Konsumsi dan Kecernaan Nutrisi Sapi Bali Jantan yang Diberi Pakan Konsentrat Mengandung Tepung Kulit Pisang

Consumption and Nutrient Digestibility of Male Bali Cattle Given Concentrate Feed Containing Banana Peel Flour

Authors

  • Elisabeth Palang Universitas Nusa Cendana
  • Edi Djoko Sulistijo Universitas Nusa Cendana
  • Marthen Yunus Universitas Nusa Cendana

Keywords:

Konsentrat, bubuk kulit pisang, konsumsi, kecernaan bahan kering dan bahan organik, Sapi Bali jantan

Abstract

The aim of this research was to determine the effect of substitutes for rice bran and banana peel flour at different
levels in concentrate on the consumption and digestibility of dry matter (KcBK), organic matter (KcBO) of male
Bali cattle. Four (4) Balinese cattle were used in this experiment at the age range of 1.5-2 years with a body weight
of 87.5-100.5 kg (average 98.0 kg). Experimental research, using RBSL (Latin Square Design) with 4 treatments
and 4 replications. The treatments are P0 = concentrate feed without banana peel flour (control), P1 = concentrate
feed (replace rice bran with 20% banana peel flour), P2 = concentrate feed (replace rice bran with 40% banana peel
flour), P3 = feed concentrate (replace rice bran with 60% banana peel flour). The data obtained were studied using
analysis of variance (ANOVA). The results of the analysis of variance showed that the treatment had no significant
effect (P>0.05) on the consumption and digestibility of dry matter, organic matter. The conclusion of this research is
that replacing rice bran with banana peel flour up to 60% in the concentrate of male Bali cattle gives the same
reaction to dry matter consumption, organic matter consumption, dry matter digestibility and organic matter
digestibility

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh penggantian dedak padi dan tepung kulit pisang pada
level yang berbeda dalam konsentrat terhadap konsumsi dan kecernaan bahan kering (KcBK), bahan organik
(KcBO) sapi Bali jantan. Empat (4) ekor sapi Bali digunakan dalam percobaan ini pada kisaran umur 1,5-2 tahun
dengan berat badan 87,5-100,5 kg (rataan 98,0 kg). Penelitian secara eksperimen, memakai RBSL (Rancangan
Bujur Sangkar Latin) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan tersebut ialah P0= pakan konsentrat tanpa
tepung kulit pisang (kontrol), P1= pakan konsentrat (ganti dedak padi dengan 20% tepung kulit pisang), P2= pakan
konsentrat (ganti dedak padi dengan 40% tepung kulit pisang), P3 = pakan konsentrat (ganti dedak padi dengan
60% tepng kulit pisang). Data yang didapat dikaji menggunakan analisis ragam (ANOVA). Hasil analisis ragam
memperlihatkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi dan kecernaan bahan
kering, bahan organik. Kesimpulan penelitian ini ialah penggantian dedak padi dengan tepung kulit pisang hingga
60% dalam konsentrat sapi Bali jantan memberi reaksi yang sama terhadap konsumsi bahan kering, konsumsi bahan
organik, kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik.

 

Author Biographies

Elisabeth Palang, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Edi Djoko Sulistijo, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Marthen Yunus, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

References

Ajiputra, Rohardian, Hasnudi Hasnudi, dan Erwin Pane. 2019. “Analisis Strategi Pengembangan Sapi Pakan Alternatif Dari Pelepah Kelapa Sawit Di Kabupaten Asahan.†Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis 1 (1): 89–99.

Amiruddin, L. Agustina, dan Jamilah. 2020. “Konsumsi Pakan, Konversi Pakan Dan Produksi Telur Ayam Arab Yang Ditambahkan Tepung Daun Murbei Pada Pakan.†Buletin Nutrisi Dan Makanan Ternak 14 (1): 43–51.

Boangmanalu, Rahmayanti, Tri Hesti Wahyuni, dan Sayed Umar. 2016. “Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik Dan Protein Kasar Ransum Yang Mengandung Tepung Limbah Ikan Gabus Pasir (Butis Amboinensis) Sebagai Substitusi Tepung Energi Dalam Reproduksi Ternak Ruminansia.†Jurnal Ilmu Ternak 14 (1): 39–46.

