Pengaruh Suplementasi Jenis Dedaunan Terfermentasi terhadap Kecernaan Protein dan Energi Ternak Babi Fase Grower-finisher

Effect of fermented leaf types supplementation on intake and digestibility of protein and energy in the grower-finisher phase of pigs

Authors

  • Yabes Januario Amu Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana
  • Ni Nengah Suryani Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana
  • Sabarta Sembiring Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v5i3.1276

Keywords:

digestibility, energy, leaves, pigs, protein

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suplementasi jenis dedaunan terfermentasi
terhadap kecernaan protein dan energi ternak babi fase grower-finisher. Materi yang digunakan dalam
penelitian ini adalah 12 ekor ternak babi peranakan landrace umur 4-5 bulan dengan kisaran bobot badan awal
30,5-51,5 kg, rataan 41,21kg dan koefisien variasi 16,49%. Rancangan yang digunakan adalah rancangan
acak kelompok yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 3 ulangan. Perlakuan yang dicobakan yakni R0: ransum
basal; R1: ransum basal + 5% tepung daun singkong terfermentasi; R2: ransum basal + 5% tepung daun ubi
jalar terfermentasi; R3: ransum basal + 5% tepung daun kelor terfermentasi. Variabel yang diteliti adalah
konsumsi dan kecernaan protein dan energi. Hasil analisis ragam menunjukkan suplementasi jenis dedaunan
terfermentasi berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi dan kecernaan protein dan energi ternak
babi fase grower-finisher. Disimpulkan bahwa suplementasi daun singkong, daun ubi jalar, dan daun kelor
terfermentasi memberikan pengaruh yang relatif sama terhadap konsumsi dan kecernaan protein dan energi
ternak babi fase grower-finisher.

This aims to determine the effect of fermented leaf types supplementation on intake and digestibility of protein
and energy in the grower-finisher phase of pigs. The material used in this study were 12 landrace pigs aged
4-5 months with an initial body weight range of 30.5-51.5kg, an average of 41.21kg and a coefficient of
variation of 16.49%. The study a randomized block design consisting of 4 treatments with 3 replications. The
treatments were R0: basal ration; R1: basal ration + 5% fermented cassava leaf flour; R2: basal ration +
5% fermented sweet potato leaf flour; R3: basal ration + 5% fermented Moringa leaf flour. The variables
studied were the intake and digestibility of protein and energy. The results of the analysis of variance showed
that the supplementation of fermented leaves had no significant effect (P>0.05) on the intake and digestibility
of protein and energy in the grower-finisher phase of pigs. It was concluded that the supplementation of
fermented cassava leaves, sweet potato leaves, and Moringa leaves had a relatively similar effect on the
intake and digestibility of protein and energy in the grower-finisher phase of pigs

Author Biographies

Yabes Januario Amu, Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Ni Nengah Suryani, Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Sabarta Sembiring, Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

References

Aletor, Oluwatoyin. 2010. “Comparative, Nutritive and Physico-Chemical Evaluation of Cassava (Manihot Esculenta) Leaf Protein Concentrate and Fish Meal.†Journal of Food, Agriculture & Environment 8 (2): 39–43.

Aminah, Syarifah, Tezar Ramdhan, and Muflihani Yanis. 2015. “Kandungan Nutrisi Dan Sifat Fungsional Tanaman Kelor (Moringa Oleifera).†Buletin Pertanian Perkotaan 5 (2): 35–44.

Antia, B S, E J Akpan, P A Okon, and I U Umoren. 2006. “Nutritive and Anti-Nutritive Evaluation of Sweet Potatoes (Ipomoea Batatas) Leaves.†Pakistan Journal of Nutrition.

Bana, Tedy, Winfrit Albert Lay, and Sirilius S Niron. 2018. “Nilai Ekonomi Penggunaan Pollard Dalam Ransum Komersial Babi Peranakan Landrace Fase Pertumbuhan.†Jurnal Nukleus Peternakan 5 (2): 99–107.

Church, D C. 1976. “Digestive Physiology and Nutrition of Ruminants. Vol 1. Digestive Physiology, O & B. Books.†Inc., Corvallis, OR.

Dewi, Sri Hartati Candra, and J Setioha. 2010. “Pemanfaatan Tepung Pupa Ulat Sutrera (Bombyx Mori) Untuk Pakan Puyuh (Coturnix-Coturnix Japonica) Jantan.†Jurnal Agrisains 1 (1).

Evans, Michael. 1985. Nutrient Composition of Feedstuffs for Pigs and Poultry. Queensland Dept. of Primary Industries.

Gultom, Syzka Mita, and Hery Supratman. 2012. “Pengaruh Imbangan Energi Dan Protein Ransum Terhadap Bobot Karkas Dan Bobot Lemak Abdominal Ayam Broiler Umur 3-5 Minggu.†Students E-Journal 1 (1): 15.

Hartutik, Hartutik, Alifia Imtinatul Fajri, and Artharini Irsyammawati. 2018. “Pengaruh Penambahan Pollard Dan Bekatul Dalam Pembuatan Silase Rumput Odot (Pennisetum Purpureum, Cv. Mott) Terhadap Kecernaan Dan Produksi Gas Secara in Vitro.†Jurnal Nutrisi Ternak Tropis 1 (1): 9–17.

Hernandez, F, Jl Madrid, V Garcia, J Orengo, and M D Megias. 2004. “Influence of Two Plant Extracts on Broilers Performance, Digestibility, and Digestive Organ Size.†Poultry Science 83 (2): 169–74.

Hong, N T T, M Wanapat, C Wachirapakorn, P Pakdee, and P Rowlinson. 2003. “Effects of Timing of Initial Cutting and Subsequent Cutting on Yields and Chemical Compositions of Cassava Hay and Its Supplementation on Lactating Dairy Cows.†Asian-Australasian Journal of Animal Sciences 16 (12): 1763–69.

