Komposisi botani dan produksi hijauan serta kapasitas tampung padang penggembalaan alam di desa Bena Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan

Authors

  • Agryani Debora Selan
  • Yoakim Harsuto Manggol
  • Stefanus Tani Temu

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v1i1.123

Keywords:

Botany Composition, Forage, Carry Capacity, Natural Pasture

Abstract

The study was carried out on natural pasture in Desa Bena Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan. The study aimed at botany composition, forage production, and carry capacity of early dry season of the natural pasture. Survey by on the field measurement method was used in the study. Forage production was estimated with Actual Weight Estimate methodusing 1 m x 1 m frame square tool. Collected data were tabulated and calculated to obtain botany percentage and composition, forage production, and carry capacity. Statistical analysis showed that natural pasture in Desa Bena Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan has Summed Dominance Ratio (SDR) grass71.65%, legume 27.87%, and weeds 0.48%, with forage production 727.75, Kgfresh/Hapr 53.18 kg DM in dry season. It is estimated that the natural pasture can carry 0.436 AU/Ha/year. Based on the botany composition, it is recomended that natural pasture in Desa Bena Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah need legume introduction to maximize the carry capacity of the pasture.

References

Arrijani. 2008. Struktur dan komposisi vegetasi zona montana taman nasional gunung gede pangrango. Biodiversitas, 9 (2) : 134-141.

Aoetpah, A. 2002. Fluktuasi ketersediaan dan kualitas gizi padang rumput alam di pulau Timor. Pusat Penelitian Lahan Kering Lembaga Penelitian Universitas Nusa Cendana, Kupang.Jurnal.of Dryland Agric. Information 11:32-43 Damry. 2009. Produksi dan kandungan nutrien hijauan padangpenggembalaan alam dikecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso. Jurnal Agroland16(4): 296–300,

Direktorat perluasan areal. 2009.Pedoman teknis perluasan areal pengembalaan. Direktorat Perluasan Areal. Direktorat Jenderal Pengelolaan Lahan Dan Air Departemen Pertanian.

Hevriyanti, 2012. Perbaikan Sifat Kimia Oxisol Dengan Pemberian Bahan Humat dan Pupuk P Untuk Meningkatkan Serapan Hara dan Produksi Tanaman Jagung. Jurnal Solum Vol. 9, No. 2

Hanafi ND, Umar S, Bachari I. 2005. Pengaruh tingkat naungan pada berbagai pastura campuran terhadap produksi hijauan. Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal. Agribisnis Peternakan. 1(3):100-105.

Manu AE, 2007. Effects Of Local Feed Supplementation On The Performance Of Bligon Goat Does at the End of Gestation Reared in West Timor Savanna. Proc.9 (1): 1-8.

Manu AE, 2013. Produksi padang sabana Timor Barat. Jurnal pastura vol. (3) 1. 25-29

Mansyur., Abdullah L., Djuned H., Tarmidi AR., Dhalika T., 2006. Pengaruh interval pemotongan rumput brachiariahumidicola (Rendle) Schweick terhadap konsentrasi amoniadan asam lemak terbang (In Vitro). Jurnal Peternakan Indonesia,11(1):50-56.

Mcllroy RJ, 1977. Pengantar budidaya padang rumput tropika. Diterjemahkan oleh tim penerjemeh Fapet IPB Bogor. Pradnya paramita. Jakarta.

Randall RP, 2002. A Global Compendium of Weeds; Shannon Books, Australia. PI. Asiat. Rar. 3: 77, 109. 1832.

Riwu Kaho JL, 2013. Komposisi botani areal rerumputan kawasan kutan cagar alam gunung mutis Timor Barat, Desa Fatumnasi Kabupaten Timor Tengah Selatan. Skripsi. Fapet Undana, Kupang.

Reksohadiprodjo, 1994. Produksi tanaman hijauan makanan ternak tropik. Edisi ketiga, cetakan pertama. BPFE Yogyakarta.

Rohlini dan Soeprapto, 1989. Pengaruh Pemberian Bahan Organik, Kapur Dan Ferrisulfat Terhadap Beberapa Sifat Fisik Tanah Kaitannya Dengan Pertumbuhan Tanaman Pada Lahan Kritis. Berkala Penelitian Pasca sarjana UGM No. 2 (IB) Yogyakarta. Hal 185-195.

Robinson H, 1995. Komposisi jenis hijauan pada padang savana padang penggembalaan didesa oemasi, Timor, NTT. Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner (Cirasua Bogor, 7-8 Nopember 1995). Bogor; Puslit Peternakan. Bogor. hlm 545-552.

Sanchez PA, 1993. Sifat dan pengelolaan tanah tropika. Jilid 2 (Terjemahan). Istitut Teknologi Bandung. Bandung. Stone BC, 1983. A Guide To Collecting Pandanaceae (Pandanus, Freycinetia, Sararanga). Ann Missouri Bot. Gart. 70 : 137-14.

Susetyo S, 1980. Padang penggembalaan. Departemen Ilmu Makanan Ternak Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Soedjana TD, 2007. Sistem usahatani terintegrasi tanaman ternak sebagai respon petani terhadap Faktor resiko. Jurnal Litbang Pertanian, 26 (2): 82

Whiteman PC, 1980. Tropical pasture sience. Oxford University Press.

Winarso S, 2005. Kesuburan tanah, dasar kesehatan dan kualitas tanah. Gava Media. Yogyakarta. jurnal. Hal 230- 350. Wolutana AH, 2015. Komposisi botani dan produksi hijauan makanan ternak musim kemarau pada padang penggembalaan di Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Skripsi. Fakultas Peternakan. Universitas Nsusa Cendana. Kupang.

Wong CC, 1982. Evalution Of Ten Pasture Legumes Grown In Mixture With Three Grasses In The Humid Tropical Environment. Mardi Res. Bull.10(3):299-308.

Yulianto P., Suprianto C, 2010. Pembesaran Sapi potong Secara Intensif. Penerbit Swadaya. Jakarta

Downloads

Published

2019-03-31

How to Cite

Selan, A. D., Manggol, Y. H., & Temu, S. T. (2019). Komposisi botani dan produksi hijauan serta kapasitas tampung padang penggembalaan alam di desa Bena Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 1(1), 136–142. https://doi.org/10.57089/jplk.v1i1.123

Issue

Section

Articles