Pengaruh suplementasi pakan yang mengandung bonggol pisang terfermentasi EM4 terhadap konsumsi dan kecernaan protein dan energi sapi bali penggemukan dengan pakan basal pola peternak

Authors

  • Lisia P. Nainupu Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Upik Syamsiar Rosnah Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Heroini T. Handayani Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v2i1.19

Keywords:

konsumsi, kecernaan, bonggol, fermentasi, sapi Bali, pakan pola peternak

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Oeletsala, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang yang berlangsung dari bulan Mei sampai Juli 2018. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrat yang mengandung bonggol pisang terfermentasi menggunakan probiotik EM4 dengan pakan basal pola peternak terhadap konsumsi dan kecernaan protein dan energi sapi Bali penggemukan, menggunakan sapi Bali jantan sebanyak 9 ekor dengan kisaran umur 2-2,5 tahun dan berat badan awal 77-138kg dengan rata-rata 102,8kg dan KV=19,31%. Dengan menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak kelompok (RAK) (3x3), perlakuan (P0= pakan pola peternak + konsentrat tanpa tepung bonggol pisang, P1= pakan pola peternak + konsentrat yang mengandung 10% tepung bonggol pisang terfermentasi dan P2= pakan pola peternak + konsentrat yang mengandung 20% tepung bonggol pisang terfermentasi), dengan ulangan sebanyak 3 kali. Variabel yang diukur adalah konsumsi protein kasar(g/e/h), kecernaan protein kasar(%), konsumsi energi (kkal/g/e/h) dan kecernaan energi (g/e/h). Data yang diperoleh di analisis dengan Analisis Of Variance(Anova). Nilai rata-rata konsumsi protein kasar P0 (867,45±0.01g/e/h), P1 (871,51±0.09g/e/h), P2 (1.056,76±0.26g/e/h), kecernaan protein kasar P0 (88,52±0,005%), P1 (88,33±0.005%), P2 (89,85±0.015%) konsumsi energi P0 (15.959±0.01kkal/g/e/h), P1 (16.635±0.08 kkal/g/e/h), P2 (17.158±0.001 kkal/g/e/h) dan kecernaan energi P0 (65,86±0.74g/e/h), P1 (65,49±0.74g/e/h), P2 (71,04±1.73g/e/h). Analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi protein kasar, kecernaan protein kasar, konsumsi energi dan kecernaan energi. Kesimpulan: pemberian pakan konsentrat yang mengandung bonggol pisang terfermentasi hingga 20% mempunyai kecenderungan yang sama dengan konsentrat yang mengandung jagung giling 30% terhadap konsumsi protein kasar, kecernaan protein kasar, konsumsi energi dan kecernaan energi ternak sapi Bali penggemukan dengan pakan basal pola peternak.

Kata kunci: konsumsi, kecernaan, bonggol, fermentasi, sapi Bali, pakan pola peternak.

ABSTRACTThe study was conducted in Oeletsala Village, Taebenu Sub-District, Kupang Regency for 8 weeks. The purpose of this study is to evaluate the effect of feeding containing EM4 fermented banana corm concentrate on the intake and digestibility of on farm fattening Bali cattle. There were 9 Bali cows 1.5-2.5 years old with 77-138 (average of 102.8) kg and CV = 19.31%. Trial method using randomized block design (RBD) 3 treatments with 3 replicates was applied in the study. The 3 treatments offered were formulated as (P0 = on farm feed + concentrate without fermented banana corm meal, P1 = on farm feed + 10% containing banana corm concentrate; and P2 = on farm + 20% containing banana corm concentrate. The variables measured were crude protein (CP) intake, CP digestibility, energy intake, and energy digestibility. The data obtained was analyzed using Analysis of Variance (Anova). The average data of each variable was: CP intake: P0 (867.45±0.01g); P1 (871.51±0.09g); P2 (1.056.76±0.26g); CP digestibility: P0 (88.52±0.005%); P1 (88.33±0.005%); P2 (89.85±0.015%); energy intake P0 (15.959±0.01Kcal/g); P1 (16.635±0.08 Kcal); P2(17.158±0.001 Kcal), and energy digestibility P0 (65,86±0.74%); P1 (65,49±0.74%); P2 (71,04±1.73g%). Statistical analysis shows that the effect of treatment is not significant effect (P> 0.05) on on either intake or digestibility of crude protein or energy. The conclusion is that feeding containing EM4 fermented banana corm concentrate up to 20% tends to performs the similar results of feeding concentrate containing 30% maize corn in both intake and digestibility of both crude protein and energy of on farm fattening Bali cattle.Keywords: intake, digestibility, corm, fermentation, on farm

References

Munasik. 2007. Pengaruh umur pemotongan terhadap kualitas hijauan sorgum manis (Shorgum bicolor L. Moench) Variets RGU. Prosiding Seminar Nasional : 248-253.

Parakkasi, Aminuddin. 1995. Ilmu nutrisi dan makanan ternak ruminansia, UI-Press, Jakarta.

Rosnah, Upik. Syamsiar dan Yunus Marthen. 2017a. Produktivitas Sapi Bali Penggemukan yang Mengkonsumsi Pakan Lokal Pola Peternak. Prosiding, Seminar Nasional Peternakan III. ISBN: 978-602-6906-34-2.

Rosnah, Upik. Syamsiar dan Yunus Marthen. 2017b. Model Peningkatan Kinerja Produksi Sapi Bali Penggemukan di Tingkat Peternak Melalui Suplementasi Pakan Mengandung Tepung Bonggol Pisang Terfermentasi. Laporan Akhir Penelitian Produk Terapan. Undana Kupang. ISBN: 978-602-6906-34-2.

