Pengaruh Pencampuran Tepung Kunyit, Tepung Temulawak dan Jahe Pada Pakan Ternak terhadap Kinerja Ayam Broiler
The Effect Combination Of Addition Tourism Flour, Temulawak Flour And Ginger On Animal Feed Broiler Chicken Performance
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v5i3.1698Keywords:
broiler chicken, ginger, urmeric, performance, curcumAbstract
This research was conducted to examine the effect of mixing turmeric flour, ginger flour and ginger flour in feed to
improve the performance of chickens. The research was carried out in the FAPET UNDANA chicken coop within
one month. The research material used 96 chickens for observation from the CP 707 strain produced by PT Charoen
Pokphan Indonesia. A completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 6 replications was used as the
study design. The treatment used was R0: Non-added commercial feed a combination of turmeric flour, temulawak
flour and ginger flour, RI: Commercial feed + a combination of turmeric flour and ginger flour 16 g/kg, R2:
Commercial feed + a combination of turmeric flour and ginger flour 16 g/kg , R3: Nutrition feed + combination of
ginger flour and ginger flour 16 g/kg, R4: Nutrition feed + combination of turmeric flour, ginger flour and ginger
flour 16 g/kg. Giving treatment R2 Commercial feed + a combination of turmeric flour and temulawak increases
ration consumption and PBB and has the same impact on water use and conversion.
Penelitian dilakukan guna menguji adanya dampak pencampuran tepung kunyit, tepung temulawak dan tepung jahe
dalam pakan meningkatkan performa ayam. Penelitian dilaksanakan di kandang ayam FAPET UNDANA dalam
kurun waktu satu bulan. Materi penelitian menggunakan 96 ekor ayam untuk pengamatan dari strain CP 707
produksi PT Charoen Pokphan Indonesia. Rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 6 ulangan
dipakai sebagai rancangan penelitian. Perlakuan yang dipakai yakni R0: Pakan komersial non tambahan kombinasi
tepung kunyit, tepung temulawak dan tepung jahe, RI: Pakan komersial + kombinasi tepung kunyit dan tepung jahe
1,6%, R2: Pakan komersial + kombinasi tepung kunyit dan tepung temulawak 1,6%, R3: Pakan nutrisi + kombinasi
tepung jahe dan tepung temulawak 1,6%, R4: Pakan nutrisi + kombinasi tepung kunyit, tepung jahe, dan tepung
temulawak 1,6%. Pemberian perlakuan R2 Pakan komersial + kombinasi tepung kunyit dan temulawak
meningkatkan Konsumsi ransum dan PBB dan memberikan dampak sama atas pemakaian air dan konversi.
Â
References
Adi, R. 2009. Efektifivitas Betain Pada Pakan Ayam Broiler Rendah Metionin Berdasarkan Parameter Berat Badan dan Karkas. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret. Solo.
Amrullah, I. K. 2004. Nutrisi Ayam Broiler. Bogor (ID): Penerbit Lembaga Satu Gunung Budi.
Aris, S., E. Mirwandhono, dan Emmyliam. 2006. Pemanfaatan tepung temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb) dan molases dalam ransum terhadap performa dan income over feed cost (IOFC) Itik Peking umur 1- 56 hari. Jurnal Agribisnis Peternakan. 2(2) : 67-71.
Hathaway MR, Dayton WR, White M &Henderson TL. 1996. Serum insulin-like growth factor concentrations are increased in pigs fed antimicrobials. Jurnal Animal Science. 74:1541-1547.
Johan, P. K. 2010. Performa ayam broiler dalam kondisi kandang dengan suhu yang berbeda. [Skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor.
MIDE, M. Z. 2007. Konversi ransum dan income over feed and chick cost broiler yang diberikan ransum mengandung berbagai level tepung rimpang temulawak (Curcumin xanthorrhiza Roxb). Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol 6(2): 21-26.
