Pengaruh Suplementasi Pakan Konsentrat Mengandung Tepung Ubi Kayu dan Tepung Bonggol Pisang dengan Level Berbeda terhadap Status Fisiologis Sapi Bali Penggemukkan Pola Peternak

The Effect of Suplementation of Concentrate Feed Containing Cassava Flour and Banana Hump Flour with Different Levels on Physiological Status of Fattening Bali Cattle Farming Pattern

Authors

  • Reinhart Jonathan Mana'o Universitas Nusa Cendana
  • Upik Syamsiar Rosnah Universitas Nusa Cendana
  • Edi Djoko Sulistijo Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v6i2.1707

Keywords:

Bali cattle, banana hump, cassava, concentrate, fattening, physiological status

Abstract

The purpose of this study was to find out what the effects of supplementation of concentrate feed containing cassava flour and banana weevil flour had on the physiological status of Bali cattle fattening by breeders in Oeletsala Village. There were 4 cattle used in this study aged around 11.5 years with a body weight of around 133-155kg (x ̅ 144kg ± 10.2kg and KV 6%). The design used was the Latin Square Design (RBSL) consisting of 4 treatments and 4 periods as replications. The research treatment was P0: Farmer pattern ration + concentrate (40% banana hump and 60% cassava). P1: Farmer + concentrate ration (50% banana hump and 50% cassava). P2: Farmer's pattern ration + concentrate (60% banana hump and 40% cassava). P3: Farmer + concentrate ration (70% banana hump and 30% cassava). The results showed that the average rectal temperature (0C) P0 = 37.80 ± 0.198, P1 = 37.97 ± 0.125, P2 = 37.96 ± 0.177, and P3 = 37.97 ± 0.414; heart rate (beats/minute) P0= 79.56 ± 0.227, P1 = 78.13 ± 0.135, P2 = 77.69 ± 0.304, P3 = 78.94 ± 0.169 ; respiratory rate (times/minute) P0= 30.60 ± 0.196, P1 = 29.69 ± 0.232 P2 = 27.75 ± 0.137 P3 = 29.06 ± 1.434. The results of statistical analysis showed that physiological status did not differ between treatments (P>0.05). It was concluded that statistically the supplementation of concentrate feed containing cassava flour and banana weevil flour at different levels gave the same response and the physiological status of Bali cattle was fattening by breeders in normal circumstances.

 

Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui apa saja yang ditimbulkan dari suplementasi pakan konsentrat mengandung tepung ubi kayu dan tepung bonggol pisang terhadap status fisiologis sapi Bali penggemukan pola peternak di Desa Oeletsala. Ternak sapi yang digunakan dalam penelitian 144kg ± 10,2kg dan KV 6%). Rancangan yang digunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL ) terdiri 4 perlakuan dan 4 periode sebagai ulangan. Perlakuan penelitian yaitu P0: Ransum pola peternak + konsentrat (bonggol pisang 40% dan ubi kayu 60%). P1: Ransum pola peternak + konsentrat (bonggol pisang 50% dan ubi kayu 50%). P2: Ransum pola peternak + konsentrat (bonggol pisang 60% dan ubi kayu 40%). P3: Ransum pola peternak + konsentrat (bonggol pisang 70% dan ubi kayu 30%). Hasil penelitian menunjukkan bawah rataan suhu rektal (0C) P0= 37,80±0,198, P1= 37,97±0,125, P2= 37,96±0,177, dan P3=37,97±0,414 ; denyut jantung (kali/menit) P0= 79,56±0,227, P1=78,13±0,135, P2= 77,69 ±0,304, P3= 78,94±0,169 ; frekuensi pernapasan (kali/menit) P0= 30,60±0,196, P1=29,69±0,232 P2= 27,75±0,137 P3= 29,06 ±1,434. Hasil analisis statistik memperlihatkan status fisiologis tidak berbeda diantara perlakuan (P>0,05). Disimpulkan bahwa secara statistik suplementasi pakan konsentrat mengandung tepung ubi kayu dan tepung bonggol pisang dengan level berbeda memberikan respon yang sama dan status fisiologis ternak sapi Bali penggemukan pola peternak dalam keadaan normal.

Author Biographies

Reinhart Jonathan Mana'o, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Upik Syamsiar Rosnah, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Edi Djoko Sulistijo, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

References

Aditia EL, Yani A and Fatonah AF. 2017. “Physiological Responses of Bali Cattle with Oil Palm Integrated Farming System Based on Microclimate Environment Condition.†Jurnal Ilmu Produksi Dan Teknologi Hasil Peternakan, 5 (1): 23–28.