Rosnah, Upik. Syamsiar dan Yunus Marthen. 2018. Komposisi Jenis dan Jumlah Pemberian Pakan Ternak Sapi Bali Penggemukan pada Kondisi Peternakan Rakyat. Jurnal Nukleus Peternakan. ISSN :2355-9942.Vol 5 (1) 24 – 30.

Riswandi. 2014. Kualitas Silase Eceng Gondok (eichhornia crassipes) dengan Penambahan Dedak Halus dan Ubi Kayu. Jurnal Peternakan Sriwijaya. Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya. ISSN 230-1093.vol 3

Scott, M. L., Nesheim, M. C. and Young, R. J. 1982. Nutrition of the chickens.2nd ed.M.L. Scott and Associates Ithaca, New York.

Sembiring Sabarta. 2017. Analisis Kandungan Nutrien Produk Fermentasi Bongol Pisang Kepok Menggunakan Khamir sebagai Bahan Pakan Ternak. Prosiding Seminar Nasional Peternakan III. 2017.

Sobang, Yohanes Umbu Laya. 2005. Karakteristik Sistim Penggemukan Sapi Pola Gaduhan Menurut Zona Agroklimat dan Dampaknya terhadap Pendapatan Petani di Kabupaten Kupang NTT. Prosiding : Seminar Nasional Peternakan. Kupang, 30 sep-02 Okt 2005. Editor : Dr. Kartiaso. ISBN: 979:97017-5-9. Hal: 96-109.

Steel, R. G. D. dan Torrie, H. J. 1993. Prinsip dan prosedur statistik suatu pendekatan biometrik. PT. Gramedia, Jakarta.

Stern, M. D., Bach dan S. Calsamiglia.2006. New Cencepts in Protein Nutrition of Ruminants. 21st Annual Southwest Nutrition & Management Conference. February 23024. pp: 45-66.

Suhartanto, B., Kustantinah dan S. Padmowijoto. 2000. ―Degradasi in sacco Bahan Organik dan Protein Kasar Empat Macam Bahan Pakan Diukur Menggunakan Kantong inra dan rowett research institute‖. Buletin Peternakan. Vol 24 (2), Hal 82-93.

Sulistijo, Edi Djoko dan Rosnah, Upik. Syamsiar. 2013. Penyediaan Pakan Sapi Bali Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur. Laporan Penelitian. Lembaga Penelitian Undana, Kupang ISBN: 978-602-6906-34-2.

Suryani, Ni. Nyoman., I. Gede. Mahardika, Santana. Putra and N. Sujaya. 2012. Neraca energi dan performan sapi bali yang diberi pakan hijauan dengan jenis dan komposisi berbeda. Pros. Seminar Nasional. “Peningkatan Produksi Dan Kualitas Daging Sapi Bali Nasionalâ€. Pusat Kajian Sapi Bali Universitas Udayana. 213-225.

Suryani, Ni. Nyoman., I. Gede. Mahardika, Santana. Putra and N. Sujaya. 2015. Sifat Fisik dan Kecernaan Ransum Sapi Bali yang Mengandung Hijauan Beragam. Fakultas Peternakan, universitas Udayana Denpasar-Bali. Jurnal peternakan indonesia, vol 17 (1) ISSN 1907-1760.

Tillman, Allen. D., Reksohadiprodjo S., Prawirokusumo S.dan Lebdosoekojo S. 2005. Ilmu makanan ternak dasar. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Tillman, Allen. D., Hartadi H., Reksohadiprodjo S., Prawirokusumo S. dan Lebdosoekojo S. 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar. GadjahMada University Press, Yogyakarta.

Tillman, Allen. D., H. Hartadi, S. Reksohadiprodjo, S. Prawirokusumo, dan S. Lebdosoekojo. 1998. Ilmu makanan ternak dasar. Yogyakarta: Gadjah Mada Universirty Press.

Umiyasih, Uum dan Anggraeny, Yenny. Nur. 2007. Petunjuk Teknis ransum seimbang, strategi pakan pada sapi potong. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Departemen Pertanian, Jakarta.

Upeksa, I. Gusti. Ngurah. Dharmika., Suryani, Ni Nyoman dan Sarini, Ni. Putu. 2016. Pengaruh Pemberian Level Energi Terhadap Kecernaan Kecernaan Nutrien Ransum Sapi Bali Bunting 7 Bulan. Peternakan Tropika Vol. 4 No. 1 Th. 2016: 196-207. Universitas Udayana Denpasar.

Xu, J ., Yujie Hou, Hongbo Yang, Renhuang Shi, Caixia Wu, Yongjiu Huo and Guoqi Zhao. 2014. Effects of Forage Sources on Rumen Fermentation Characteristics, Performanceand Microbial Protein Synthesis in Midlactation Cows. Asian Australias. J. Anim.Sci. 27 (5): 667-673.

Downloads

Published

2020-03-15

How to Cite

Nainupu, L. P. ., Rosnah , U. S. ., & Handayani, H. T. . (2020). Pengaruh suplementasi pakan yang mengandung bonggol pisang terfermentasi EM4 terhadap konsumsi dan kecernaan protein dan energi sapi bali penggemukan dengan pakan basal pola peternak. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 2(1), 692–700. https://doi.org/10.57089/jplk.v2i1.19

Issue

Section

Articles