Pengaruh PenggunaanPakan Komplit Berbahan Dasar Lamtoro (Leucaena leucocephala)Dan SilaseCampuran Jerami Jagung Muda (Zea mays) Dan Daun Gamal (Gliricidia sepium) terhadap Konsumsi, Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Sapi Bali Jantan Penggemukan

The Effect Of Feeding Completely Feeding Based On Lamtoro and Silage Mixed Of Young Corn Straw (Zea mays) and Gamal Leaves (Gliricidia sepium) on Consumption, and Digestability Of Dry Materials and Organic Materials of Bali

Authors

  • femince Bulla Universitas Nusa Cendana
  • Grace Maranatha Universitas Nusa Cendana
  • Daud Amalo Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v6i1.1138

Keywords:

Dry Matter and Organic Matter, Lamtoro, consumption and Digestibility, complete Feed, Mixed Silage

Abstract

ABSTRACT                                          

This study was to determine the effect of complete feed made from leucaena( Leucaena leucocephala) and silage mixture of young corn straw (Zea mays) - Gamal leaf (Gliricidia sepium) on consumption and digestibility of dry matter and organic matter for fattening male Bali cattle. With an age range of 1 - 1.5 years as many as 4 tails, with a body weight of 148 - 156 kg with an average of 152.50 kg. The design used in this study was the Latin Square Design (LSD) with four treatments and four as replication. The treatments in this study were P0 = leucaena feed (control), P1 = leucaena  60% + silage 30% + concentrate 10%, P2 = leucaena 50% + silage 40% + concentrate 10%, P3 = leucaena 40% + silage 50% + concentrate 10%. The average value of dry matter consumption (g/h/d) (P0 : 5,695.96, P1 : 6,241.88, P2 : 5. 705.51, P3 : 4,927.23), organic matter consumption ( g/h/d) (P0 : 4,801.69 , P1 : 5,373.51, P2 : 4,922.45, P3 : 4,257.06), dry matter digestibility (%) (P0 : 68.11, P1 : 72.35, P2 : 74.60, P3 : 71.84), organic matter digestibility (%) (P0 : 70.58, P1 : 72.32, P2 : 75.03, P3 : 72.09). Statistical analysis showed that the treatment had no significant effect (P>0.05) on dry matter consumption, organic matter consumption, as well as dry matter digestibility, and organic matter digestibility. Based on the results of the discussion, it can be concluded that silage (young corn straw and gamal leaves) with a ratio of 70:30% can be used up to 50% in a complete ration mixture made from lamtoro in fattening Bali cattle because it provides the same consumption and digestibility of dry matter and organic matter.

ABSTRAK

Suatu penelitian tentang pemberian pakan lamtoro dan silase pada penggemukan sapibertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan komplit berbahan dasar lamtoro(Leucaena leucocephala) dan silase campuran jerami jagung muda (Zea mays) dan daun gamal (Gliricidia sepium) terhadap konsumsi dan kecernaan bahan kering serta bahan organik sapi Bali jantan penggemukan. Dengan kisaran umur 1 - 1,5 tahun sebanyak 4 ekor, dengan bobot badan 148 – 156kg dengan rataan 152,50kg. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan percobaan mengikuti pola rancangan bujur sangkar latin yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 periode sebagai ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah P0 = lamtoro (kontrol), P1 = lamtoro 60% + silase 30% + konsentrat 10%, P2 = lamtoro 50% + silase 40% + konsentrat 10%, P3 = lamtoro 40% + silase 50% + konsentrat 10%. Nilai rata-rata dari konsumsi bahan kering (g/e/h) (P0 : 5.695,96, P1 : 6.241,88, P2 : 5. 705,51, P3 : 4.927,23), konsumsi bahan organik (g/e/h) (P0 : 4.801,69, P1 : 5.373,51, P2 : 4.922,45, P3 : 4.257,06), kecernaan bahan kering (%) (P0 : 68,11, P1 : 72,35, P2 : 74,60, P3 : 71,84), kecernaan bahan organik (%) (P0 : 70,58, P1 : 72,32, P2 : 75,03, P3 : 72,09). Kajian statistik mengindikasikan perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi bahan kering, dan bahan organik, serta kecernaan bahan kering, serta bahan organik. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa  silase (jerami jagung muda dan daun gamal) dapat digunakan sampai 50% dalam campuran ransum komplit berbahan dasar lamtoro pada ternak sapi Bali dapat memberikan penggunaan bahan kering serta bahan organik yang sama.

Author Biographies

femince Bulla, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Grace Maranatha, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Daud Amalo, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

References

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat. 2011. “Teknologi Pembuatan Silase Jagung Untuk Pakan Sapi Potong. Badan Litbang Pertanian Kementrian Pertanian Republik Indonesia. Sumber: Http Sumbar.Litbang.Pertanian.Go.Id.†Diakses Pada Tanggal.