Anton A, , Kasip LM, Wirapribadi L, Depamede SN, dan Asih ARS. 2016. “Perubahan Status Fisiologis Dan Bobot Badan Sapi Bali Bibit Yang Diantarpulaukan Dari Pulau Lombok Ke Kalimantan Barat.†Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia 2 (1): 86–95.

Aradom, Samuel, and Sveriges lantbruksuniversitet. Institutionen för energi och teknik. 2013. Animal Transport and Welfare with Special Emphasis on Transport Time and Vibration. Dept. of Energy and Technology, Swedish University of

Agricultural Sciences.

Aries. 2014. “Pengaruh Pemberian Kosentrat Tepung Daun Gamal Dan Penambahan Vitamin B- Complex Dan Obat Cacing Terhadap Suhu Rektal, Frekuensi Pernapasn Dan Denyut Jantung Pada Sapi Bali Penggemukan.†Kupang: Universitas Nusa Cendana.

Aritonang, S.B, R Yuniarti, Abinawanto, I Imron, and A Bowolaksono. 2017. “Physiology /Response of Indigenous Cattle Breeds to the Environment in West Sumbawa Indonesia.†American Inst of Physics 1862: 1–4.

Astuti A, Erwanto E, and Purnama S. 2015. “The Effect of Providing Forage Concentrate on Physiological Response and Performance of Simmental Cross Beef Cattle.†Jurnal Ilmiah Terpadu 3 (4): 201–7.

Bulitta FS, Aradom S, and Gebresenbet G. 2015. “Effect of Transport Time of up to 12 Hours on

Welfare of Cows and Bulls.†Journal of Service Science and Management 8: 161–82.

Dhuhitta AM, Dartosukarno S, dan Puronoadi A. 2014. “Pengaruh Jumlah Pakan Yang Berbeda Terhadap Kondisi Fisiologis Kambing Kacang. .†Animal Agriculture Journal 3 (4): 569–74.

Hamaratu HUL, Sobang YUL, dan Yunus M. 2018. “Pengaruh Pemberian Pakan Konsentrat Yang Mengandung Tepung Tongkol Jagung Terhadap Kinerja Fisiologis Sapi Bali Penggemukan.†Jurnal Nukleus Peternakan 5 (2): 126–33.

Isnaeni W. 2006. Fisiologi Hewan. Jakarta: Kanisius, 2006.

Kubkomawa, I. H, O. O Emenalom, and I. C. Okoli. 2015. “Body Condition Score, Rectal Temperature, Respiratory, Pulse and Heart Rates of Tropical Indigenous Zebu Cattle.†International Journal of Agriculture Innovations and Research 4 (3): 448–53.

Madu YE, Suartha NI, dan Batan WI. 2015. “Status Praesen Sapi Bali Dara.†Indonesia Medicus Veterinus 4 (5): 437–44.

McDowell RE. 1972. Improvement of Livestock Production in Warm Climate. Itacha: Cornell University, Itacha, USA. .

Mesa AUPL. 2021. “Pengaruh Suplementasi Pakan Konsentrat Mengandung Tepung Bonggol Pisang Fermentasi Pada Level Yang Berbeda Dengan Imbuhan Zn-Biokompleks Terhadap Respons Fisiologis (Suhu Rektal, Denyut Jantung,

Frekuensi Pernapasan) Sapi Bali Penggemukan.†Kupang: Universitas Nusa Cendana.

Naiddin A, Rokhmat MNS, Dartosukarno M, Arifin dan Purnomoadi A. 2010. “Respon Fisiologi Dan Profil Darah Sapi Peranakan Ongole (PO) Yang Diberi Pakan Ampas Teh Dalam Level Yang Berbeda.†In Prosiding Seminar Nasional

Teknologi Peternakan Dan Veteriner, 217–23. Bogor.

Nuriyasa IM, dan Puspany E. 2017. “Ilmu Lingkungan Ternak .†In Diklat Kuliah Ilmu Lingkungan Ternak . Bali: Universitas Udayana.

Putri AS, Pamungkas D, Widiyawati R dan Firdaus F. 2020. “Respons Fisiologi Dan Konsumsi Pakan Sapi Peranakan Ongole (PO) Terhadap Kondisi Mikroklimat Kandang .†In Respons Fisiologi Dan Konsumsi Pakan Sapi Peranakan Ongole (PO) Terhadap Kondisi Mikroklimat Kandang , 133–42. Bogor.

