Pengaruh Penambahan Ramuan Herbal dalam Air Minum terhadap Performa Ayam Broiler
Effect of Edition Herbal in Drinking Woter on the Performance of Broiler Chicken
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v4i2.1080Keywords:
broiler chicken, herbal ingredients, performanceAbstract
This research was conducted to examine the effect of addition herbal in drinking water on the performance on broiler chicken. This research used Completely Randomized Design (CRD) with for treatments, the treatment tested were: drinking water without a mixture of ingredients herbs (R0/control), herbal ingredients 5 ml/liters of drinking water (R1), herbal ingredients 10 ml/liters of drinking water (R2) and herbal ingredients 15 ml/liters of drinking water (R3). Each treatment was repeated six so that experimental unit consisted of 4 chicken so that obtained 96 broiler chicken. This research variable studied were feed consumption, drinking water consumption, body weight gain and feed conversion. The research data were analysis whit used the analysis of variance (ANOVA) method and further tested with multiple follow up test Duncan’s research result show that the administration of herbal ingredients in livestock drinking water broiler chicken had not significant effect (P>0,05) on the performance of broilers chicken. It was conclude that the used of the herbal ingredients through drinking water at a dose of 5 to 15 ml/liters has a relatively uniform effect on the performance broiler chicken
Riset ini dilaksanakan untuk menelaah tentang pengaruh pemberian ramuan herbal dalam air minum terhadap performa ayam broiler. Rancangan acak lengkap (RAL) merupakan metode yang digunakan dalam riset ini serta perlakuan yang digunakan terbagi atas empat perlakuan, yaitu tiada campuran ramuan herbal dalam air minum (R0), ramuan herbal 5 ml/lt air minum (R1), ramuan herbal 10 ml/lt air minum (R2) dan ramuan herbal 15 ml/lt air minum (R3).Setiap perlakuan diulang sebanyak enam kali sehingga diperoleh 24 unit percobaan; setiap unit percobaan terdiri dari 4 ekor ayam sehingga diperoleh 96 ekor ayam broiler. Variabel penelitian yang diteliti adalah pakan yang dikonsumsi, konsumsi air minum, konversi pakan dan pertambahan bobot badan. Data hasil penelitian di analisis dengan menggunakan metode analisis of variance (ANOVA) dan diuji lanjut dengan uji lanjut berganda Duncan. Hasil analisis penelitian menampakkan bahwa tidak adanya pengaruh yang nyata (P>0,05) dari perlakuan pemberian ramuan herbal dalam air minum terhadap performa ayam broiler. Disimpulkan bahwa pemakaian ramuan herbal melalui air minum dengan dosis pemberian 5 sampai 15 ml/lt air minum memperlihatkan pengaruh yang relatif seragam terhadap performa ayam broiler
References
Achmad, D E, and R Rosidah. 2000. “Jahe.†Zingiber Off Finale, 2000. http://www.asiamaya.com/jamu/ isi/jahe.
Agustina, L. 2006. “Penggunaan Ramuan Herbal Sebagai Feed Additive Untuk Meningkatkan Performans Broiler.†In Prosiding Lokakarya Nasional Inovasi Teknologi Dalam Mendukung Usaha Ternak Unggas Berdaya Saing. Pusat Penelitian Dan Pengembangan Peternakan Balai Penelitian Dan Pengembangan Pertanian Bekerjasama Dengan Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. Semar, 47–52. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Bogor.
Agustina, L, M Hatta, and S Purwanti. 2009. “Penggunaan Ramuan Herbal Untuk Meningkatkan Produktifitas Dan Kualitas Broiler.†In Prosiding Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan, 514–17. Bandung: Fakultas Peternakan Unpad.
Apritar, R. 2012. “Optimalisasi Penggunaan Kombinasi Dan Interval Pemeberian Ramuan Herbal Cair Terhadap Presentase Karkas Dan Lemak Abdominal Broiler.†Universitas Hasanudin Makasar.
Azizah, N A, L D Mahfudz, and D Sunarti. 2017. “Kadar Lemak Dan Protein Karkas Ayam Broiler Akibat Penggunaan Tepung Limbah Wortel (Daucus Carota L.) Dalam Ransum.†Jurnal Sains Peternakan Indonesia 12 (4): 389–96.
