Kecernaan Serat Kasar Dan Lemak Kasar Ternak Babi Grower Yang Mengkonsumsi Ransum Mengandung Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Terfermentasi EM-4
Digestibility of Crude Fiber and Crude Fat of Grower Pigs Fed Diet Containing Banana Peel (Musa paradisiaca) Fermented With EM-4
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v5i3.1641Keywords:
banana peel, consumption of crude fiber and crude fat, digestibility of crude fiber and crude fat, duroc pigsAbstract
The purpose of this study was to determine the consumption and digestibility of crude
fiber and crude fat of grower pigs who consumed rations containing EM4 fermented banana peels.
The animal used was 12 Landrace x Duroc crossbred grower pigs with aged of 2-4 months old,
initial body weight range of 30-50 kg and an average of 38.29 kg (CV=35.69%). This study used a
Randomized Block Design (RBD) which consisted of 4 treatments with three replications so that
there were 12 experimental units. The treatments were P0 : diet without banana peel fermented
with EM4 (control); P1 : diet contains 10% banana peel EM4 fermented; P2 : diet contains 15%
banana peel EM4 fermented; and P3 : the diet contains 20% banana peel EM4 fermented. The
variables studied were crude fiber and crude fat consumption and digestibility. The results of
statistical analysis showed that the treatment had no significant effect (P>0.05) on crude fiber and
crude fat consumption and digestibility. It was concluded that the fermented banana peel EM4 in
the ration could be used up to the level of 20% as a component in the ration because it had the
same effect as the mixture without using fermented ba
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsumsi dan kecernaan serat kasar dan lemak
kasar ternak babi grower yang mengkonsumsi kulit pisang terfermentasi EM-4. Materi yang
digunakan adalah 12 ekor ternak babi peranakan landrace x duroc fase grower yang berumur 3-4
bulan, kisaran bobot badan 30-50 kg dengan rataan 38,29 kg (KV=35,65%). Penelitian ini
menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan tiga ulangan
sehingga terdapat 12 unit percobaan. Perlakuan tersebut adalah PO : ransum tanpa kulit pisang
terfermentasi EM-4 (kontrol); P1 : ransum mengandung 10% kulit pisang terfermentasi EM-4; P2 :
ransum mengandung 15% kulit pisang terfermentasi EM-4; dan P3 : ransum mengandung 20%
kulit pisang terfermentasi EM-4. Variabel yang diteliti adalah konsumsi dan kecernaan serat kasar
dan lemak kasar. Hasil analisis statistik menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata
(P>0,05) terhadap konsumsi dan kecernaan serat kasar dan lemak kasar. Disimpulkan bahwa kulit
pisang yang terfermentasi EM-4 dapat digunakan sebagai komponen ransum sampai pada level
20% memberi pengaruh yang sama terhadap konsumsi dan kecernaan serat kasar dan lemak kasar
bila dibandingkan dengan ransum kontrol pada ternak babi growe
References
Agustono, A, Winda Herviana, and Tri Nurhajati. 2011. Kandungan Protein Kasar Dan Serat Kasar Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiaca) Yang Difermentasi Dengan Trichoderma Viride Sebagai Bahan Pakan Alternatif Pada Formulasi Pakan Ikan Mas (Cyprinus Carpio). Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology 4 (1): 5359.
Akhadiarto, Sindu. 2009. Pemanfaatan Limbah Kulit Singkong, Kulit Pisang Dan Kulit Kentang Sebagai Bahan Pakan Ternak Melalui Teknik Fermentasi. Jurnal Teknologi Lingkungan 10 (3): 25763.
Amtiran, Aldian Leonard, I Made Suaba Aryanta, and Grace Maranatha. 2018. PENGGUNAAN TEPUNG KULIT PISANG TERFERMENTASI TERHADAP KONSUMSI, KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK PADA TERNAK BABI. Jurnal Nukleus Peternakan 5 (2): 9298.
Andriyanto, Suprayogi A, A S Satyaningtijas, W G Pilliang, and W R Nasution. 2010. Pengaruh Penambahan Tepung Daun Katuk (Sauropus Androgynus) Dalam Pakan Ayam Broiler Terhadap Kecernaan Pakan, Bobot Badan Dan Produksi Cairan Empedu. Majalah Ilmu Faal Indonesia 9 (2): 97102.
