MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN BIOLOGI TENTANG KINGDOM FUNGI (JAMUR) MELALI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING DI KELAS X SMA NEGERI 3 KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG

Authors

  • Enni B Hadjo Baru Guru pada SMA Negeri 3 Kupang Timur Kabupaten Kupang

Keywords:

Hasil Belajar, Biologi, Jamur, Cooperatif Leraning

Abstract

Strategi atau model pembelajaran  yang tidak tepat dapat mengakibatkan ketidak pahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran yang diajarkan. Hal ini terbukti pada saat Peneliti sebagai guru Kelas X, ketika  menyampaikan materi Tentang Jamur. Nilai hasil belajar peserta didik tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM)  mata pelajaran  (Biologi) yakni 75 (sangat rendah). Hal ini disebabkan Model Pembelajaran Cooperative Learning)  belum familiar atau belum dipahami benar oleh siswa dalam proses pembelajaran, karena pola yang sudah membudaya adalah ceramah..  Hasil belajar dari peserta didik 22 orang, 10 orang  yang mencapai Nilai 65 sementara 12 orang lainnya memperoleh nilai dibawah KKM yakni 75  yakni 50. Hal ini disebabkan oleh, peserta didik yang belum  memahami materi pembelajaran dalam menjawab pertanyaan. Oleh karena itu, Peneliti berkesimpulan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Cooperative belum dipahami oleh peserta didik.  Karena itu, peneliti melanjutkan ke Siklus II, ternyata hasilnya sangat memuaskan. Hal ini nampak dalam Nilai hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran   Biologi, yang  mencapai 90 sampai 95. Dengan demikian peneliti berkesimpulan bahwa, Peserta didik telah memahami benar materi yang diasampaikan peneliti. Oleh Karena itu guru sebagai peneliti menganjurkan kepada semua guru, agar memilih model-model pembelajaran yang mengarahkan peserta didik kepada belajar bersama/Kelompok, dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi dalam belajar bersama. selanjutnya  mendiskusikannya dalam kelompok,  guna membangun ide-ide baru yang pada akhirnya dapat mengembangkan kemampuan dan wawasan berpikir peserta didik

Kata Kunci: Hasil Belajar, Biologi, Jamur, Cooperatif Leraning

 

References

Arikunto, Suharsimi. 1993. Manajemen Mengajar Secara Manusiawi. Jakarta; Rineksa Cipta.

-------------------------. 2002. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta; Reniksa Cipta

-------------------------. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta; R.Cipta Hasanah, Uswatun. 2015. Mikrobiologi. Unimed Press : Medan https://id.wikipedia.org/wiki/Fungi#Ciri-ciri_Fungi

https://makalah-web.blogspot.co.id/ https://phylo2.blogspot.co.id/

Kusnadi,dkk. 2003. Common textbook Mikrobiologi. JICA UPI : Bandung

Malik, Amalia dan Kusmiati. 2002. Makara, Kesehatan,Vol.6, No.1.Aktivitas Bakteriosin dari Bakteri Leuconostoc Mesenteroides Pbac1 Pada Berbagai Media. Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI: Cibinong

Margono. 1997. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta; Rineksa Cipta

Nur, Moh. 2001. Pemotovasian Siswa Untuk Belajar. Surabaya; University Press. Universitas Nurwahyuni, Isnaini.,dkk. 2015. Pemanfaatan Bakteri Kitinolitik dalam Menghambat Pertumbuhan

Curvularia Sp. Penyebab Penyakit Bercak Daun Pada Tanaman Mentimun. Departemen Biologi USU : Medan

Permen 22,23 dan 24 Tahun 2006. Jakarta; depertemen pendidikan nasional Poewodaminto. 1990. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta; Bina Ilmu.

Salaki, Christina, dkk. 2012. Pemanfaatan Bakteri Bacillus cereus terhadap hama Spodoptera litura Pada Tanaman Kubis .Vol. 18 No. 2. Unsrat : Manado

Soekanto, Teoti. 1997. Teori Belajar Dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta; Cendikia Usman, Moh.Usman, Moh. 2001. Menjadi Guru Provesional. Bandung; Remaja Rosdakarya

Yuanti, Uki, dkk. 2005. Ekuilibrium vol.4. no. 2. Pembuatan Keju Dari Susu Kacang Hijau dengan Bakteri Lactobacillus Bulgaricus. : UNS

Downloads

Published

2020-04-14