Efek Pemanfaatan limbah kubis (Brassica olaracea ) dalam ransum terhadap konsumsi dan kecernaan bahan kering, bahan organik, dan neutral detergent fiber (NDF) ransum ternak kambing kacang
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v2i4.283Keywords:
diet, cabbage, waste, intake, digestibility, kacang goatsAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan limbah kubis dalam ransum terhadap konsumsi dan kecernaan bahan kering, bahan organik dan neutral detergent fiber (NDF) ransum ternak kambing kacang. Sebanyak 4 ekor kambing kacang, umur 11-12 bulan dengan berat badan 15-19kg (±17kg), KV 6,74% digunakan sebagai ternak percobaan. Rancangan bujur sangkar latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan digunakan sebagai rancangan percobaan. Ransum perlakuan disusun dalam bentuk ransum komplit (TMR/total mixed ration) dengan perbandingan rumput kering dan konsentrat 60:40. Perlakuan yang diterapkan adalah T0: ransum tanpa (0%) tepung limbah kubis, T1: ransum + 10% tepung limbah kubis, T2 : ransum + 15% tepung limbah kubis dan T3 : ransum + 20% tepung limbah kubis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah kubis dalam total mixed ration tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi bahan kering, bahan organik, neutral detergent fiber maupun kecernaan neutral detergent fiber, sedangkan kecernaan bahan kering dan bahan organik nyata (P<0,05) dipengaruhi perlakuan. Disimpulkan bahwa pemanfaatan limbah kubis dalam ransum ternak kambing tidak berpengaruh terhadap konsumsi bahan kering, bahan organik, neutral detergent fiber, dan kecernaan neutral detergent fiber namun dapat meningkatkan nilai kecernaan bahan kering dan bahan organik ransum ternak kambing kacang. Disarankan limbah kubis untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak kambing karena tidak memberikan efek negatif dan pemanfaatan limbah kubis 20% dalam ransum ternak meningkatkan kecernaan ransum.
References
Abun., D. Rusmana dan D. Saefulhadjar. 2007. Efek pengolahan limbah sayuran secara mekanis terhadap nilai kecernaan pada ayam kampung super JJ-101. Jurnal Ilmu Ternak. Vol. 7 (2):81-86
Afriyanti, M., 2008. Fermentabilitas dan kecernaan in vitro ransum yang diberi kursin bungkil biji jarak pagar (Jatropha curcas L.) pada ternak sapi dan kerbau. Skripsi Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Bogor
Aliudin, Sarjiman, Suharno dan Sutardi. 2000. Laporan Teknis Pengkajian Pola Tanam Sayuran. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Ungaran
Anitasari, L. 2001. Pengaruh Tingkat Penggunaan Limbah Tape Singkong dalam Ransum terhadap Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Ransum Domba. Tesis. The Rector Animal Science Blog.
Arora, S. P .1995. Pencernaan Mikroba pada Ruminansia. Diterjemahkan: Srigandono B, Sri Murwani. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Asminaya, N. S., 2007. Penggunaan ransum komplit berbasis sampah sayuran pasar untuk produksi dan komposisi susu kambing perah. Thesis. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Bamualim, A. 1988. Prosedurdan Parameter dalam Penelitian PakanTernak di Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kupang
Bamulim. A.M., J. Nulik, dan R.C. Gutteridge. 1990. Usaha Perbaikan Pakan Ternak Sapi di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Penelitian Pengembangan Pertanian 9(2): 38-44
Biyatmoko, D. 2014. Profil acid detergen fiber (ADF) dan Neutral Detergen Fiber (NDF) Produk Fermentasi Jerami Padi Menggunakan Mikrobia Cairan Rumen. Media sains. 7 (1) : 7-11. ISN 2085-3548.
Cakra, I.G.L.O., I.G . Suwena, dan N. M. Sukmawati. 2005. Konsumsi dan Koefisien Cerna Nutrien pada Kambing Peranakan Etawah (PE) yang diberi Pakan Konsentrat ditambah Soda Kue (Sodium bikarbonat). Skripsi.
Church dan Fontenont. 1979. Digestiva Phsiology and Nutrition Of Ruminants, Volume 2Nutrition. McGrew-Hill Book Company, New York
Dahlanuddin, 2004. Feeding tree legumes during late pregnancy and early lactation to reduce mortality and improve growth rate of goat kids. Proc. 11th AAAP Congress. Kuala Lumpur, Malaysia 5-9 September 2004. Vol. 3:321-324.
Fajriati, A. 2017. Konsumsi dan Daya Cerna NDF dan ADF Pakan Komplit yang Mengandung Kadar Pulp Kakao Berbeda pada Kambing Peranakan Ettawa. Skripsi . Fakultas Peternakan. Universitas Hasanuddin Makassar.
Harahap, Y. P. 2011. Pelepah dan Daun Kelapa Sawit Terfermentasi oleh Aspergillus niger dalam Konsentrat terhadap Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Ransum pada Sabi Bali (Bos sondaicus). Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara.
Haryanto, B., Supriyati, Amilus Thalib, Surayah, Abdurahman, dan K. Sumanto. 2002. Penggunaan probiotik dalam upaya peningkatan Fermentasi mikrobial rumen. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Balai Penelitian Ternak . Bogor. Hal 206-208.
