Pengaruh Pemberian Pakan Konsentrat Mengandung Tepung Bonggol Pisang Hasil Fermentasi Khamir Saccharommyces Cerevisiae Terhadap Nilai Teknis Penggunaan Ransum Kambing Lokal Betina

Authors

  • Selvia Agnelia Wunga Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Yohanis Umbu Laya Sobang Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Marthen Yunus Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v2i2.143

Keywords:

goat, local, Saccharomyeces, concentrate, conversion, efficiency, protein

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan konsentrat mengandung tepung bonggol pisang hasil fermentasi khamir saccarhomyeces cerevisae terhadap konversi ransum, efesiensi penggunaan ransum dan efesiensi penggunaan protein ternak kambing lokal betina. Ternak yang digunakan dalam penelitian ini adalah ternak kambing lokal betina sebanyak 12 ekor yang berumur antara 4-6 bulan dengan kisaran berat badan ternak 9-13 kg, dengan rataan10,5kg dan koefisien varians 14,762%. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun perlakuan tersebut yaitu : P0 = pakan basal + konsentrat tanpa bonggol pisang P1 = Pakan basal + konsentrat 10% tepung bonggol pisang P2 = pakan basal +konsentrat mengandung 20% tepung bonggol pisang, P3 = Pakan basal + konsentrat mengandung 30% tepung bonggol pisang 30%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konversi ransum P0 = 11,61 ± 1,55 P1 = 9,47 ± 2,12 P2 = 8,23 ± 0,36 P3 = 9,16 ± 1,37, efesiensi penggunaan ransum (%) P0 = 8,72 ± 1,24 P1 = 10,90 ± 2,24 P2 = 12,17 ± 0,53 P3 = 11,10 ± 1,82 dan efesiensi penggunaan protein (%) P0 = 44,67 ± 0,301 P1 = 53,85 ± 0,43 P2 = 59,39 ± 0,07P3 = 55,89 ± 0,2. Hasil analisis statistic menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05). Kesimpulan : pemberian pakan konsentrat mengandung tepung bonggol pisang hasil fermentasi memberikan pengaruh yang sama terhadap konversi ransum, efesiensi penggunaan ransum, efesiensi penggunaan protein ternak kambing lokal betina.

Kata kunci: kambing ,Saccharomyeces, konsentrat, konversi efesiensi, protein.

The study aimed to evaluating the effect of including concentrate cointaining Saccarhomyeces cerevisiae fermented banana corm on feed conversion, feed efficiency, and protein efficiency of local ewe. There were 12 local e wes 4-6 months old with 9-13 kg (average 10.5kg; CV 14.76%) initial body weight used in the study. Trial method using completely randomized design 4 treatments with 3 replicates applied in the study. The 4 treatments applied were: P0; local grass + concentrate feed (70:30) without fermented banana corm; P1: local grass + concentrate feed containing 10% fermented banana corm; P2; local grass + concentrate feed containing 20% fermented banana corm; and P3: local grass + concentrate feed containing 30% fermented banana corm. The results found were : feed conversion P0 = 11.61 ± 1.55 P1 = 9.47 ± 2.12 P2 = 8.23 ± 0.36; P3 = 9.16 ± 1.37 feed efficiency (%) P0 = 8.72 ± 1.24 P1 = 10.90 ± 2.24 P2 = 12.17 ± 0.53 P3 = 11.10 ±1 .82; and protien efficiency (%) P0 = 44.67±0.301; P1= 53.85 ± 0.43 ; P2 = 59.39 ± 0.07 ; P3 = 55.89 ± 0.27. Statical analysis shows that the effect of treatment is not significant (P>0.05) on all variables studied. The conclusion is that including containing Saccharomices cerevisiae fermented banana corm performs the similar results in feed conversion, feed efficiency and protein efficiency of local ewee.

Key words: goat, local, Saccharomyeces, concentrate, conversion, efficiency, protein

References

Anggorodi R.1995 Ilmu Makanan Ternak Umum PT.Gramedia Jakarta.

Aisjah, T.R Wiradimadja dan Abun. 2007. Suplemen metionin dalam ransum berbasis lokal terhadap imbangan efesiensi protein pada ayam pedanging. Artikel Ilmiah Jurusan Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Padjajaran, Jatinagor, Bandung.

Depertemen pertanian 2005. Pedoman umum Pemberdayaan kelompok tani penerima penguatan modal usaha sebagai lembaga keuangan mikro agribisnis (LKM-A): Jakarta.

