Komposisi botani dan produksi hijauan pakan serta kapasitas tampung padang rumput alam pada musim kemarau di Kelurahan Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v2i3.348Keywords:
Botanical Composition, Forage Production, Carrying Capacity, Natural GrasslandAbstract
Penelitian telah dilaksanakan di padang penggembalaan alam Kelurahan Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang, dengan tujuan untuk mengetahui komposisi botani dan produksi hijauan pakan serta kapasitas tampung padang rumput alam di Kelurahan Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang pada musim kemarau. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei, pengukuran dan pengamatan langsung di lapangan. Pengukuran hijauan pakan dilakukan dengan menggunakan bingkai kuadrant 1 x 1 meter, Penempatan bingkai kuadrant pada padang rumput alam dilakukan dengan cara acak dan metode pengukuran summed dominance ratio (SDR) berdasarkan frekuensi (keseringan) dan desinty (kerapatan). Hasil analisis menunjukkan bahwa produksi hijauan pakan adalah 1,6 kg BS/ha atau 1,23Kg BK/ha dan komposisi botani terdiri dari rumput (95,951%) dan gulma (4,049%) sedangkan legum (0%), dengan kapasitas tampung 0,61 UT/Ha/tahun. Simpulan bahwa padang rumput alam di Kelurahan Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang, pada musim kemarau Komposisi Botani didominasi oleh rumput dengan Produksi Hijauan Pakan dan Kapasitas Tampung yang rendah.
Kata Kunci: Komposisi Botani, Produksi Hijauan Pakan, Kapasitas Tampung dan Padang Rumput Alam.
This research was carried out in the Lelogama natural grassland of Amfoang Selatan Subdistrict, Kupang Regency. The research aimed at determining the botanical composition, forage production and carrying capacity of natural grasslands in Lelogama village, South Amfoang Subdistrict, Kupang Regency during the dry season. The method used in this research is survey method, measurement and direct observation in the field. Forage measurement is done by used frame quadrat 1 x 1 meter and placement of frame quadrat on grassland is done with method summed dominance (SDR) based on frequency (frequency) and density (density). Statistical analysis shows that forage production is 1.6 kg FW/Ha or 1.23 kg DM/Ha and the botanical composition is dominated by (95.951%) grass and (4.049%) weeds. while the legume 0%. with a capacity of able to accommodate (0.06) TU/Ha/year. The conclusion is that the Composition of Botany, Forage Production and carrying capacity of Natural Grasslands in Lelogama Village, Amfoang Selatan Subdistrict, Kupang Regency in the Dry Season are very low.
Keywords: Botanical Composition, Forage Production, Carrying Capacity, and Natural Grassland.
References
Anonymous.1990. Peternakan, Perencanaan Usaha, Analisis dan Pengelolaan. Direktorat Bina Usaha Petani peternak dan pengelolaan hasil peternakan.
Badan Pusat Statistik 2017. Kabupaten Kupang Dalam Angka. Laporan tahuan Pemerintah Kabupaten Kupang.
Badan Pusat Statistik 2018. Kabupaten Kupang Dalam Angka. Laporan tahuan Pemerintah Kabupaten Kupang.
Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil Kabupaten Kupang, 2018. Kabupaten Kupang Dalam Angka
Dinas Peternakan Kabupaten Kupang 2018. Laporan Tahunan Dinas Peternakan Kabupaten Kupang.
Hevriyanti. 2012. Perbaikan Sifat Kimia Oxisol Dengan Pemberian Bahan Humus dan Pupuk P Untuk Meningkatkan Serapan Hara dan Produksi Tanaman Jagung. Jurnal Solum Vol. 9, No. 2
Kelurahan Lelogama, 2017. Profil Kelurahan Laporan Tahunan. Pemerintah Kelurahan Lelogama.
Kencana, S. 2000. Habitat Rusa Timor (Cervus Timorensis) dan Kapasitas Tampung Padang Alam Taman Buru Pulau Rumberpon Manokwari. http://www. papuaweb. Org/unipa/kencana-surya. (06-01-2017)
Mansyur, Abdullah L, Djuned H, Tarmidi AR, Dhalika T.2006. Pengaruh Interval Pemotongan Rumput Brachiaria humidicola (Rendle) Schweick terhadap konsentrasi Amonia dan Asam Lemak Terbang (In Vitro). Jurnal Peternakan Indonesia, 11 (1): 50-56.
Nia Yuli Yanti, 2013. Niayulianti. blogspot. com /2013/05/15. Kapasitas Tampung Ternak (UT). Di akses 14 April 2016.
Notohadiprawiro, T., Soekodarmodjo, S.dan Sukana, E. 2006.Pengelolaan Kesuburan Tanah dan Peningkatan Efisiensi Pemupukan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Osa B. Dominggus, S. Tany Temu, H. P Nastiti, dan Y. H Manggol 2005. Pengaruh Perbedaan Musim Terhadap Fluktuasi Produksi Rumput Alam Di Kabupaten Kupang Bul. Nutrisi Vol. 14, No. 1, Hal. 187-198
Pairunan. 1997. Dasar-Dasar Ilmu Tanah, Laporan Praktikum. Fakultas Pertanian Universitas Hasanudin Makasar 2012.
Reksohadiprodjo, S. 1994. Produksi Tanaman Hijauan Makanan Ternak Tropik.BPFE, Yogyakarta
Riwukaho, L. M. 1986. Kualitas Padang Ruput Alam Beberapa Tempat Di Timor Barat. Skripsi Peternakan Fapet Undana, Kupang.
Rusdin,M. Ismail, S. Purwingsih, A. Andriana, dan S. U. Dewi. 2009. Studi Potensi Kawasan Lore Tengah Untuk Pengembangan Sapi Potong. Media Litbang Sulawesi Tenggara.
Ruswendi. 2004 Analisis Potensi Sumberdaya Pakan Ternak untuk Pabrik Pakan Ternak Sapi Potong di Kabupaten Gunungkidul. Tesis. S2 Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Skerman P. J dan Riveros F. 1990. Tropical Grasses. Food and Agriculture Organization of the United Nation. Roma
Soltief, S. M. 2009. Kajian Kawasan Sapi Potong di Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat. Tesis. Pascasarjana. IPB. Bogor.
Susetyo, S. 1980. Padang penggembalaan. Departemen Ilmu Makanan Ternak Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Whiteman, P.C 1980. Tropical Pasture Sience. Oxford University Press










