Analisis Pemasaran Ternak Babi Hidup Penggemukan di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur
Analysis Marketing Of Life Fattening Pig in Kupang Regency, East Nusa Tenggara
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v3i3.1086Keywords:
Market integration, price transmission, market performanceAbstract
Ternak babi merupakan salah satu ternak komersial yang dipelihara oleh hampir semua rumah tangga petani di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan mempunyai potensi bisnis, baik peternakan babi maupun produk olahannya yang khas dan yang biasanya dinamakan daging se’i. Petani adalah produsen yang melakukan proses produksi (penggemukkan atau pembesaran) ternak babi memerlukan waktu yang cukup lama. Dalam kurun waktu pemeliharaan tersebut; mereka telah banyak berkorban berupa waktu, tenaga dan biaya; sehingga membutuhkan imbalan yang proporsional. Tujuan Penelitian adalah menganalisis keterpaduan pasar secara spasial; transmisi harga dan kinerja pasar. Data yang digunakan adalah data diskrit dan data harga times series selama tahun 2016 – 2020. Metoda analisis data yang digunakan adalah analisis Struktur, Perilaku dan Penampilan Pasar (S-C-P). Terjadi Integrasi pasar spasial secara sempurna di antara semua peserta pasar. Transmisi harga ternak babi potong antara petani dan pedagang. Besarnya farmer share adalah 68,59%. Margin pemasaran ternak babi masih tergolong cukup tinggi dan merata.
Kata-kata kunci : Keterpaduan pasar, transmisi harga, kinerja pasar
ABSTRACT
Pigs are one of the commercial farms that are kept by almost all households in East Nusa Tenggara (NTT) and have business potential, both pig farming and its typical processed products which usually develop into meat. Farmers are producers who carry out the production process (fattening) pigs that require a long time. During the maintenance period; they have sacrificed a lot in the form of time, effort and money; so it requires a proportional balance. The research objective is to analyze the spatial integration of the market; price transmission and market performance. The data used are discrete data and times series price data for 2016 – 2020. The data analysis method used is Analysis of Market Structure, Conduct and Performance (S-C-P). There is a perfect spatial market integration among all market participants. Transmission of pigs prices between farmers and traders. The farmers share is 68.59%. The marketing margin of pigs is still quite high and even.
Key words : Market integration, price transmission, market performance
References
Agus Setiadi, 2010. Integrasi Spasial Dari Pasar Babi Potong Di Jawa Tengah, Indonesia. Philippines Univ. Los Baños, College, Laguna (Philippines) Food and Agricuture Organization of the United Nations.
Anindita, R.;Nur Baladina 2017. Pemasaran Produk Pertanian. Penerbit ANDI Yogyakarta.
Anindita, R. 2004. Pemasaran Hasil Pertanian. Penerbit PAPYRUS. Jln Semolowaru Indah Blok I-15 Surabaya 60119.
Anonymous, 1996.Studi Analisis Keterpaduan Pasar Pada Sistem Pemasaran Komoditas Pangan Strategis. Kerjasama antara Kantor Menteri Negara Urusan Pangan dengan Pusat Studi Kebijakan Pangan dan Gizi. Lembaga Penelitian Institut Pertanian Bogor
Asmara, Rosihan dan Ruri Ardhiani, 2010.Inetgrasi Pasar dalam Sistem Pemasaram Bawang Merah.AGRISE (Agricultural Socio Economics Journal) Vol. 10 No. 3 (2010), 164.
Azzaino, Z. 1981. Pengantar Tataniaga Pertanian. Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Daroini, A. (2013). Pola Pemasaran Ternak Babi Potong pada Peternak Skala Kecil di Kabupaten Kediri. Jurnal MANAJEMEN AGRIBISNIS, Vo. 13, No. 1, Januari 2013.
Demisse, B.; Hussien Komicha and Adem Kedir, 2014. An Analysis of Camel and Cow Milk Marketing Chain amongst Pastorals and Agro-Pastorals in Gursum and Babile, Ethiopia. Journal of Economics and Sustainable Development. ISSN 2222-1700 (paper) ISSN 2222-2855(Online) Vol. 5, No. 27, 2014.
Hanafiah, A.M. dan A.M. Saefuddin, 2006.Tata Niaga Hasil Perikanan. Penerbit Universitas Indonesia (UI-PRESS).
Hartono, B. 2012. Ekonomi Bisnis Peternakan. Penerbit Universitas Brawijaya Press (UB Press).
Kapimbi, Y; dan M. Y. Teweldemedhin, 2012. Analysis of Factors Determining Cattle Marketing Of Communal Farmers in Namibia: A case study from Kunene. Journal of Development and Agricultural Economics Vol 4(6), pp.169-177, 12 March, 2012.
Lalus, Matheos F.; Zaenal Fanani; Bambang Ali Nugroho and Hari Dwi Utami; Analysis of Beef Cattle Marketing in Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province, Indonesia. AARJMD (Asian Academic Research Journal of Multidiciplinary). Volume 5, Issue 5, (May 2018). ISSN : 2319 – 2801.
Liano J, 2014. Direktur Eksekutif Apfindo. Tribun news.com .By Diana.Jakarta 24 Oktober 2014. Diakses 21 April 2016.
Mukasa, C.; A.O. Ojo; S.O. Adepoju and A. Dabo, 2012. Market Analysis of Cattle in Southern Kaduna, Kaduna State, Nigeria. Science Journal of Agricultural and Management. Published by Science Journal Publication. International Open acces Publisher. ISSN :2276-8572. 45
Rahim, Abd.; Diah Retno Dwi Hastuti, 2008. Pengantar Teori dan Kasus Ekonomika Pertanian.Penerbit Penabur Swadaya Jakarta.
Ravallion, M. 1986. Testing Market Integration. American Journal of Agricultural Economic Association. Volume 72 Number 3.
Sexton, Richard J.; C. L. King and Hoy F. Carman, 1991. Market Integration, Efficiency of Arbitrage and Imperfect Competition. Methodology and application to U.S Celery. American Journal of Agricultural Economics. Vol. 73 Number 3, August 1991.
Silalahi, Ulber. 2010. Metode Penelitian Sosial.Penerbit Refika Aditama Bandung.
Singarimbun, M dan Sofian Effendi, 2006. Metode Penelitian Survai. Penerbit LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial) Jakarta.
Sudiyono, A. 2004. Pemasaran Pertanian. Edisi kedua UMM Press, Penerbitan Universitas Muhammadiyah Malang.
Sumitra, J.; Tri Anggraeni Kusumastuti dan Rini Widiati, 2013. Pemasaran Ternak sapi Potong Dikabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Buletin Petenakan Vol. 37 (1) : 49-58, Februari 2013.
Widiyantara, I Made, 1995. Ketidakstabilan Harga Anggur di Tingkat Petani di Kecamatan Grokgak Kabupaten Buleleng. Tesis S2 Universitas Gajah Mada KPK Universitas Brawijaya Malang.
Widitananto, A; G. Sihombing dan A. I. Sari 2012. Analisis Pemasaran Ternak sapi Potong di Kecamatan Playen Kabupaten Gunung Kidul. Tropical Animal Husbandry Vol. 1 (1), Oktober 2012: 59-66. ISSN 2301-9921.
Zaenuddin, A. (2015). Integrasi Pasar dan Respon Penawaran Daging Sapi di Indonesia. Tesis. Bogor. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.










