MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU KELAS TINGGI PADA SEKOLAH BINAAN PENELITI MELALUI PENDEKATAN HUMANISTIK
Keywords:
Kompetensi Profesional Dan Pendekatan HumanistikAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pandangan dari peningkatan kompetensi profesional guru-guru kelas tinggi pada sekolah binaan peneliti dalam lingkup Dinas Pendidikan Kota Kupang melalui pendekatan humanistik. Subjek dalam penelitian ini adalah guru guru-guru kelas tinggi pada sekolah binaan peneliti dalam lingkup Dinas Pendidikan Kota Kupang. Analisis data dilakukan melalui hasil observation analysiss dan hasilnya digunakan untuk mencerminkan diri kita sendiri apakah guru telah mampu meningkatkan kompetensi profesional mereka. Hasil analisis ini akan digunakan untuk rencana aksi pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata persentase guru yang menunjukkan peningkatan yang diharapkan dalam kompetensi profesio- nal, seperti terlihat dalam siklus pertama: (a) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran diperoleh hasil 80,75%, (b) Proses Belajar dari 81,88%, dan (c) pelaksanaan penilaian 83,13%. Siklus II ada peningkatan untuk: (a) rencana pembelajaran bagi 85,25%, (b) pelaksanaan proses pembelajaran di 85,47%, dan (c) pelaksanaan penilaian 88,13. Selain itu, langkah-langkah telah dirumuskan hipotesis bahwa "jika menggunakan pendekatan humanistik untuk kompetensi profesional guru dapat ditingkatkan" diterima".
Kata Kunci: Kompetensi Profesional Dan Pendekatan Humanistik
References
Afandi, Akbar, 2009. Kemampuan Guru dalam Proses Belajar Mengajar, Bandung; Re- maja Rosda karya
Anwar, 2004. Pendidikan Kecakapan Hidup. Bandung; Alfabeta
Arikunto, Suharsimi. 1990. Manajemen Penga- jaran Secara Manusiawi. Jakarta:Rineka Cipta
................................, 1998. Metode Penelitian. Jakarta: Balai Pustaka
Aryan, 2007. Kompetensi Profesional dan Kompetensi Akademik Guru Matematika. (http: www. Kompetensi Profesional dan Kom- petensi Akademik Guru Matematika « Anugerah 'Jang Guru'.htm)
Diknas, 2004. Kompetensi Guru. Dinas Pendidikan Nasional. Diknas, 2008. Metode dan Teknik Supervisi. Direktorat Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu, Pendi- dik Dan Tenaga Kependidikan
Gumelar dan Dayat, 2002. Kompetensi Profesional. Bandung: Rosdakarya
Hadi, Sutrisno, 1982. Metode Penelitian. Jakarta: Balai Pustaka
Hajar, Ibnu, 1999. Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Imron, Ali. 1995. Pembinaan Guru di Indonesia. Jakarta: Angkasa.
Kemmis, McTaggart, 1988. Practical Aspects Of Authentic Assesment: Putting The Pieces Together, Christtopher-Gordon Publisher, Inc. Norwood, MA.
Mulyasa, 2003. Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: Rosdakarya
Robbins, 1994. Performance. New Jersey: Hill- Book Prentice.
Robiyudha, Ilvan Alcaff. 2010. Supervisi Pendidikan. (http:www.humanistik/supervi- si-pendidikan.html)
Rusman, 2009. Manajemen Kurikulum. Jakarta: Rajawali Press
Syah. 2000. Profil Pendidik Profesional. Yogjakarta: Andi Offset
Sardiman, 2001. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta, Rajawali Press.
Surya, Ibrahim. 2003. Kompetensi Guru dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Jakarta: Balai Pustaka
Sukadi, S. 2001. Monitoring dan Evaluasi Proyek Pendidikan. Jakarta: Pustaka Jaya
Syamsudin, Abin. 2006. Penelitian Tindakan Kelas untk Guru. Jakarta: Pustaka Jaya
Uno, Hamzah B. 2008. Profesi Kependidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara
Usman, Moh. Uzer. 1994. Menjadi Guru Profesional, Bandung: Rosda karya
Whitmore, John. 1997. Coaching for Performance (Seni Mengarahkan untuk Mendobrak Kerja. Jakarta: Gramedia, Pustaka Umum.



