jazuli, M. 1994. Telaah Teoritis Seni Tari. Semarang : IKIP Semarang Press.
Kaelan, M. S. 2008. Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.
Kartodirdjo, S. 1993. Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Umum.
Kumala, D. E. 2015. Nilai-Nilai Religius Dalam Kesenian Cepetan Di Dusun Karangjoho, Desa Karanggayam, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen.
Kussudiardja, B. 2000. Bagong dari Klasik Hiingga Kontemporer. Yogyakarta: Padepokan Press Yayasan Bagong Kussudiardja.
Maarif, S. 2007. Revitalisasi Pendidikan Islam, Yogyakarta: Graha Ilmu.
Moleong, L. J. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasution, S. 1998. Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung Tarsito.
Nurmini, Y. S. 2015. Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Kesenian Tradisional Srunthul Di Bonorejo, Jiwan, Karangnongko, Kabupaten Klaten.
Nuryani, U. 2015. Nilai-Nilai Pendidikan Islam Pada Kesenian Tradisional Rodat Di Desa Sidomukti Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang.
Obed Ng. Leba (2019, 24 Juli 10.15) (tokoh adat desa Hobawawi 74 tahun) pelaksanaan tarian Kataga (Alfred A. F. Dimu, interview).
Pamudji, S. 1985. Kerjasama antar Daerah. Jakarta: Balai Pustaka.
Rianto Dedi Keiku (2019, 26 Juli 14.08) (pelatih tari kataga 27 tahun) pelaksanaan tarian Kataga (Alfred A. F. Dimu, interview).
Sagala, S. 2006. Manajemen Berbasis Sekolah dan Masyarakat. Jakarta: Nimas Multima.
Silalahi, U. 2010. Metode Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditama.
Soedarsono, R. M. 1977. Tari-tarian Indonesia I. Jakarta: Proyek pengembangan Media Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan.
Soelaeman. M. M. 2005. Tentang Ilmu Budaya Dasar. Bandung: Refika Aditama.
Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanti. 2015. Nilai-nilai Pendidikan Karakter Yang Terkandung Dalam TariTopeng Lengger Kinayakan Di Desa Reco, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.
Thoha, M. C. 1996. Kapita Selekta Pendidikan Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wiliam, H.A. 1985. Tentang Antropologi. Jakarta: PT. Erlangga.
Widiarto, T. 2009. Psikologi Lintas Budaya Indonesia. Salatiga: Widya Sari Pres.
Woro, A. S. 2000. Citra Bima Dalam Kebudayaan Jawa. Jakarta: Universitas Indonesia (UI-press).