Indayani, D. 2014. Pengaruh Pemberian Wafer Pakan Komplit Yang Mengandung Berbagai Level Tongkol Jagung Terhadap Konsumsi Bahan Kering, Bahan Organik Dan Protein Kasar Pada Kambing Kacang Jantan. Skripsi. Fakultas Peternakan , Universitas Hasanudin, Makasar
Kamalidin. 2012. Pengaruh formulasi complete feed terhadap kinerja ternak domba ekor tipis. Tesis Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Kearl, L.C. 1982. Nutrient Requirement of Ruminant on Developing Countries. International Feedstuffs Institute, Utah Agricultural Experiment Station, Utah State University. Logan Utah.
Marten, D.R. 1994. Regulation of forage intake. In: Forage Quality, Evaluation, andUtilization.G.C. Fahey Jr. (Ed.).American Society of Agronomy, Crop Science Society of America, Soil Science Society of America. Madison, Wisconsin, USA. pp. 450-493.
Mulyono .2005. Teknik Pembibitan Kambing dan Domba. Penebar Swadaya, Jakarta.
Muktiani, A., J. Achmadi, B. I. M. Tampoebolon dan R. Setyorini. 2013. Pemberian Silase Limbah Sayuran Yang Disuplementasi Dengan Mineral dan Alginat Sebagai Pakan Domba. 2013. Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan UNDIP. JITP Vol. 2 No. 3, hal 145.
Nugroho, A.R.P., A. Natsir, dan S. Hasan. 2013. Pemanfaatan Nutrisi Ransum Komplit dengan Kandungan Protein Berbeda pada Kambing Kacang Merica Jantan.Pascasarjana Ilmu dan Teknologi Peternakan Universitas Hasanuddin. Makassar.
Nurfaini A. 2015. Konsumsi NDF dan ADF Pellet Pakan Komplit Berbasis Tongkol Jagung dengan Sumber Protein Berbeda pada Kambing Kacang Jantan. Skripsi . Fakultas Peternakan. Universitas Hasanuddin Makassar.
Oktarina, K., E. Rianto, R. Adiwinarti, dan A. Purnomoadi. 2004. Retensi protein pada Domba Ekor Tipis jantan yang mendapat pakan penguat dedak padi dengan aras yang berbeda. J. Pengembangan Peternakan Tropis Spec. Ed. 1: 110-11
Paramita, W. L., W. E. Susanto, dan A. B. Yulianto 2008. Konsumsi dan kecernaan bahan kering dan bahan organik dalam haylase pakan lengkap ternak sapi peranakan ongole. Media Kedokteran Hewan 24:59-62.
Parakkasi, A.1999. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminan. Cetakan Pertama. Penerbit UIP, Jakarta.
Puastuti, W. 2005. Tolok Ukur Mutu Protein Ransum dan Relevansinya dengan Retensi Nitrogen serta Pertumbuhan Domba. Disertasi. Sekolah Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 19
Pramono, E. 2016. Daya Cerna Bahan Kering dan Bahan Organik Pelet Pakan Komplit Berbasis Tongkol Jagung dengan Sumber Protein berbeda pada Kambing. Skripsi. Fakultas Peternakan ,Universitas Hasanuddin Makassar
Pond, W.G., D.C. Church & K.R. Pond. 1995. Basic Animal Nutrition and Feeding. 4th ed. John Willey and Sons, Canada
Ranjhan, S.K. dan N.N. Pathak. 1979. Management and Feeding of Buffaloes. Vikas Publishing House PVT LTD. New Delhi.
Ramli, N.T, M. Ridla, T.Toharmat, dan L. Abdulla., 2009. Produksi dan Kualitas Susu Sapi Perah dengan Pakan Silase Pakan Komplit Berbasis Sumber Serat Sampah Sayuran Pilihan. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Boagor
Saputra, F. F. J. Achmadidan E. Pangestu. 2013. Efisiensi Pakan Komplit Berbasis Ampas Tebu Dengan Level Yang Berbeda Pada Kambing Lokal. Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro Animal Agriculture Journal 2(4): 137-147
Sarwono, 2012.Beternak Kambing Unggul.Jakarta : Penebar Swadaya
Sianipar, J. L. P. Batubara, S. p. Ginting, K. Simanihuruk dan A. Tarigan. 2003. Analisis potensi ekonomi limbah dan hasil ikutan perkebunan kelapa sawit sebagai pakan kambing potong. Laporan Hasil Penelitian. Loka Penelitian Kambing Potong Sungai Putih.Sumatera Utara.
Sutardi, T. 1980. Landasan Ilmu Nutrisi. JilidI. Departemen Ilmu Makanan Ternak. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Susangka, I., K. Haetami dan Y. Andriani. 2006. Evaluasi Nilai Gizi Limbah Sayuran dengan Cara Pengolahan Berbeda dan Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan Ikan Nila. Laporan Penelitian. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran, Bandung.
Steel RGD dan JH Torrie. 1991. Prinsip dan Prosedur Statistika Suatu Pendekatan Beometri. Edisi ke-2, Cetakan 2. Alih Bahasa: B. Sumantri. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Tillman, A. D. Haris. H. Soedomo R., Soeharto P., dan Sokarno L. 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press. Fakultas Peternakan UGM.
Van Soest, P. J. 1994. Nutritional Ecology of the Ruminant (2nd Ed.). Cornell Univ. Press, Ithaca, NY