Faradilla, Farah, Limbang Kustiawan Nuswantara, Marry Christiyanto, dan Eko Pangestu. 2019. “Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik, Lemak Kasar Dan Total Digestible Nutrients Berbagai Hijauan Secara In Vitro.†Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah 17 (2): 185–193.

Fattah, S. 2016. Manajemen Ternak Sapi Potong. Kupang Undana Pres

Haq, Muayyidul, Shultana Fitra, Sylvia Madusari, dan Danie Indra Yama. 2018. “Potensi Kandungan Nutrisi Pakan Berbasis Limbah Pelepah Kelapa Sawit Dengan Teknik Fermentasi.†In Seminar Nasional Sains Dan Teknologi.

Harttati, S., K. Fathul, dan N. Nursasongko. 2014. “Peran Energi Dalam Reproduksi Ternak Ruminansia.†Jurnal Ilmu Ternak 14 (1): 39–46.

Hutabarat, Antonius, Ma’ruf Tafsin Armyn, dan Hakim Daulay. 2015. “Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Ransum Yang Mengandung Kulit Buah Kakao Dan Kulit Buah Pisang Difermentasi Berbagai Bioaktivator Pada Kambing Kacang Jantan.†Jurnal Peternakan Integratif 3 (3): 281– 290.

Koni, Theresia Nur Indah, Tri Anggarini Yuniwaty Foenay, and A Asrul. 2019. “The Nutrient Value of Banana Peel Fermented by Tape Yeast as Poultry Feedstuff.†Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan 29 (3): 234–240.

Mujahirin, Muhajirin, Despal Despal, and Khalil Khalil. 2017. “Pemenuhan Kebutuhan Nutrien Sapi Potong Bibit Yang Digembalakan Di Padang Mengatas.†Buletin Makanan Ternak 104 (1): 9–20.

Mustabi, Jamila, Amir Mirzad, dan Rinduwati. 2020. “Pengaruh Bentuk Ransum Komplit Terhadap Konsumsi Dan Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Pada Sapi Bali.†Pastura 10 (1): 28–31.

NRC. 2001. Nutrien Requeirements Of Beef Catle. 7th ed. Washington DC: National Academi Press.

Prasetyo, Hilda, Ida Bagus Komang Ardana, dan Made Kota Budiasa. 2013. “Studi Penampilan Reproduksi (Litter Size, Jumlah Sapih, Kematian) Induk Babi Pada Peternakan Himalaya, Kupang.â€

Rosnah, U. S., dan M. Yunus. 2017. “Produktifitas Sapi Bali Penggemukan Yang Mengkonsusmsi Pakan Lokal Pola Peternak.†In Seminar Nasional Peternakan III. Kupang: Fakultas Peternakan Undana.

Russell, J. R., N. O. Minton, W. J. Sexten, M. S. Kerley,and S. L. Hansen. 2016. “Influence of Feed Classification on Diet Digestibility and Growth Performance of Beef Steers.†Journal of Animal Science 94 (4): 1610–1619.

Steel, Robert G.D, and James H Torrie. 1993. Prinsip Dan Prosedur Statistika : Suatu Pendekatan Biometrik. Edited by Bambang Sumantri. 2nd ed. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Surbakti, Thomas Jekin Vindonta, Ma’ruf Tafsin, dan Armyn Hakim Daulay. 2014. “Kecernaan Bahan

Kering Dan Bahan Organik Ransum Yang Mengandung Pelepah Daun Kelapa Sawit Dengan Perlakuan Fisik, Kimia, Biologi Dan Kombinasinya Pada Domba.†Jurnal Peternakan Integratif 3 (1): 62–70.

Thiasari, Nurita, dan Ahmad Iskandar Setiyawan. 2016. “Complete Feed Batang Pisang Terfermentasi Dengan Level Protein Berbeda Terhadap Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik Dan TDN Secara in Vitro.†Jurnal IlmuIlmu

Peternakan 26(2):67–72.

Tillman, A. D., S. Reksohadiprodjo, S. Prawirokusumo dan S. Lebdosoekojo. 1998. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.

Yang, Chao, Jianbo Zhang, Anum Ahmad, Pengjia Bao, Xian Guo, Ruijun Long, Xuezhi Ding, and Ping Yan. 2019. “Dietary Energy Levels Affect Growth Performance through Growth Hormone and Insulin-Like Growth Factor 1 in Yak (Bos Grunniens).†Animals 9 (2): 39–52.

Downloads

Published

2024-09-20

Issue

Section

Articles