PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA MELALUI MOTEDE PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING)
Keywords:
Pengembangan Karakter, Siswa, Bermain PeranAbstract
Perkembangan pendidikan di Indonesia membawa dampak bagi perkembangna sumber daya manusia di masa depan. Pemerintah berupaya meningkatkat kualitas sumber daya manusia melalui bidang pendidikan dengan mengangkat slogan “Pendidikan Berkarakterâ€, dengan harapan sumber daya manusia masa depan merupakan sumber daya manusia yang memiliki kualitas karakter yang mampu menghadapi tantangan dan tuntutan zaman. Pendidikan karakter merupakan modal utama bagi anak dalam berinteraksi dan bersosialisasi dengan lingkungan yang lebih besar dari lingkungan keluarga. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan karakter siswa melalui metode bermain peran dalam proses pembelajaran. Dari hasil kajian dapat dikatakan pendidikan sebagai suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME), diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia. Dalam pendidikan karakter di sekolah, semua komponen (stakeholders) harus dilibatkan, termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri, yaitu isi kurikulum, proses pembelajaran dan penilaian, kualitas hubungan, penanganan atau pengelolaan aktivitas pembelajaran mejadi sangat penting dalam mengembangkan karakter anak sejak dini salah satu proses pengembangan karakter anak sekolah dasar kelas rendah yaitu dengan menerapkan metode bermain peran (Role Playing).
References
Achmad Fawaid. (2011). Panduan Guru: Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. oleh Syaiful Bahri Djamarah & Aswan Zain (2010: 88-89)
Baswardono, 2010. Dalam http://thesis.binus.ac.id/asli/bab2/2011-1-00017-P1%20bab2.pdf
Borba Michelle.2008. Membangun Kecerdasan Moral.Alih Bahasa: Lina Jusuf. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Djamarah dan Zain. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rhineka Cipta
Hamzah B. Uno. (2010). Model Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Hisyam Zaini, dkk. (2007). Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: CTSD (Center for Teaching Staff Development).
I Nyoman Suarta, 2011, Menghadapi Problematika Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan Pendidikan Karakter, Mataram
Kemendiknas, 2010. Pedoman Pendidikan Budi Pekerti pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Buku I. Jakarta: Depdiknas
Kiranawati. 2007. Metode Role Playing. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Lickona, Thomas, (2004) Educating for Character, How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books
Lulu Ilhamdi, 2010, Peningkatan Kecakapan Hidup Anak Sd Melalui Permainan Dalam Pembelajaran Matematika Penelitian Tindakan Di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Husnayain Harapan Baru, Bekasi Barat, Tesis, Universitas Negeri Jakarta, Jakarta.
Mulyani Sumantri & Johar Permana. (1998/1999). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Depdikbud Dirjen Pendidikan Tinggi.
Nana Sudjana. (2011). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Nindya Laksana.2012. Hubungan Iklim Organisasi Terhadap Motivasi dan Sikap Kerja Karyawan CV. Fajar Kurnia. Skripsi Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Kristen satya Wacana salatiga.tidak dipublihkasikan.
Papalia Ols F, 2009, Human Development, edisi 10, Terjemahan Brian Marswendy, Penerbit Salemba Humanika, Jakarta.
Patmonodewo, S. 2003, Pendidikan Anak Prasekolah, PT. Rineka Cipta, Jakarta.
Piaget Jean. 2010. Psikologi Anak. Terjemahan. Miftahul Jannah, Yogyakarta: Pustaka pelajar
Puji Santosa, dkk. (2011). Materi dan pembelajaran Bahasa Indonesia SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Schwartzman, SI, dkk.1999. Principle of Surgery. United States of America: McGraw-Hill companies
Semiawan, Conny R., et al. 2010. Dimensi Kreatif dalam Filsafat Ilmu. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
Sobri, dkk.2009. Pengelolaan Pendidikan. Yogyakarta: Grafindo
Warni Djuwiita, 2011, Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal (Suatu Kajian Tentang Permainan Tradisional dan Nilai KeIslama sebagai Lokal Identity Etnis Sasak), Mataram
Wina Sanjaya. (2006). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Bandung: Kencana.



