Pengaruh pemberian pakan konsentrat mengandung tepung bonggol pisang yang difermentasi dengan khamir (Saccharomyeces cerevisiae) terhadap metabolit darah kambing lokal betina

Authors

  • Martina Patria Gole Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Sukawaty Fattah Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Heroini Titi Handayani Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v2i2.261

Keywords:

goat, Saccharomyeces, concentrate, metabolite

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan konsentrat mengandung tepung bonggol pisang yang difermentasi dengan khamir Saccharomyeces cerevisae terhadap glukosa, urea dan total protein plasma darah ternak kambing lokal betina. Ternak yang digunakan dalam penelitian ini adalah ternak kambing lokal betina sebanyak 12 ekor yang berumur antara 4-6 bulan dengan kisaran berat badan ternak 9-13kg, dengan rataan 10,5kg dan koefisien varians 14,762%. Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 3 ulangan digunakan dalam penelitian. Adapun perlakuan tersebut yaitu; P0; Pakan basal + konsentrat tanpa tepung bonggol pisang, P1; Pakan basal + konsentrat mengandung 10% tepung bonggol pisang, P2;Pakan basal + konsentrat mengandung 20% tepung bonggol pisang, P3;Pakan basal + konsentrat mengandung 30% tepung bonggol pisang. Data yang diperoleh di analisis menggunakan Analysis Of Varians (ANOVA). Hasil penelitian ini diperoleh nilai rataan glukosa darah (mg/dl)=P0; 79,21±2,93 P1; 87,99±0,45 P2; 88,61±5,77 P3; 85,68,±4,94 urea darah (mg/dl)=P0; 45,50±1,13 P1; 47,72±0,17 P2; 48,63±1,37P3; 46,79±1,82, dan total protein plasma (mg/dl)= P0; 6,90±0,17 P1; 7,10±0,26P2; 7,27±0,15 P3; 6,67±0,30. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05). Kesimpulan: pemberian pakan konsentrat mengandung tepung bonggol pisang fermentasi memberikan pengaruh yang sama antara perlakuan dalam pakan konsentrat terhadap glukosa, urea dan total protein plasma darah ternak kambing lokal betina.

Kata kunci: kambing, Saccharomyeces cerevisiae, konsentrat, dan metabolit darah

The study aimed at evaluating the effect of supplying concentrate containing Saccharomyeces cerevisiae fermented banana corm on blood glucose, orea, and total blood plasma protein of local ewe. There were 12 ewes 4-6 months of age with 9-13 kg (average 10.5kg, CV 14.762% used in the trial. Completely randomized design 4 treatments with 3 replicates applied in the trial. The 4 treatments were: P0: basal feed + concentrate containing whitout banana corm meal; P1: basal feed + concentrate containing 10% banana corm meal; P2: basal feed+concentrate containing 20% banana corm meal; P3 ; Basal feed + concentrate containing 30% banana corm meal. The date were analyzed using Analysis Of Variance. The results were average value is obtained: blood glucose (mg/dl): P0;79.21 ± 2.93 P1; 87.99 ± 0.45 P2; 88.61 ± 5.77 P3; 85.68, ± 4.94. Blood urea (mg/dl): P0; 45.50 ± 1.13 P1; 47.72 ± 0.17 P2; 48.63 ± 1.37,P3; 46.79 ± 1.82, dan total protein plasma (mg/dl): P0; 6.90 ± 0.17 P1; 7.10 ± 0.26 P2; 7.27 ± 0.15 P3; 6.67 ± 0.30. Statistcal analysis shows that effect of treatment is not significant (P>0,05) on all studied varibles. The conclusion is that including fermented banana corm performs the similar results in blood glucose, urea, and total palsma protein concentration of local ewe.

Key words: goat, Saccharomyeces, concentrate, metabolite.

References

Frandson D.R. 1999. Anatomi dan Fisiologi Ternak IV. Gadjah Mada Press. Yogyakarta.

Hungate RE, (1966) The rumen and its microbes. Academic Press, New York and London.