Daud, Muhammad, and M Zulfan. 2018. Subsitusi Kulit Pisang Fermentasi Dalam Ransum Komersial Terhadap Performan Itik Peking Fermented Banana Skin Substitution In Commercial Rations Against The Performance Of Peking Ducks.
Efendi, Baikuni. 2011. Pengaruh Penggunaan Ampas Kecap Sebagai Subtitusi Bungkil Kedelai Dalam Ransum Terhadap Nilai Kecernaan Ayam Pedaging Broiler Periode Grower. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Fariani, Armina, Arfan Abrar, and Gatot Muslim. 2013. Kecernaan Pelepah Sawit Fermentasi Dalam Complete Feed Block (CFB) Untuk Sapi Potong. Jurnal Lahan Suboptimal: Journal of Suboptimal Lands 2 (2).
Fitroh, Bagus Andika, Wihandoyo Wihandoyo, and Supadmo Supadmo. 2018. The Use 3 of Banana Peel Meal (Musa Paradisiaca) as Substitution of Corn in the Diets on Performance and Carcass Production of Hybrid Ducks. Buletin Peternakan 42 (3): 22231.
Gaspersz, Vincent. 1991. Metode Perancangan Percobaan. Armico. Bandung 427.
Hardianti, Tri, Muhammad Daud, and Zulfan Zulfan. 2017. Pertumbuhan Itik Peking Jantan Dengan Pemberian Ransum Komersil Yang Sebagian Disubstitusi Dengan Tepung Kulit Pisang Fermentasi, Bungkil Kelapa, Dan Minyak Sawit. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian 2 (4).
Has, Hamdan, Amiluddin Indi, and Amrullah Pagala. 2017. Karakteristik Nutrien Kulit Pisang Sebagai Pakan Ayam Kampung Dengan Perlakuan Pengolahan Pakan Yang Berbeda. In Kendari: Seminar Nasional Riset Kuantitatif Terapan.
Hidayat, Ryan, Arum Setiawan, and Erwin Nofyan. 2016. Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Lilin (Musa Paradisiaca) Sebagai Pakan Alternatif Ayam Pedaging (Gallus Galus Domesticus). Jurnal Ilmu Lingkungan (Journal of Environmental Sciences) 14 (1): 1116.
Ichwan, W M. 2003. Membuat Pakan Ayam Ras Pedaging. Agromedia Pustaka, Jakarta.
Jannah, Miftahul. 2019. Pemanfaatan Kulit Pisang Kepok Fermentasi Pada Pakan Terhadap Persentase Karkas Domba Lokal Jantan.
Jayanti, N. 2016. Uji Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Mecit Jantan (Mus Musculus) (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar).
Jehemat, A., Moenthe, U. G. dan Katipana, N. 2017. Pemanfaatan Nira Lontar Sebagai Bahan Pakan Sumber Energi Tambahan Bagi Ternak Babi Dan Perbandingannya Untuk Memproduksi Gula. Partner, Tahun 17 (1), 87-93.
Koni, T N I. 2013. Pengaruh Pemanfaatan Kulit Pisang Yang Difermentasi Terhadap Karkas Broiler. JITV 18 (2): 15357.
Maharani, D., Mahfudz, L. D. dan Mangisah, I. 2018. Pengaruh Penggunaan Limbah Cair Pemindangan Ikan Dalam Ransum Terhadap Kecernaan Protein, Lemak Dan Energi Metabolis Pada Itik Persilangan Mojosari-Peking. Jurnal Peternakan Indonesia 20 (1): 21-28.
Martaguri, I. 2010. Respon Ayam Broiler Terhadap Kulit Pisang Batu (Musa Brachyarpa) Fermentasi Dalam Ran Sum Yang Mengandung Probiotik Starbio. Jurnal Peternakan 7 (2).
NRC. 1998. Nutrien Requiremens of Swine. Washington, D. C, National Academy Press.
Nugroho, E dan Whendrato, G. 2014. Beternak Babi. Ekka Offset : Semarang.
