Konsentrasi Asetat Propionat Butirat, Gas Metan In Vitro Silase Campuran Sorgum, Kelor Tanam pada Jarak Berbeda
Concentrations of Acetate, Propionate, Butyrate, Methane Gas Silage of a Mixture of Sorghum, Moringa Different Distance Plantings
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v6i1.1887Keywords:
acetic acid (C₂), propionic acid (C₃), butyrat acid (C₄), methane gas (CH₄), in vitro, spacing, silageAbstract
This study aims to determine the effect of mixed silage of sorghum (Sorghum Bicolor L. Moench)
and Moringa (Moringa Olifera Lam) rown at different distances on acetic acid (Câ‚‚), butyric acid
(C₄), ad increasing propionic acid (C₃) as well as decreased production of Methane Gas (CH₄) in
vitro. The method used in this study was a completely randomized design (CRD), wuth 4 treatment
in question was sorghum silage grown without moringa (KO), sorghum- moringa silage at a
spacing of 40 X 40 cm moringa (K40), sorghum – moringa silage at a spacing of 60 x 60 cm
(K60), sorghum – moringa silage at a spacing of 80 x 80 cm (K80). The variables measured werw
the increase in concentration of acetic acid (C₂), propionic acid (C₃), and butyrat acid (C₄), as
well as the production of methane gas (CHâ‚„) in a mixture of sorghum and moringa silage. The
results of the treatment had no significant effect (P>0.05) on decreasing the concentrations of
acetic acid (C₂), butyrat acid (C₄), and increasing propionic acid (C₃), as well as decreasing
methane gas (CHâ‚„) production. The conclusion was that the silage of a mixture of sorghum and
moringa grown at different spacing had no offect on the concentrations of acetic acid (Câ‚‚), butyric
acid (Câ‚„).
Jurnal Peternakan Lahan Kering Volume 6 No.1 (Maret, 2024), 94 – 100 ISSN :2714-7878
94
Konsentrasi Asetat Propionat Butirat, Gas Metan In Vitro Silase Campuran
Sorgum, Kelor Tanam pada Jarak Berbeda
Concentrations of Acetate, Propionate, Butyrate, Methane Gas Silage of a Mixture of
Sorghum, Moringa Different Distance Plantings
Denti Martiana Seran1*, Erna Hartati1, Gusti Ayu Y. Lestari1
1Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana
Jln. Adisucipto Penfui, Kode Pos 104 Kupang 85001
Email Koresponden dentiseran23@gmail.com
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh silase campuran sorgum (Sorghum Bicolor (L)
Moench) dan kelor ( Moringa olifera Lam) yang ditanam pada jarak berbeda terhadap konsentrasi
asam asetat (C₂), asam butirat (C₄) dan peningkatan asam propionat (C₃) serta penurunan produksi
Gas Metan (CHâ‚„) secara in vitro.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan
acak lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, perlakuan yang dimaksud adalahsilase
sorgum ditanam tanpa kelor (K0), silase sorgum-kelor pada jarak tanam kelor 40 x 40 cm (K40),
silase sorgum-kelor pada jarak tanam kelor 60 x 60 cm (K60), silase sorgum-kelor pada jarak
tanam kelor 80 x 80 cm (K80). Variabel yang diukur adalah peningkatan konsentrasiasam asetat
(C₂), asam propionat (C₃), dan asam butirat (C₄), serta produksi Gas Metan (CH₄) pada silase
campuran sorgum dan kelor. Hasil analisis statistik menunjukan bahwa perlakuan tidak
berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsentrasi asam asetat (Câ‚‚), asam butirat (Câ‚„), dan
peningkatan asam propionat (C₃),serta penurunan produksi gas metan (CH₄). Kesimpulan bahwa
silase campuran sorgum dan kelor yang ditanam pada jarak tanam berbeda tidak berpengaruh
terhadap penurunan konsentrasi asam asetat (Câ‚‚), asam butirat (Câ‚„) dan peningkatan asam
propionat (C₃) dan penurunan produksi gas metan (CH₄).
Â
References
Koten, B. 2014. “Konsumsi Nutrien Ternak Kambing Yang Mendapatkan Hijauan Hasil Tumpangsari Arbila (Phaseolus
Lunatus) Dengan Sorgum Sebagai Tanaman Sela Pada Jarak Tanam Arbila Dan Jumlah Baris Sorgum Yang Berbeda
(Nutrient Feed Consumption of Goats to Sorghum and Arbi.†Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran 14 (1).
Bira, Gerson Frans, Paulus Klau Tahuk, and Asep Ikhsan Gumelar. 2021. “Pelatihan Pembuatan Silase Komplit Di Kelompok
Wanita Tani (KWT) Mawar Desa Kuaken Kabupaten TTU-NTT.†JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian Dan Penerapan IPTEK) 5 (2): 69–76.
BPS, NTT. 2014. “Nusa Tenggara Timur Dalam Angka.†BPS NTT. Kupang.