Cahyono, B. 2011. Ayam Buras Pedaging. Jakarta: Cetakan Pertama, Penebar Swadaya Jakarta.
Daud, M, W G Pilliang, and P I Kompiang. 2007. “Persentase Dan Kualitas Karkas Ayam Pedaging Yang Diberi Probiotik Danprobiotik Dalam Ransum.†JITV 12 (3): 167–74.
Dharmawati, S, N Firahmi, and Parwanto. 2013. “Penambahan Tepung Bawang Putih (Allium Sativum l) Sebagai Feed Additif Dalam Ransum Terhadap Penampilan Ayam Pedaging (Garlic Allium Sativum L).†ZIRAA’AH 38 (3): 17–22.
Etikaningrum, and S Iwantoro. 2017. “Kajian Residu Antibiotika Pada Pakan Ternak Di Indonesia.†Jurnal Ilmu Produksi Dan Teknologi Hasil Peternakan 5 (1): 29–33.
Fariza, N I, J Fadzureena, A Zunoliza, A L Chuah, K Y Pin, and I Adawiyah. 2012. “Anti-Inflammatory Activity of the Mayor Compound from Methanol Extract of Phaleria Macrocarpa Leaves.†J of App Scie 12 (11): 1195–98.
Hakim, F H. 2012. “Antibiotik II. Pengawasan Mutu Pakan.†http://harihakim14.wordpress.com/2012/03/14/antibiotik-alami/ pada tanggal 05 Maret 2022.
Hanafiah, K A. 2004. Rancangan Percobaan Teori Dan Aplikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Hanura, S, and Sumang. 2008. “Pemanfaatan Jamu Sebagai Campuran Air Minum Pada Ternak Ayam Buras.†Jurnal Agrisistem 4 (1): 1–6.
Harlin, F R. 2013. “Pengaruh Jumlah Dan Bentuk Ramuan Herbal Sebagai Imbuhan Pakan Terhadap Bobot Karkas, Lemak Abdominal Dan Kolesterol Darah Broiler.â€
Komara, T. 2013. “Jamu Ternak Untuk Ayam Broiler.â€
Lamani, A, A S Lestari, and N Sudarmi. 2012. “Performansi Ayam Broiler Dengan Pemberian Herbal Pada Air Minum.†In Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dab Pendidikan Vokasi Pertanian Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari, 204–10.
Lokapirnasari, W P. 2007. “The Effect of Effective Microorganism to Feed Consumption and Body Weight of Broiler Chicken.†J. Protein 14 (1): 37–40.
Matsjhe, S. 2004. Sintesis Flavonoid: Potensi Metabolit Sekunder Aromatik Dari Sumber Daya Alam Nabati Indonesia. Yogyakarta: Repositori Universitas Gajah Mada.
Nova, K. 2008. “Pengaruh Perbedaan Persentase Pemberian Ransum Antara Siang Dan Malam Hari Terhadap Performans Broiler Strain Cp 707.†Animal Production 10 (2): 117–21.
Olivia, B C, I Isroli, and L D Mahfudz. 2019. “Jumlah Leukosit Dan Diferensial Leukosit Dalam Darah Ayam Broiler Yang Diberi Aditif Tepung Jahe (Zingiber Officinale R.) Dalam Ransum.†Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian 14 (25): 63–68.
Prabewi, N, and P S Junaidi. 2015. “Pengaruh Pemberian Ramuan Herbal Sebagai Pengganti Vitamin Dan Obat-Obatan Dari Kimia Terhadap Performa Ternak Ayam Kampung Super.†Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian 11 (22): 97–108.
Prasonto, D, E Riyanti, and M Gartika. 2017. “Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum).†Dental Journal 4 (2): 122–28.
Rahayu, H S I. 2008. “Sumbangan Unggas Dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Dan Industri Untuk Pembangunan Nasional.†In Pemikiran Guru Besar IPB, Prespektif Ilmu-Ilmu Pertanian Dalam Pembangunan Nasional. Penebar Swadaya Dan IPB Press, 242–44.
Saenab, A, B Bakrie, T Ramadhan, and Nasrullah. 2006. “Pengaruh Pemberian Jamu Terhadap Kualitas Karkas Ayam Buras.†Buletin Ilmu Peternakan Dan Perikanan 10 (2): 133–43.