Nurkholisa. D. R. , S. Tantalob , P.E. Santosa. 2013. Pengaruh Pemberian Kunyit dan Temulawak Melalui Air Minum terhadap Titer Antibody AI, IBD, dan ND pada Broiler. Universitas Lampung.
Pratikno, H. 2010. Pengaruh Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica Vahl) Terhadap Bobot Badan Ayam Broiler (Gallus sp). Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. Semarang.
Purwanti, S. 2008. Kajian efektifitas pemberian kunyit, bawang putih dan mineral zink terhadap performa, kadar lemak, kolesterol dan status Kesehatan broiler. [Skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Kedokteran Hewan. Institut Pertanian Bogor.
Rahardjo, M. 2010. Penerapan SOP budidaya untuk mendukung temulawak sebagai bahan baku obat potensial. Perspektif. 9 (2) : 78-93
Rasyaf, M. 2002. Beternak Ayam Broiler. Kanisius. Yogyakarta.
Retnaningati, T. 2003. Potensi Tepung Jahe, Kunyit dan Temulawak Sebagai Pakan Tambahan Terhadap Konsumsi Pakan, Pertambahan Berat Badan dan Konversi Pakan Pada. Ayam pedaging jantan. FKH Unair. Skripsi
Rukayadi, Y. & Hwang, J.K. (2006). Effect of coating the wells of a polystyrene microtiter plate with xanthorrhizol on the biofilm formation of Streptococcus mutans. J. Basic Microbiol. 46: 410-415.
Samarasinghe, K. C. Wenk, K. S. F. T. Silva, and J. M. D. M. Gunasekera. 2003. Turmeric (Curcuma longa) root powder and mannanoligosaccharides as alternative to antibiotic in broiler chicken diet. Asian-aust. J. Anim. Sci. 16 (10) : 1495 -1500.
Setyanto, A., U. Atmomarsono, dan R. Muryani. 2012. Pengaruh Penggunaan Tepung Jahe Emprit (Zingiber officinale var Amarum) dalam Ransum terhadap Laju Pakan dan Kecernaan Pakan Ayam Kampung Umur 12 Minggu. Animal Agriculture Journal. 1 (1): 711 – 720.
Sinurat, A.P., T. Purwadaria, D. Zainuddin, N. Bermawie, M. Rizal and M. Raharjo. 2008. Utilization of plant bioactives as feed additives for laying hens. The First Int. Symp. On Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb). Bogor, 27-29 Mei 2008. Institut Pertanian Bogor. Bogor. Abstract. P25. p. 74.
Sturkie, P. D. 1986. Avian Physiology. 4 Ed. Springer- Velag. New York Inc
Steel, P. G. D. and J. H. Torrie. 1991. Prinsip dan Prosedur Statistika suatu Pendekatan Geometrik. Terjemahan B. Sumantri. PT Gramedia. Jakarta.
Sutaji, 2012. Pengaruh Metode dan Dosis Pemberian Temulawak (Curcuma xanthorriza roxb) terhadap Performa Broiler. Jurnal Cendikia. 10: 23-30.
Susinarla L. dkk. 2015. Penggunaan Berbagai Dosis Probiotik Sebagai Biosuplement dengan Interval Dua Kali Seminggu Pada Pakan Terhadap Produktivitas Ayam Pedaging (Gallus domesticus). Program studi Biologi. Universitas Airlangga.
Tantalo, S. 2007. Perbandingan Performans Dua Strain Broiler Yang Mengonsumsi Air Kunyit. Jurnal Ilmiah Fakultas Pertanian Universitas Lampung.
Wijayakusuma, H. 2003. Penyembuhan dengan Temulawak. Milenial Populer, Jakarta.
Uzer, F. N. Iriyanti dan Roesdiyanto. 2013. Penggunaan pakan fungsional dalam ransum terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan ayam broiler. J. Ilmiah Peternakan. 1(1):282-288
Yitnosumarto, 1993. Percobaan Perancangan, Analisis, dan Interpretasinya. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.










