A Pengaruh Level Konsentrat yang Mengandung Zn So4 Dan Zn-Cu Isolusinat terhadap Komponen Serat Silase Pakan Komplit Sorgum – Clitoria Ternatea

Effect of Different Levels of Concentrate Containing Znso4 And Zn-Cu Isolucinates on Fiber Components of Complete Silage of Sorgum-Clitoria Ternatea

Authors

  • Yeskial Bani Universitas Nusa Cendana
  • Markus Miten Kleden Universitas Nusa Cendana
  • Gusti Jelantik Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v5i3.1700

Keywords:

Clitoria ternatea, Komponen serat, Pakan Komplit, Silase, Sorgum, ZnSO4 And Zn-Cu Isoleucinate

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui komponen serat silase pakan komplit sorgum-Clitoria ternatea dengan level konsentrat yang berbeda mengandung ZnSO4 dan Zn - Cu Isolusinat. Metode yang diterapkan yakni metode eksperimen dengan desain Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan berupa K0 : Silase 100% sorgum - Clitoria ternatea tanpa konsentrat, K10 : Silase 90% sorgum-Clitoria ternatea + 10% konsentrat mengandung 150 mg ZnSO4 dan 2% Zn -  Isoleusinat,  K20 : Silase 80% sorgum - Clitoria ternatea + 20% konsentrat mengandung 150 mg ZnSO4 dan 2% Zn - Cu Isoleusinat dan K30 : Silase 70% sorgum - Clitoria ternatea + 30% konsentrat mengandung 150 mg ZnSO4 serta 2% Zn - Cu Isoleusinat. Parameter yang diamati yakni komponen serat (kandungan ADF, Lignin, serta NDF). Hasil penelitian membuktikan bahwasannya peningkatan proporsi konsentrat yang mengandung ZnSO4 dan Zn-Cu isoleusinat dalam silase pakan komplit berbasis sorgum - Clitoria ternatea berpengaruh sangat nyata (P < 0,05) terhadap kandungan ADF, Lignin, dan NDF. Disimpulkan bahwasannya terjadi penurunan komponen serat (kandungan ADF, lignin, dan NDF) pakan komplit silase sorgum Clitoria ternatea dengan penambahan konsentrat yang mengandung ZnSO dan Zn-Cu isoleusinat.

Author Biographies

Yeskial Bani, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana.

Markus Miten Kleden, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Gusti Jelantik, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

References

Akmal. (1994). Pemanfaatan Westelage Jerami Padi Sebagai Bahan Pakan Sapi FH Jantan.

Ardianto C, Fronthea S, P. H. (2014). Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Asap Cair Terhadap Karakteristik Arabushi Ikan Tongkol (Euthynus Affinis). Jurnal Pengolahan Dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 3(4):, 10–15.

Evitayani, L. Warly, A. Fariani, T. I. and T. F. (2004). Seasonal changes in nutritive value of some grass species in west sumatra, Indonesia. Asian-Australasian Journal of Animal Science, 17(12):, 1663–1668.

Firdous S and Gilani AH. (2001). Changes in Chemical Composition of Sorgum as Influenced by Growth Stwgage and Cultivar. Asian-Aust. Asian-Aust, J. Anim Science 14(7):935-940.

Hartati E, Kleden MM, Lestari GAY, J. I. (2019). Lestari GAY, Jelantik IGN. 2019. Nutrient Intake, Digestibility, Rumen Parameters and Blood Metabolites of Kacang Goats Fed Silage of Forage Mixture Produced from Intercropping of Sorgum Differing in Planting Space with Butterfly Pea (Clitoria ternatea),. Journal of Animal Nutrition., 36 (4), :334-341.

Hidayat, N. (2014). Karakteristik & Kualitas Silase Rumput Raja Mengguanakan Berbagai Sumber & Tingkat Penambahan Karbohidrad Fermentable. Jurnal Agripet, 14 ( 1, ) 42 – 49.

Jelantik IGN. (2016). Tanaman Clitoria ternatea sangat perspektif dikembangkan sebagai solusiterhadap kekurangan pakan berkualitas selamamusim kemarau. Universitas Nusa Cendana, Kupang.

Judoamidjojo, R.M., E. . S. dan L. H. (1989). Biokonversi.

Jung, H. G., dan M. D. C. (n.d.). Maize Stem Tissues: Impact of Development on Cell Wall Degradability.†Crop Science. 46(4):1801–9. Doi: 10.2135/Cropsci2006.02-0086.

Kondo, M., M. Yoshida, M. Loresco, M. L. Lapitan, J. Rommel, V. Herrera, A. N. D. Barrio, Y. Uyeno, H. M. and T. F. (2015). Nutrient contents and in vitro ruminal fermentation of tropical grasses harvested in wet season in the Philippines. Advances in Animal and Veterinary Sciences, 3(12):, 694–699.

Muharni, T. (2016). Kandungan hemiselulosa, selulosa dan lignin silase pakan lengkap berbahan utama batang.

Mulya, A., D. Febrina, and T. A. (2016). Kandungan fraksi serat silase limbah pisang(batang dan bonggol) dengan komposisi substrat dan level molases yang berbeda sebagai pakan alternatif ternak ruminansia. J. Peternak., 13:, 19–25.

Nisa dkk. (n.d.). Pengaruh pengunaan dedak fermentasi terhadap kadar lignin dan selulosa silase rumput gajah.

Nulik J. (2009). Kacang Kupu (Clitoria ternatea) Leguminosa herba alternative untuk sistem usahatani integrasi sapi dan jagung di Pulau Timor. Wartazoa :, 19(1), 43-51.

Purnomohadi M. (2006). Potensi Penggunaan Beberapa Varietas Sorgum Manis (Sorgum bicolor (L.) Moench) Sebagai Tanaman Pakan. 12. Pp. 41, Pp. 41-44.

Senjaya, T. Dhalika. A. Budiman, . I. Hernamawan dan Mansyur. (2010). Pengaruh Lama Penyimpanan dan Aditif dalam Pembuatan Silase Terhadap Kandungan NDF Dan ADF Silase Rumput Gajah. Jurnal Ilmu Peternakan., 10(2), :85 – 89.

Sirappa, M, P. (2003). Prospek Pengembangan Sorgum di Indonesia Sebagai Komoditas Alternatif Untuk Pangan, Pakan, dan Industri. J.Penelitian dan Pengambangan Pertanian, Jakarta. J.Penelitian Dan Pengambangan Pertanian, Jakarta., 22 (4) :, 133-140.

Sutardi, T. R. D. S. R. (2003). BahanPakan dan Formulasi Ransum. In Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman. Purwokerto.

Tai, S.B., Wea R., Paga A. Koten B.B. (2015). Pengaruh Lama Pemeraman Dengan Nira Lontar Terhadap Terhadap Fraksi Kulit Kopi Kering. Jurnal Ilmu Ternak., 15, ., 50 – 55.

Tillman, A.D., dkk. (1991). Ilmu Makanan Ternak Dasar.

Yulianto, P. Dan Saprianto, C. (2010). Pemeliaharaan Sapi Potong Secara Intensif. In Penerbit Penebar Swaday. Jakarta.

Downloads

Published

2023-09-19

Issue

Section

Articles