Pemberian Pengaruh Silase Jerami Jagung dan Konsentrat terhadap Konsumsi, Kecernaan Energi dan BETN Sapi Bali

The Effect of Giving Corn Straw Silage and Concentrate on Consumption, Energy Digestibility and NFE of Bali Cattle

Authors

  • Maria Erni Herliana Ona Universitas Nusa Cendana
  • Daud Amalo Universitas Nusa Cendana
  • Marthen Yunus Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v6i1.1148

Keywords:

Complete Feed Corn Straw Silage, concentrate, Consumption, Digestibility, Fattening Bali Cattle

Abstract

The study was carried out at the UPT Dryland Field Laboratory, Nusa Cendana University from January 17 to
April 1, 2021. This study was conducted to examine the effect of feeding a combination of corn straw silage and
concentrate on consumption and energy digestibility and the BETN of fattening bali cattle. The test was carried out
on 12 male Bali feeder cattle aged 1-1,5 years with a body weight of 66-93 kg and an average of 80,16 kg (KV
10,28%). This study was designed using a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3
replications. The treatments in this study were P0 = 80% corn straw silage + 20% concentrate, P1 = 60% corn
straw silage + 40% concentrate, P2 = 40% corn straw silage + 60% concentrate, P3 = 20% corn straw silage +
80% concentrate. The results showed that the consumption of BETN (g/h/d) P0 = 1330,99 P1 = 1307,12, P2 =
1198,48, P3 = 1378,46, Energy consumption (Kcal/h/d) P0 = 10,796, P1 =10,451, P2=9,587, P3=11,032, BETN
Digestibility (%) P0=74,46, P1=77,04, P2=77,70, P3=78,96, Energy Digestibility P0=73,59, P1=75,85, P2=77,07,
P3=77,96. The analysis of diversity showed that the treatment had no significant effect (P˃0,05) on the
consumption and digestibility of energy and BETN for fattening Bali cattle. Conclusion : Combination of 80% corn
straw silage with 20% concentrate can be used in the ration because it has an effect in reducing the use of
concentrate.

Penelitian dilaksanakan di UPT Laboratorium Lapangan Lahan Kering, Universitas Nusa Cendana dari tanggal 17
Januari - 1 April 2021. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh pemberian pakan kombinasi silase jerami
jagung dan konsentrat terhadap konsumsi dan kecernaan energi serta BETN sapi bali penggemukan. Pengujian
dilakukan terhadap Sapi Bali jantan bakalan umur 1-1,5 tahun sebanyak 12 ekor dengan bobot badan 66-93 kg dan
rataan 80,16 kg (KV 10,28%). Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4
perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0= 80% silase Jerami jagung + 20% konsentrat,
P1= 60% Silase Jerami jagung + 40% konsentrat , P2= 40% silase Jerami jagung + 60% konsentrat , P3= 20%
Silase Jerami jagung+ 80% konsentrat. Hasil penelitian diperoleh menunjukkan konsumsi BETN (g/e/h)
P0=1330,99 P1=1307,12, P2= 1198,48, P3=1378,46, Konsumsi energi (Kkal/e/h) P0=10,796, P1=10,451, P2=9,587,
P3=11,032, Kecernaan BETN (%) P0=74,46, P1=77,04, P2=77,70, P3=78.96, Kecernaan Energi P0=73,59, P1=75,85,
P2=77,07, P3=77,96. Analisis keragaman menunjukkan perlakuan berpengaruh tidak nyata (P˃0,05) terhadap
konsumsi dan kecernaan Energi serta BETN Sapi Bali penggemukan. Kesimpulan : Kombinasi silase jerami jagung
80% dengan konsentrat 20% dapat digunakan dalam ransum karena berefek dalam mengurangi penggunaan
konsentrat.

Author Biographies

Maria Erni Herliana Ona, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Daud Amalo, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Marthen Yunus, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

References

Anggorodi. 1994. Ilmu Makanan Ternak Umum. In . PT. Gramedia. Jakarta.

