Manfaat Ekonomi Usaha Ternak Babi Program Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (Perak) di Daerah Golewa Kabupaten Ngada

Authors

  • Maria Ursula Masu Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Ulrikus R. Lole Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Johanes G. Sogen Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v2i1.13

Keywords:

economic benefits, income, financial feasibility, Perak piglets program

Abstract

Suatu penelitian secara survei telah dilaksanakan di Daerah Golewa Kabupaten Ngada selama satu bulan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui perkembangan populasi ternak babi program Perak di Daerah Golewa; 2) mengetahui pendapatan usaha ternak babi program Perak; dan 3) mengetahui kelayakan finansial usaha ternak babi program Perak. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif baik kualitatif maupun kuantitatif dan analisis pendapatan serta analisis kelayakan finansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi progran Perak terhadap peningkatan populasi ternak babi  adalah sebesar 33,01% dengan rata-rata peningkatan populasi babi per tahun adalah 4,72%. Rata-rata pendapatan yang diperoleh tiap peternak penerima program Perak adalah sebesar Rp14.108.324/tahun dimana 63,57% dari pendapatan total tersebut adalah pendapatan tunai. Analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa nilai BEPQ= 0,79 ST, BEPp= Rp3.967.361, nilai PBP= 1,6 tahun, nilai ROI= 139%, nilai R/C= 2,63, dan nilai B/C= 1,63. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa usaha ternak babi program Perak di Daerah Golewa telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan populasi, menguntungkan dan layak secara finansial. Oleh karena itu usaha ini perlu dikembangkan dan ditingkatkan.

Kata kunci: manfaat ekonomi, pendapatan, kelayakan finansial, ternak babi program Perak

A study focussing on community empowerment program called Perak was conducted in the Golewa Region of Ngada Regency for one month. The study aims to: 1) evaluate the development of pig population dealing with the Perak program in the Golewa Region; 2) to find out the income from pig business of Perak program and 3) to study the feasibility of pig farm of Perak program. The methods of data analysis used are  qualitative and quantitative descriptive analysis, income analysis and financial feasibility analysis. The results showed that pig population of Perak program increased 33.01% with 4.72% increase per year. The average income obtained from the Perak program were Rp14.108.324/year where 63,57% out of this are cash income. Financial feasibility analysis shows the value of BEPQ= 0.79 ST, BEPp= Rp3.967.361, PBP= 1,6 years, ROI=139%, R/C=2,63, and B/C =1,63. In summary, the Perak program in the Golewa Region has contributed to population increasing, profitably and financially feasible. Therefore this program needs to be developed and improved.

Keywords: economic benefits, income, financial feasibility, Perak piglets program

 

References

Chairil M. 2018. Analisis keuntungan usaha ternak sapi perah di Kecamatan Enrengkang Kabupataen Enrengkang. Skripsi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin. Makassar.

Dhae A, Lole UR, Niron SS. 2017. Analisis Kelayakan Finansial Usaha Ternak Babi di Kabupaten Nagekeo. Jurnal Nukleus Peternakan (Desember 2017), Vol. 4, No. 2:147–154. Fakultas Peternakan. Universitas Nusa Cendana.

Dinas P3 Kabupaten Ngada. 2011. Petunjuk Teknis (Juknis) Perak Ngada, 2011.

Febrina D, M Liana. 2008. Pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ruminansia pada peternak rakyat di Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu. Jurnal Peternakan, 5 (1) p: 28–37.

Husnan S dan Muhammad S. 2005. Studi Kelayakan Proyek. UPP AMP YKPN. Yogyakarta.

Kadariah LK,C Gray 2001. Pengantar Evaluasi Proyek. Jilid 1. Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia, Jakarta.

Kaka A. 2017. Performans reproduksi induk babi yang dipelihara secara intensif di Kelurahan Kambajawa Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Ilmu Peternakan, 28 (1):1–9. Program Studi Peternakan. Universitas Kristen Wira Wacana. Sumba Timur.

Lestari RD, Baga LM, Nurmalina N. 2015. Analisis keuntungan finansial usaha penggemukan sapi potong di Kabupaten Bojonegoro. SEPA Vol 11 No 2: 207–215. Institut Pertanian Bogor.

Mengu YS, Lole UR, Niron SS. 2017. Kinerja produksi dan ekonomi usaha ternak babi Proyek Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) (Studi kasus di Kecamatan Adonara Timur Kabupaten Flores Timur). Jurnal Nukleus Peternakan Vol 4 No1: 71–82. Fapet Undana. Kupang.

Soekartawi. 2006. Analisis Usahatani. Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press). Hal.86–88. ISBN 979–456–132–0. Jakarta.

Soekartawi. 2010. Teori Ekonomi Produksi. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Utami L.S. 2015. Hubungan karakteristik peternak dengan skala usaha ternak kerbau di Desa Subang Kecamatan Curio Kabupataen Enrengkang. Jurnal Peternakan, 5 (1) p: 28–37. Fakultas Peternakan Universitas Hasanudin. Makassar.

Zulkarnain D. 1993. Perencanaan dan Analisa Proyek. Edisi ke-2. Universitas Indonesia, Jakarta.

Warouw Z, Panelewen VVJ, Mirah A. 2014. Analisis usaha peternakan babi pada perusahan“Kasewean†Kakaskasen II Kota Tomohon. Jurnal Zootek Vol 34 No. 1:92–102 (Januari 2014). Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi. Manado.

Weol E.F, Rorimpandey B, Lenzun GD, Endoh EKM. 2014. Analisis Pengaruh Pendapatan Rumahtangga terhadap Konsumsi Daging dan Telur di Kecamatan Suluun Tereran Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Zootek 34 (1): 37–47.

Downloads

Published

2020-03-15

How to Cite

Masu, M. U. ., Lole, U. R. ., & Sogen, J. G. . (2020). Manfaat Ekonomi Usaha Ternak Babi Program Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (Perak) di Daerah Golewa Kabupaten Ngada. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 2(1), 777–783. https://doi.org/10.57089/jplk.v2i1.13

Issue

Section

Articles