Kurniawan, Depo, Erwanto Erwanto, and Farida Fathul. 2015. “Pengaruh Penambahan Berbagai Starter Pada Pembuatan Silase Terhadap Kualitas Fisik Dan PH Silase Ransum Berbasis Limbah Pertanian.†Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu 3 (4): 191–95.

Ly, Johanis, Osfar Sjofjan, Irfan Hadji Djunaidi, and Suyadi Suyadi. 2017. “Effect of Supplementing Saccharomyces Cerevisiae into Low Quality Local-Based Feeds on Performance and Nutrient Digestibility of Late Starter Local Pigs.†Journal of Agricultural Science and Technology A 7 (5): 345–49.

Moi, M A. 2019. “Pengaruh Penggunaan Konsentrat Sierad Dalam Pakan Lokal Terhadap Konsumsi Dan Kecernaan Protein Dan Energi Pada Ternak Babi Peranakan Landrace.†Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana, Kupang.

NRC. 2012. “Nutrient Requirements of Swine.â€

Parakkasi, A. 1998. “Ilmu Gizi Dan Makanan Ternak Monogastrik. Cetakan Ke-1.†Angkasa. Bandung.

Poluan, Wenny R, Petrus R R I Montong, Jantje F Paath, and Vonny R W Rawung. 2016. “Pertambahan Berat Badan, Jumlah Konsumsi Dan Efisiensi Penggunaan Pakan Babi Fase Grower Sampai Finisher Yang Diberi Gula Aren (Arenga Pinnata Merr) Dalam Air Minum.†ZOOTEC 37 (1): 50–61.

Prawitasari, Rahayuningtyas Harum, Vitus Dwi Yunianto Budi Ismadi, and Ismari Estiningdriati. 2012. “Kecernaan Protein Kasar Dan Serat Kasar Serta Laju Digesta Pada Ayam Arab Yang Diberi Ransum Dengan Berbagai Level Azolla Microphylla.†Animal Agriculture Journal 1 (1): 471–83.

Salea, Hendro F V, M Najoan, J F Umboh, and C J Pontoh. 2018. “PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM DENGAN TEPUNG DAUN DAN BATANG UBI JALAR (Ipomoea Batatas) TERHADAP KECERNAAN PROTEIN DAN ENERGI PADA TERNAK BABI.†Zootec 38 (1): 253–61.

Samadi, Samadi, Sitti Wajizah, and Sabda Sabda. 2015. “Peningkatan Kualitas Ampas Tebu Sebagai Pakan Ternak Melalui Fermentasi Dengan Penambahan Level Tepung Sagu Yang Berbeda.†Jurnal Agripet 15 (2): 104–11.

Sari, Laela, and Tresnawati Purwadaria. 2004. “Pengkajian Nilai Gizi Hasil Fermentasi Mutan Aspergillus Niger Pada Substrat Bungkil Kelapa Dan Bungkil Inti Sawit.†Biodiversitas 5 (2): 48–51.

Sihombing, D T H. 1997. “Ilmu Ternak Babi. Ed.-1.†Gadjah Mada University Press. Bulaksumur, Yogyakarta.

———. 2006. “Ilmu Ternak Babi. Yoyakarta.†Gajahmada Univesity Press.

Sinaga, and Sri Martini. 2010. “Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Curcuminoid Pada Ransum Babi Periode Starter Terhadap Efisiensi Ransum (The Effect Adding Various Dosages Curcuminoid in Ration on Feed Efficiency of Starter Pigs).†Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran 10 (2).

Sinaga, S, and D T H Sihombing. 2011. “Kurkumin Dalam Ransum Babi Sebagai Pengganti Antibiotik Sintetis Untuk Perangsang Pertumbuhan.†Bionatura 13 (2).

Sinaga, S, and M Silalahi. 2002. “Performans Produksi Babi Akibat Tingkat Pemberian Manure Ayam Petelur Sebagai Bahan Pakan Alternatif.†Jitv 7 (4): 207–13.

Tillman, Allen D, Hari Hartadi, Soedomo Reksohadiprodjo, Soeharto Prawirokusumo, and Soekanto Lebdosoekojo. 1998. “Ilmu Makanan Ternak Dasar.†Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Trisunuwati, Pratiwi, Osfar Sjofjan, and Irfan H Djunaidi. 2020. “Pemberian Tepung Bonggol Pisang Kepok Fermentasi Daiam Pakan Ternak Babi Fase Grower Dan Efeknya Terhadap Kecernaan Nutrien.†Jurnal Nukleus Peternakan 7 (1): 6–13.

Tulung, Christofle, J F Umboh, F N Sompie, and Ch J Pontoh. 2015. “Pengaruh Penggunaan Virgin Coconut Oil (VCO) Dalam Ransum Terhadap Kecernaan Energi Dan Protein Ternak Babi Fase Grower.†ZOOTEC 35 (2): 319–27.

Utama, IAPP, I K Sumadi, and I P A Astawa. 2016. “Pengaruh Level Energi Dan Protein Ransum Terhadap Kecernaan Ransum Pada Bali Bali Jantan Lepas Sapih.†Peternakan Tropika 4 (3): 529–44.

Winedar, Hanifiasti. 2006. “DAYA CERNA PROTEIN PAKAN, KANDUNGAN PROTEIN DAGING DAN PERTAMBAHAN BERAT BADAN AYAM BROILER SETELAH PEMBERIAN PAKAN YANG DIFERMENTASI DENGAN EFFECTIVE MICROORGANISMS-4 (EM-4).â€

Downloads

Published

2023-09-19

Issue

Section

Articles