Ensminger M. E. and Olentine C. G. 1978. Feed Anf Nutrition Complete. 1St ed. The Ens. Publhishing Company California.

Faverdin P., R Baumont and Ingvartsen K.L. 1995. “Control and Prediction of Feed Intake in Ruminants.†In Proceedings Ov the IV International Symposium on The Nutrition of Herbivores. Recent Development in the Nutrition

of Herbivores. INRA, edited by M Jornet, E Grenet, M.-H. Farce, M Theriez, and C Demarquilly. Paris.

Forbes J. M. 1986. The Voluntary Food Intake of Farm Animals. Butterworth & Co (Publishers) Ltd.

HartadiH., Reksohadiprodjo S dan Tillman A. D. 1993. “Tabel Komposisi Bahan Pakan Ternak Untuk Indonesia.†In Cetakan III. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hadiani D.P.P.and Brihandhono A. 2015. “Utilization of Soyben Husk and Cassave Waste Fermented Rhizopus Spin Concentrate Beef Cattle for Body Weight Gain, Feed Conversion and Palatability.†Jurnal Saintek 12 (2): 42–45.

Haryanti N.W. 2009. Ilmu Nutrisi Dan Makanan Ternak Ruminansiaâ€. Jakarta: Universitas.

Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan. 2017. “Statistik Peternakan Dan Kesehatan, Hewan Livestock and Animal Healts Statistics 2017.†Jakarta.

Directorate Generale of Levestock Services (DGLS). 2003. “National Report on Animal Genetic Reseurces Indonesia.†In Directorate Generale of Levestock Services (DGLS), Directorate of Livestock Breeding Indonesia.

Koten, B B, Wea R, Soetrisno RD, Ngadiyono N, and Soewignyo B. 2014. “Konsumsi Nutrien Ternak Kambing Yang Mendapatkan Hijauan Hasil Tumpangsari Arbila ( Phaseolus Lunatus ) Dengan Sorgum Sebagai Tanaman Sela Pada

Jarak Tanam Arbila Dan Jumlah Baris Sorgum Yang Berbeda.†Jurnal Ilmu Ternak 1 (8): 38–45.

McDonald P., Edwards R. A. and Greenhalgh J. F. D. 2002. Animal Nutrition. 6th ed. London: Prentice Hall.

Momot J. A., Maaruf M. R., Waani dan Pontoh C. J. 2014. “Pengaruh Penggunaan Konsentrat Dalam Pakan Rumput Benggala ( Panicum Maximum) Terhadap Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Pada Kambing Local.†Jurnal Zootek (“Zootek Jeurnal†34: 108–114.

Direktorat Jendral Peternakan (Ditjennak). 2011. Buku Statistik Peternakan Dan Kesehatan Hewan. Jakarta Departemen Pertanian.

Nanda, Delfia Diana, Agung Purnomoadi, Dan Limbang, and Kustiawan Nuswantara. 2014. “Penampilan Produksi Sapi Bali Yang Diberi Pakan Dengan Berbagai Level Pelepah Sawit.†Jurnal Agromedia 32 (2).

Sihombing G., Pratitis W. Dewangga G. A. 2010. “The Influence of Earth Worm Flour ( Lumbricus Rubellus) Use to Digestion of Dry Matter and Organic Matter Digestibility Local Male Sheep Feed.†Jurnal Caraka Tani Xxv, no. 1.

Siregar S. B. 1999. Ransum Ternak Ruminansia. Jakarta: Penebar Swadaya.

Steel R. G. D. dan Torrie J. H. 1993. Prinsip Dan Prosedur Statistika. Diterjemahkan Oleh Bambang S. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Paramita W, L., Susanto W. E. dan Yulianto A. B. 2008. “Konsumsi Dan Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Dalam Haylase Pakan Lengkap Ternak Sapi Peranakan Ongole.†J. Media Kedokteran Hewan 24: 59– 62

Umela, S, and N Bulontio. 2016. “Daya Dukung jerami Jagung Sebagai Pakan Ternak Sapi Potong.†Jurnal Tec 4 (1): 64–72.

Wahiduddin M. 2008. “Ilmu Pakan Ternak.(Https://WahId.Wordpress.Com/Category /Ilmu-Pakan) Tanggal Akses.â€

Zain M. 2019. “Pengaruh Taraf Bungkil Biji Kapok Dalam Ransum Kambing, Perah Laktasi Terhadap Kecernaan Dan Karakteristik Kondisi Rumen.†Jurnal Peternakan Dan Lingkungan 5:32–34

Downloads

Published

2024-03-20

Issue

Section

Articles