Pramudia, Arista, Istna Mangisah, and Bambang Sukamto. 2016. “Kecernaan Lemak Kasar Dan Energi Metabolis Pada Itik Magelang Jantan Yang Diberi Ransum Dengan Level Protein Dan Probiotik Berbeda.†Animal Agriculture Journal 2 (4): 148–60.
Putra, Gassa Yanuar, Herni Sudarwati, and Mashudi Mashudi. 2019. Pengaruh Penambahan Fermentasi Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L.) Pada Pakan Lengkap Terhadap Kandungan Nutrisi Dan Kecernaan Secara in Vitro. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis 2 (1): 4252.
Salombre, Veny Joanet, Marie Najoan, Florencia N Sompie, and Meity R Imbar. 2017. Pengaruh Penggunaan Silase Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiaca Formatypica) Sebagai Pengganti Sebagian Jagung Terhadap Karkas Dan Viscera Broiler. Zootec 38 (1): 2736.
Saud, Rifal H, Vonny R W Rawung, Jeanette M Soputan, and Mien Th R Lapian. 2018. Penampilan Produksi Ternak Babi Grower Sampai Finisher Yang Menggunakan Tepung Limbah Ikan Cakalang Sebagai Pengganti Sebagian Konsentrat Dalam Ransum. Zootec 39 (1): 2332.
Sembiring, Sabarta, Pratiwi Trisunuwati, Osfar Sjofjan, and Irfan Djunaidi. 2020. Evaluation of Kepok Banana Corm Fermented with Saccharomyces Cerevisiae and Aspergillus Niger as Feeds. Indian Journal of Animal Research 54 (1): 7073.
Siahaan, Nicodemus Bonardo, Dwi Sunarti, and Vitus Dwi Yunianto. 2014. Pengaruh Penggunaan Kulit Pisang Biokonversi Dalam Ransum Ter-Hadap Penyerapan Kalsium Serta Kekuatan Tulang Ayam Broiler. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) 24 (3): 1823.
Sukaryana, Y, U Atmomarsono, V D Yunianto, and E Supriyatna. 2011. Peningkatan Nilai Kecernaan Protein Kasar Dan Lemak Kasar Produk Fermentasi Campuran Bungkil Inti Sawit Dan Dedak Padi Pada Broiler. JITP 1 (3): 16772.
Tarigan, Lesli Desora Br, Usman Budi, and Nevy Diana Hanafi. 2014. PEMANFAATAN KULIT PISANG RAJA DIFERMENTASI DENGAN MOL DAN Trichoderma Harzianum PADA BERBAGAI RANSUM TERHADAP PERFORMANS KELINCI REX JANTAN LEPAS SAPIH: The Utilization of Raja Banana Peel with MOL and Trichoderma Harzianum Fermentation on Various Diet On. Jurnal Peternakan Integratif 2 (2): 13443.
Tillman, A, D, S. Reksohadiprodjo, S. Prawirokusumo dan S. Lebdosoekojo. 2005. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Udjianto, A, E Rostianti, and D R Purnama. 2005. Pengaruh Pemberian Limbah Kulit Pisang Fermentasi Terhadap Pertumbuhan Ayam Pedaging Dan Analisa Usaha. Prosiding Temu Teknis Nasional Tenaga Fungsional Pertanian, Bogor 2005: 7681.
Ujianto. 2005. Pengaruh Pemberian Limbah Kulit Pisang Fermentasi Terhadap Pertumbuhan Ayam Pedaging Dan Analisa Usaha. Prosiding Temu Teknis Nasional Tenaga Fungsional Pertanian, 2005. Pp 76-81.
Utama, Cahya Setya, Ismari Estiningdriati, V Dwi Yunianto, and Wisnu Murningsih. 2007. Pengaruh Penambahan Aras Mineral Pada Fermentasi Sorghum Dengan Ragi Tempe Terhadap Kecernaan Nutrien Pada Ayam Petelur. Animal Production 9 (1): 1417.
Wadhwa, M, and M P S Bakshi. 2013. Utilization of Fruit and Vegetable Wastes as Livestock Feed and as Substrates for Generation of Other Value-Added Products. Rap Publication 4 (2013): 67.