Jain NC, Schalms Veterinary Hematology Ed. 4 Pennsyluania: And Febiger.1986

Jamuna Ks, Ramesh Ck, Srinivasa Tr, Raghu Ki ,. In-Vitro Antioxidant Studies In Some Common Fruits. Int J Pharm Pharm Sci. 2011; 3 :60-3

Kaneko JJ. 1997. Serum Protein and The Dysproteinemias. Di dalam Kaneko, JJ., Harvey, JW., Bruss, ML. editor. Clinical Biochemistry of Domestic Animals. Ed ke-5. London: Academic Press Inc.

Krhisna AW, dan Syamsuri, A. 2013. Studi antibody poliklonal anti-gelatin babi dengan dot blot dan potensinya sebagai perangkat deteksi gelatin babi. Jurnal pangan dan agroindustri 1 (1): 36-45

Lassen ED. 2004. Laboratory Evaluation of Plasma and Serum Protein. Di dalam: Thrall MA, editor. Veterinary Hematology and Clinical Chemistry. Lippincott Williams & Willkins. Maryland. Hal. 401-402:405.

Lodder J. 1970. The Yeast: A Taxonomic Study Second Revised And Enlarged Edition. The Netherland, Northolland Publishing Co., Amsterdam Marx Jean, L. 1991. Revolusi Bioteknologi. Terjemahan : Wilder Yatim. Edisi I, Cetakan I, Kota: Jakarta. Yogyakarta Obor Indonesia: 69-73

Manu AE. 2013. Produktivitas padang penggembalaan sabana Timur Barat. Pasture. 3 (1):25-29

Munzaroh., Soedarsono, C.M.S., Lestari, E., Purbowati dan Purnomoadi, A. 2010. Parameter Darah Sapi Jawa yang diberikan pakan dengan tingkat protein pakan yang berbeda. dalam prosiding seminar nasional teknologi peternakan dan veteriner, Pusat Penelitian Dan Pengembangan Peternakan, Bogor. Hal. 243-248

Nabunome, 2019. Pengaruh pemberian pakan konsentrat mengandung tepung tongkol jagung hasil biokonversi khamir saccharomyeces cervisiae terhadap kadar metabolit darah ternak kambing kacang betina. Skripsi tidak diterbitkan. Fapet Undana: Kupang.

Parakkasi A. 1999. Ilmu nutrisi dan makanan ternak ruminan. Universitas Indonesia press. Jakarta

Pileggi R, and Barthelmai, W. (1962): Klin. Wochemschr, 40: 585-589.

Rawnsley HM. 1981. Clinical Biocemical And Haematological. Reference Values In Normal Experimetal Animals and Normal Human. Second Edition Year Book Medical Publisher, INC.

Roseller DK. JD. Ferguson., C.J. Sniffen And J. Herrema 1993. Dietary Protein Degrability Effect On Milk Urea Nitrogen And Non Protein Nitrogen In Holstein Colus J. Dairy Sci. 58: 525-534.

Stojevic Z, Filipovic N, Bozic P, Tucek Z., Daud J. 2008. The Metabolic Profile of Simmental Sevice Bulls. Vet Arhiv. 78(2):123-29

Suriawiria U. 1990. Pengantar Biologi Umum. Penerbit Angkasa. Bandung.

Suwasono P., Purnomoadi, A dan Dartosukarno, S. 2013. Blood hematocrict, glucose and urea of java cattle fed concentrate feeding at different level. animal agriculture journal 2(4): 37-44.

Tahuk PK, Agustinus A.D dan Stefanus Si. 2017. The Blood Glucose and Urea Profile of Male Bali Cattle On Greenlot Fattening At Smallholder Farms. Agripet: Vol (17) No. 2: 104-111.

Wanapat M. kang, s. hankla, n. j and phesatcha, k. 2013. Effect of rice straw treatmet on feed in tak, rumen fermentation and milk production in lactating dairy cows. Afr. J. agric. Res. 8 (17): 1677-1687. DOI: 105897/ AJAR 2013. 6732

Wulangi. (1993). Fisiologi Hewan. Jakarta: Penerbit Erlangga

Downloads

Published

2020-06-14

How to Cite

Gole, M. P., Fattah, S., & Handayani, H. T. (2020). Pengaruh pemberian pakan konsentrat mengandung tepung bonggol pisang yang difermentasi dengan khamir (Saccharomyeces cerevisiae) terhadap metabolit darah kambing lokal betina. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 2(2), 852–858. https://doi.org/10.57089/jplk.v2i2.261

Issue

Section

Articles