Balai Pengajian Teknologi Pakan Sumatera Barat. 2011. Teknologi Pembuatan Silase Jagung Untuk Pakan Sapi Potong. Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia. 2011.

Fattah, S. 2016. Manajemen Ternak Potong. In . Undana press.

Hanafi, N. D. 2008. Teknologi Pengawetan Pakan Ternak. In . Medan: USU Repository.

Mudita, I. M, I. W Wirawan, And, and A. A. P. P Wibawa. 2010. Suplementasi Bio-Multi Nutrien Yang Diproduksi Dari Cairan Rumen Untuk Meningkatkan Kualitas Silase Ransum Berbasis Bahan Lokal Asal Limbah. Denpasar.

Mulyaningsih, T. 2006. Penampilan Domba Ekor Tipis (Ovis Aries) Jantan Yang Digemukan Dengan Beberapa Imbangan Konsentrat Dan Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum). Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.

Nusio, L.G. 2005. Silage Production from Tropical Forages. In : Silage Prodaction and Utilization. PARK, R.S. and M.D. STRONGE (Eds.). In , 97– 107. Wageningen Academic Publ., the Netherlands. pp.

Parakkasi, A. 1999. Ilmu Nutrisi Dan Makanan Ternak Ruminansia. Jakarta Unuversitas Indonesia Press.

Reksohadiprodjo, S. 1994. Produksi Tanaman Hijauan Makanan Ternak Tropik. Edisi Revisi. BPFE. UGM. Yogyakarta.

Sangadji, I. 2009. Mengoptimalkan Pemanfaatan Ampas Sagu Sebagai Pakan Ruminansia Melalui Biofermentasi Dengan Jamur Tiram (Pleurotus Astreatus) Dan Amoniasi. Bogor: Sekolah Pasca sarjana Institut Pertanian Bogor.

Sobang, Y. U. L. 2005. Karakteristik Sapi Penggemukan Sapi Gaduhan Menurut Zona Agroklimat Dan Dampaknya Terhadap Pendapatan Pertanian Di Kabupaten Kupang, NTT. Jurnal Lahan Kering Peternakan 8 (2): 71–76.

Steel, R.G.D. Dan Torrie, J.H. 1991. Prinsip Dan Prosedur Statistika (Pendekatan Biometri). In , edited by Penerjemah B. Sumantri. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sulistijo. 1994. Perkembangan Budidaya Rumput Laut Di Indonesia. In Puslitbang Oseanologi. Jakarta:

LIPI.

Sutardi, T. 1981. Sapi Perah Dan Pemberian Makanannya. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.

Therik, W. 1998. Pembinaan Dan Pengembangan Gula Merah Dari Lontar Di Provinsi NTT. Kanwil Departemen Perindustrian NTT. Jurnal Lahan Kering Peternakan 5 (2): 82–89.

Thiasari, N, and A. I Setiyawan. 2016. Complete Feed Batang Pisang Terfermentasi Dengan Level Protein Berbeda Terhadap Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik Dan TDN Secara in Vitro. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan 26

(2): 67–72.

Tillman, A. D, Hartadi. H, Reksohadiprojo. S, Pawirokusumo. S dan Lebdosoekojo. 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada. University Press. Yogjakarta.

Yusmadi, Nahrowi, dan Ridla M. 2008. Kajian Mutu Dan Palatabilitas Silase Dan Hay Ransum Komplit Berbasis Sampah Organik Primer Pada Kambing Peranakan Etawah. Jurnal Agripet, 8 (1): 31–38.

Zain, M. Elihasridas dan Mangunwijaya, J. 2003. Efek Suplemen Daun Ubi Kayu Terhadap Fermentabilitas Dan Kecernaan in Vitro Ransum Berpakan Serat Sawit Amoniasi. Jurnal Andalan, no. 41.

Downloads

Published

2024-03-20

Issue

Section

Articles