Julianto. 2003. Pengaruh Pemberian Urea Molases Blok sebagai Pakan Suplemen terhadap Pertumbuhan Pedet PFH Jantan. Skripsi. Fakultas Pertanian. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Lodder J.1970 . The Yeast : A Taxanomic Study Second Revised and Enlarged Edition . Amasterdam The Neterland Nonthorlland Publishing Co.1076 p.

Manu, A.E., 2007. Suplementasi pakan lokal urea gula air multi nutrien blok untuk meningkatkan kinerja induk bunting dan menyusui serta menekan kematian anak kambing bligon yang digembalakan di sabana timor. Disertasi. SPs-UGM, Yogyakarta.

Mathius Wayan LM.A.Wilson dan T.Manurung .1984. Studi strategi kebutuhan energy –protein . Untuk Domba Lokal :I.fase pertumbuhan Ralai penelitian Ternak. Bogor .Mc Donald . P.RA Edward and JFD Greenhalgh 2002. Animal Nutrition 6th fd .Logman scientife and Technical .New York.

Martawidjaja. 2001. Pengaruh Tingkat Protein Ransum Terhadap Penampilan Kambing Persilangan Boer dan Kacang Muda. Dalam Prosiding Seminar Nasional Teknologi PeternakanDaerah Veteriner.

Mulijanti, S.L., Tedy, S.,dan Nurnayetti.2014. Pemanfaatan dedak padi dan jerami fermentasi pada usaha penggemukan sapi potong di jawa barat. Jurnal peternakan Indonesia.16(3):179-187.

Mc Donald P.R.A.Edwars JFD. Greenhalgh and C.A Morgan 2002. Animal Nutrition 5th Edition. Longman Scentific and Technical.New York.

North, M.O. 1984. Commercial Chicen Production Manual Third Edition Avi Publ Com. Inc. Wesport, Conncticut.

Parakkasi A. 1999 Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminan. Penerbit Universitas Indonesia ( UI-Press ),Jakarta.

Pond, W,G,D, Church, K, R Pond , dan .P. A Schoknet.2005. Basic Animal Nutrition and Feeding 5th resived edition. Jhon Willey and Sons Inc, New York.

Reed G and Nagodawithana, TW 1991. Yeast Technology. New York.Van Nostrand Reinhold Publisher .454 p.

Ratnaningsih, A.2000. Pengaruh pemberian prabiotik Saccharomyes cerevisae dan bioplus pada rangsang ternak domba terhadap bahan kering, kecernaan dan konversi ransum (in vivo).Skripsi Fakultas Peternakan Universitas padjajaran. Bandung.

Siregar S.1994. Ransum Ternak Ruminansia. Jakarta Penebar Swadaya.

Sembiring 2017. Penggunaan Tepung Bonggol Pisang kepok Hasil Fermentasi Dengan Saccharomyces Cerevisae Dan Aspergillus Niger Sebagai Pakan Dan Inplikasinya Terhadap Kecernaan Nutrien Dan Performan Ternak Babi Fasegrower. Doctor Dhesis Universitas Brawijaya.

Suci A. 2011. Analisis kecernaan pakan dengan sumber energi berbeda pada dombalokal jantan lepas sapih.Skripsi. Fakultas Peternakan. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Suriawiria U.1990. Pengantar mikroba umum. Bandung:Angkasa.

Van soest PJ 1994. Nutritional ecolgy of the ruminant.2nd ed.Comstock Publishing Associates Cornel University Press.A Division of Ithaca and London .pp:276-295

Wahyudi. 2006. Pengaruh Substitusi Konsentrat dengan Campuran Ampas Brem dan onggok dalam Ransum terhadap perfoman Domba lokal jantan†Skripsi Fakultas Pertanian. Universitas Sebelas Maret .Sukarta.

Wahju J.1997. Ilmu Nutrisi Unggas . Cetakan IV. Gadjah Mada University Press.

Widiawati R.2003 Analisis Linier Programming Usaha Ternak Sapi Potong dalam Sistem Rumah Tangga Tani Berdasarkan Tipologi wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta .Disertasi S3.Program Pasca Sarjana UG.Yogyakarta

Winugroho, M.2002. Strategi pemberian pakan tambahan untuk memperbaiki efisiensi reproduksi induk sapi. J. Penelitian dan pengembangan pertanian 21(1):19-23

Downloads

Published

2020-06-14

How to Cite

Wunga, S. A., Sobang, Y. U. L., & Yunus, M. (2020). Pengaruh Pemberian Pakan Konsentrat Mengandung Tepung Bonggol Pisang Hasil Fermentasi Khamir Saccharommyces Cerevisiae Terhadap Nilai Teknis Penggunaan Ransum Kambing Lokal Betina. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 2(2), 844–851. https://doi.org/10.57089/jplk.v2i2.143

Issue

Section

Articles