Salim, J H. 2017. “Efektifitas Pengunaan Ramuan Herbal Cair Terhadap Pertambahan Bobot Badan, Konsumsi Ransum Dan Konversi Ransum Pada Ayam Broiler Dengan Pemberian Dosis Yang Berbeda.†Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Sebayang, R K, O Zebua, and N Soedjarwanto. 2016. “Perancangan Sistem Pengaturan Suhu Kandang Ayam Berbasis Mikkrokontroler.†Jurnal Informatika Dan Teknik Elektro Terapan 4 (1–9).
Sinaga, S, and S Martini. 2010. “Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Curcuminoid Pada Pakan Babi Priode Starter Terhadap Efisiensi Pakanpertumbuhan Dan Konversi Ransum.†Jurnal Ilmu Ternak 10 (1): 45–51.
SNI. 2006. Pakan Ayam Ras Pedaging (Broiler Starter) Dan Ayam Ras Pedaging Masa Afkir (Broiler Finiser). Indonesia: Standar Nasional Indonesia. Badan Standarisasi Nasional.
Sudirman, H. 2012. “Pemanfaatan Tanaman Obat Sebagai Jamu Untuk Ayam Buras.†Jurnal Agrisistem 8 (1): 49–56.
Syamsudin, R A M R, F Perdana, F C Mutiaz, VGaluh, A P A Rina, N D Cahyani, S Aprilya, R Yanti, and F Khendri. 2019. “Temulawak Plant (Curcuma Xanthhorrhiza Roxb) as a Traditional Medicine.†Jurnal Ilmiah Farmako Bahari 10 (1): 51–65.
Tahalele, Y T, E R Martina, Montong, J Fredy, Nangoy, Cherlie, and L K Sarajar. 2018. “Pengaruh Penambahan Ramuan Herbal Pada Air Minum Terhadap Persentase Karkas, Persentase Lemak Abdomen Dan Persentase Hati Pada Ayam Kampung Super.†Jurnal Zootek 38 (1): 160–68.
Tjitrosoepomo, G. 2004. Taksonomi Tumbuhan Obat-Obatan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press: Yogyakarta.
Wahyu, J. 2004. Ilmu Nutrisi Unggas. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. Yogyakarta.
Wakhid, A. 2013. Beternak Itik. Jakarta: Cetakan Pertama. Agromedia. Jakarta.
Widodo, W. 2002. Nutrisi Dan Pakan Unggas Kontekstual. Jakarta: Peningkatan Penelitian Pendidikan Tinggi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.
Yahya, B S. 2017. “Pengaruh Ramuan Herbal Labio-1 Terhadap Performa Ayam Ras Petelur.†niversitas Hasanuddin.
Yemima. 2014. “Analisis Usaha Peternakanayam Broiler Pada Peternakanrakyat Di Desa Karya Bakti, Kecamatan Taruma Negara, Kabupaten Agung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah.†Jurnal Ilmu Hewan Tropika 3 (1): 27–32.
Yuliana, Nuraini, and A Indi. 2017. “Penampilan Produksi Ayam Kampung Yang Di Beri Jamu Ternak Melalui Air Minum.†Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Tropis 4 (2): 25–32.
Zainuddin, D. 2006. “Tanaman Obat Meningkatkan Efisiensi Pakan Dan Kesehatan Ternak Unggas.†In Lokakarya Nasional Inovasi Teknologi Dalam Mendukung Usaha Ternak Unggas Berdaya Saing, 202–9. Bogor: Balai Penelitian Ternak.
Zainuddin, D, and E Wakradihardja. 2002. “Racikan Ramuan Tanaman Obat Dalam Bentuk Larutan Jamu Dapat Meningkatkan Kesehatan Hewan Serta Produktifitas Ternak Ayam Buras.†In Prosiding Seminar Nasional XIX Tumbuhan Obat Indonesia. Kerjasama POKJANAS Tumbuhan Obat Indonesia Dengan Puslit Perkebunan. Bogor: Kerjasama POKJANAS Tumbuhan Obat Indonesia dengan Puslit Perkebunan. Bogor.