Reece, WO, Ericson HH, Goff JP, and Uemura EE. 2015. Duke’s Physiology of Domestic Animals. 13th ed. London: Wiley Blackwell.

Rosnah, U.S dan M. Yunus. 2017. “Produktifitas Sapi Bali Pengemukan Yang Mengkonsumsi Pakan Lokal Pola Peternak.†In Prosiding, Seminar Nasional Peternakan III. Kupang.

Rosnah US, Yunus M dan Maranatha G. 2019. “Model Peningkatan Kinerja Produksi Sapi Bali Penggemukan Ditingkat Peternak Melalui Suplementasi Pakan Konsentrat Mengandung Bonggol Pisang Terfermentasi.†Kupang.

Saiya HV. 2012. “Aklimatisasi Sapi PO Dan Sapi Bali Merespons Perubahan Cuaca Di Kabupaten Merauke Papua.†Bogor: Institut PertanianBogor.

———. 2014. “Respons Fisiologis Sapi Bali Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Merauke Papua.†Agricola, 4 (1): 22–32.

Santosa, Bambang Agus. 2004. Buku Petunjuk Praktikum Produksi Ternak Perah. Semarang: Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. Sari WPRS, Suartha NI, dan Batan WI. 2016. “Status Praesen Pedet Sapi Bali.†Buletin Veteriner

Udayana 8 (1): 36–43.

Serang, Priska Mariane, IN Suartha, dan IPGY Arjentinia. 2016. “Frekuensi Respirasi Sapi Bali Betina Dewasa Di Sentra Pembibitan Sapi Bali Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.†Buletin Veteriner Udayana 8 (1): 25–

Sobang YUL. 2005. “Karakteristik Sistim Penggemukan Sapi Pola Gaduhan Menurut Zona Agroklimat Dan Dampaknya Terhadap Pendapatan Petani Di Kabupaten Kupang NTT.†Bulletin Nutrisi 8: 71–76.

Steel, R. G. D, dan J. H Torrie. 1993. Prinsip Dan Prosedur Statistika (Pendekatan Biometrik). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Suherman, D, B. P Purwanto, W Manalu, dan I. G Permana. 2013. “Model Penentuan Suhu Kritis Pada Sapi Perah Berdasarkan Kemampuan Produksi Dan Manajemen Pakan.†Jurnal Sain Peternakan Indonesia 8 (2): 121–38.

Sulistidjo ED dan Rosnah US. 2013. “Penyediaan Pakan Sapi Bali Berbasis Kearifan Lokal Di Kabupaten Kupang.†Kupang.

Udeh I, Akporhuarho PO, and Onogbe CO. 2011. “Phenotypic Correlations among Body Measurements and Physiological Parameters in Muturu and Zebu Cattle.†Journal of Agricultural and Biological Science 6 (4): 1–4.

Venkatesh, R, V Krishna, K Giris Kumar, K Pradeepa, and SR Kumar. 2013. “Antibacterial Activity of Ethanol Extract of Musa Paradisiaca Cv. Puttabale and Musa Acuminate Cv. Grand Naine.†Asian Journal of Pharmaceutical Clinical Research 6 6 (2): 167–70.

Wulansari, W. 2016. “Analisis Pengaruh Variasi Komposisi Pati Bonggol Pisang, Antioksidan Jahe Dan Gliserol Terhadap Karakteristik Edible Film.†Malang: Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim.

Wuryanto IPR, Darmaotmodjo LMYD, Dartosuksrno S, Arifin M dan Purnomoadi A. 2010. “Produktivitas, Respon Fisiologis Dan Perubahan Komposisi Tubuh Sapi Jawa Yang Diberi Pakan Dengan Tingkat Protein Berbeda.†In Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan Dan Veteriner, 331–38. Bogor: Pusat penelitian dan pengembangan peternakan.

Zain, Riska. 2017. “Penentuan Indeks Glikemik Bonggol Pisang Ambon (Musa Paradisiaca Var. Sapientum), Kepok (Musa Paradisiaca Var. Formatypica) Dan Raja (Musa Paradisiaca Var. Raja) Terhadap Hewan Coba Tikus Putih (Rattus Norvegicus).†Makassar: Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Zarkasie, Ilham Muttaqin, Wuwuh Wijang Prihandini, Setiyo Gunawan, dan Hakun Wirawasista Aparamarta. 2017. “Pembuatan Tepung Singkong Termodifikasi Dengan Kapasitas 300.000 Ton/Tahun.†Jurnal Teknik ITS 6 (2): 82–85

Downloads

Published

2024-06-20

Issue

Section

Articles