Church, David Calvin. 1993. The Ruminant Animal: Digestive Physiology and Nutrition. Waveland press.
Deda, Sirila, Sutan Yohana Florida Getruida Dillak, and Bastari Sabtu. 2016. “Pengaruh Kombinasi Tepung Labu Kuning, Tepung Daun Kelor Dan Minyak Kelapa Dalam Ransum Terhadap Kualitas Daging Ayam Broiler.†Jurnal Nukleus
Peternakan 3 (1): 53–60.
Domba, Metan D A N Glukosa Darah. 2015. “Pengaruh Penggunaan Starter Lactobacillus Plantarum Pada Silase
Ransum Komplit Berbahan Eceng Gondok Terhadap Vfa Parsial, Produksi Gas.†JITP 4 (1).
Fitriyanto, Rifqi, Fransisca Maria Suhartati, and Sri Rahayu. 2021. “Pengaruh Penggunaan Silase Rumput Gajah Yang Diberi
Singkong Terhadap Konsentrasi Vfa Dan N-Nh3 Cairan Rumen Sapi Secara in Vitro.†J. Anim. Sci. Technol 3: 272–79.
Hernaman, Iman, Iin Susilawati, Nyimas Popi Indriani, Romi Zamhir Islami, and Tidi Dhalika. 2019. “Ka Fisik Limbah Padat
Pembuatan Tepung Aren (Arenga Pinnata Merr) Hasil Fermentasi Anaerob Dengan Aditif Molases, Lumpur Kecap Dan
Urea.†Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Dan Ilmu Pakan (Journal of Tropical Animal Nutrition and Feed Science) 1 (1).
Imanda, Shafa, Yunus Effendi, Sihono Sihono, and Irawan Sugoro. 2016. “Evaluasi in Vitro Silase Sinambung Sorgum Varietas Samurai 2 Yang Mengandung Probiotic BIOS K2 Dalam Cairan Rumen Kerbau.†Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop Dan
Radiasi 12 (1): 1–12.
Ivat, Flavianus, Imanuel Benu, and Markus Miten Kleden. 2020. “Pengaruh Pemberian Konsentrat Yang Mengandung
Tepung Daun Kersen (Muntingia Calabura L) Sebagai Pengganti Jagung Terhadap Penggunaan Energi Pada Ternak Kambing Kacang.†Jurnal Peternakan Lahan Kering 2 (3): 929–40.
Marpaung, Hixkia J, Eko Pramono, and Muhammad Kamal. 2015. “Pengaruh Bahan Organik Terhadap Mutu Fisiologis
Benih Beberapa Varietas Sorgum (Sorghum Bicolor) Setelah Menjalani Penyimpanan.†Jurnal Agrotek Tropika 3 (2).
Muchlas, Muchamad, Kusmartono Kusmartono, and Marjuki Marjuki. 2014. “Pengaruh Penambahan Daun Pohon Terhadap Kadar VFA Dan Kecernaan Secara In-Vitro Ransum Berbasis Ketela Pohon.†Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) 24 (2): 8–19.
Nur, K, A Atabany, Muladno Muladno, and A Jayanegara. 2015. “Produksi Gas Metan Ruminansia Sapi Perah Dengan Pakan Berbeda Serta Pengaruhnya Terhadap Produksi Dan Kualitas Susu.†Jurnal Ilmu Produksi Dan Teknologi Hasil
Peternakan 3 (2): 65–71.
Nuraliah, Siti, Agung Purnomoadi, and Limbang Kustiawan Nuswantara. 2015. “Konsentrasi Asam Lemak Terbang Dan
Glukosa DarahDomba Ekor Tipis Yang Diberi Bungkil KedelaiTerproteksi Tanin.†Jurnal Veteriner 16 (3): 448–56.
Pertanian, Dinas. 2018. Produksi Tanaman Kelor Di Nusa Tenggara Timur Tahun 2018. Dinas Pertanian Provinsi NTT.
Rivan, Rivan Penuam, Erna Hartati, and Markus Miten Kleden. 2023. “Kandungan Serat Kasar Dan Nilai Cerna Bahan Kering Bahan Organik In Vitro Silase Campuran Sorgum Dan Kelor Yang Ditanam Dengan Jarak Tanam Yang Berbeda:
Crude Fiber Content And In Vitro Dry and Organic Matter Digestibility of Mixed Silage Mixed of Sorgum .†Jurnal
Peternakan Lahan Kering 5 (2): 166–71.
Statistik, Badan Pusat. 2017. “NTT Dalam Angka.†Badan Pusat Statistik. Kupang. NTT.
Steel, R G D, and J H Torrie. 1989. “Prinsip Dan Prosedur Statistika: Suatu Pendekatan Biometrik. Alih Bahasa:
Bambang Sumantri. Edisi Kedua.†PT. Gramedia. Jakarta, Halaman, 148–90










