PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS AGAMA MELAWAN RADIKALISME

Authors

  • Maria Bribin

Keywords:

Radikalisme, Pendidikan Karakter, Agama

Abstract

Kaum radikalis memiliki orientasi untuk mengubah hidup, menghilangkan hak orang lain, mengeksploitasi, dan menganiaya siapa saja. Gaya dan pola mereka tidak berperikemanusiaan dan berperiketuhanan. Target dan sasaran mereka adalah mempora-porandakan tatanan kehidupan sosial yang sudah mapan serta berupaya menanamkan ideologi kekerasan kepada masyarakat. Sasaran mereka adalah menghancurkan negara dengan dalil negara harus hidup dengan ideologi kekerasan. Karena itu bagi siapa saja yang danggap berbeda ideologi dengan mereka akan dihabisi dengan berbagai macam cara brutal antara lain bom bunuh diri, penusukan, penembakan atau  melalui cara kekerasan fisik. Bagi kaum radikalis  dunia di mana mereka hidup menjadi miliknya. Kelompok atau pihak lain diluar kelompok mereka (para “Otherâ€) adalah kaum yang status sosialnya lebih rendah sehingga harus tunduk pada sistem dunia di mana para kaum radikalis ini berkuasa. Untuk diketahui bahwa musuh-musuh kaum radikalis adalah kaum ateis, orang asing,  pelaku subversif, otoriter, selalu menyalahkan pemerintahan yang sah melalui teror padda obyek-obyek vital. Tujuan mereka satu adalah untuk mengubah tatanan kehidupan bersama dengan teror. Perilaku kaum radikalis umumnya dalam bentuk penyebarluasan kebencian (hate spreads). Kaum radikalis hanya bisa dilawan dengan  kekuatan ajaran Agama. Agama harus dijadikan dasar untuk merubah perilaku peneror. Tokoh agama dan warga masyarakat menjadi benteng pertahanan negara melawan teror. Negar tidak boleh kalah melawan kaum radikal. Perlu Hukuman dan sanksi harus lebih berat bahkan hukuman mati. Kalau merka membunuh orang tak bersalah konsekuansi logis mereka juga harus dibunuh. Perlu pola pendekatan bagi nara pidana teroris. Bagi penulis sebaiknya kaum radikalis yang menebarkan teror tidak layak hidup di Indonesia. Merevolusi mental mereka untuk kembali ke jalan yang benar melalui ibadah, advokasi yang berjalan secara terencana, menyediakan lapangan perkrjaan yang layak yang berkeadilan sosial, peningkatan kualitas pembinaan wawasan kebangsaan, serta pendidikan nilai dalam keluarga, sekolah dan masyarakat secara matang.

References

Amal. Ichlasul, Cornelis Lay dan Erwin Endaryanta, (2010). Mengenal Keamanan dalam Bahan Perkuliahan Politik Keamanan dan Pembangunan, Program Pascasarjana, Fisipol-UGM, Yogyakarta.

Budiman, Arief (2006). Teori Negara: Negara, Kekuasaan, dan Ideologi. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Bronner, Stephen Eric (2014). The Bigot: Why Prejudice Persist. Yale University Press, New York.

Darmiyati Zuchdi dkk. (2009). Pendidikan Karakter Grand Design dan Nilai-nilai Target. Yogyakarta: UNY Press.

F. X. Didik Bagiyowinadim (2009) Bekal Untuk Pendamping Bina Iman Anak, Yogyakarta : Yayasan Pustaka Nusantara.

William Chang, Pengantar Teologi Moral (2000) Yogyakarta : Kanisius.

Georg Kirchberger (2007) Allah Menggugat, Sebuah Dokmatik Kristiani, Maumere: Penerbit Ledalero.

Familia, Perilaku Anak Usia Dini (2003) Yogyakarta : Penerbit Kanisius

Hendropriyono, AM., (2009). Terorisme Fundamentalis Kristen, Yahudi, Islam. Penerbit Kompas, Jakarta.

Muhammad, Rohmadi dan Taufiq, Ahmad. (2010) Pendidikan Agama : Pendidikan Karakter Berbasis Agama . Jakarta, Lingkar Media

M.Furgon Didayatullah (2010) Guru Sejati: Membangun Insan Berkarakter Kuat dan Cerdas, Surakarta: Yuma Pustaka

Musfiroh, T. 2008. Pengembangan Karakter Anak Melalui Pendidikan Karakter dalam Character Building , (Editor : Arismantoro). Yogyakarta : Tiara Wacana

Muwafik Saleh, Akh., 2012. Membangun Karakter dengan Hati Nurani; Pendidikan Karakter untuk Generasi Bangsa. Jakarta: Erlangga

Nurul Zuriah. (2007) . Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Kemendiknas. (2010). Pengembangan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum

Marzuki. “Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Agamaâ€. Jurnal Online,dalam http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/penelitian/Dr.Marzuki,M.Ag.Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis NilaiAgama.pdf

Pujianto, Hendriawan. "Distorsi Jurnalisme dalam Isu Terorisme" dalam Jawa Pos, Surabaya: Edisi Senin, 25 November 2002.

Russel T. Williams dan Ratna Megawangi, “Semai Karakter Bangsa: Kecerdasan Plus Karakter†dalam http://ihf-org.tripod.com/pustaka/KecerdasanPlusKarakter. htm (13 Nopember 2010).

Riyadi, Ahmad Ali "Studi Islam dan Radikalisme Pendidikan dalam Konteks Masyarakat Majemuk" dalam Annual Conference on Islamic Studies (ACIS), Surakarta, 2-5 November 2009.

Siswanto. “Pendidikan Karakter Berbasis Nila-nilai Religiusâ€. Jurnal Online, 23 Juni 2017

Wilson, John K. (2016). Trump Unveiled: Exposing the Bigoted Billionaire. OR Books, New York.

William Chang, (2000) Pengantar Teologi Moral, Yogyakarta : Kanisius.

The Jakarta Post (2016). “Bigotry haunts nation,†Friday, December 6, 2016, http://www.thejakartapost.com/news/2016/12/09/bigotry-haunts-nation.html

Downloads

Published

2021-10-01