Pengaruh kombinasi tepung putak tepung daun dan minyak kelapa terhadap performa dan mortalitas ayam broiler
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v2i4.291Keywords:
broiler, putak, moringa leaves, coconut oil, performance, mortalityAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi tepung putak, tepung daun kelor dan minyak kelapa terhadap performa dan tingkat mortalitas ayam broiler. Dalam penelitian ini menggunakan 64 ayam dengan 4 perlakuan 0,0% ,5%, 10%, 15%. Setiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 4 ekor ayam. Ransum perlakuan diberikan pada ayam umur 7-35 hari. Pengambilan data setiap semingggu sekali selama 4 minggu. Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) Kesimpulan, makin meningkatnya kombinasi tepung putak dan daun kelor cenderung menurunkan konsumsi ransum, pemberian 5% kombinasi tepung putak, daun kelor dan minyak kelapa mendapatkan pertambahan bobot badan ayam tertinggi yaitu 1263,27 gram/ekor, konversi ransum menunjukkan perbedaan yang nyata.
Â
Kata kunci : broiler, putak, daun kelor, minyak kelapa, performa, mortalitas ayam broiler
Â
Â
The aim of this research is to evaluate the effect of feeding combination of putak meal, Moringa leaves meal and coconut oil on the performance and mortality rates of broiler chickens. The research used 64 chickens in completely randomized design 4 treatments of 0.0%, 5%, 10%, 15% with 4 replicates (4 chicken per replicate). Treatment diet was fed to the chicken during 7-35 days of age. Data collection were carried out once a week for 4 weeks. Statistical analysis shows that effect of treatment is not significant (P <0.05) on .either performance or mortality of the broiler. The conclusion is that increasing combination of putak meal and moringa leaves tends to reduce feed intake; and level 5% combination of putak meal, moringa leaves meal and coconut oil performs the highest chicken body weight gain that is 1263.27 g/chick, significant difference (P<0.50 in feed conversion.
Â
Keywords:Broiler, putak, moringa leaves, coconut oil, performance, mortality
References
Amrullah,L.K.2004. Nutrisi Ayam Brolier.Edisi ke-2. Penerbit Lembaga Satu Gunung Budi Bogor.
Analiysa. L. 2007. Efek Penggunaan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) dalam Pakan Terhadap Berat Organ Dalam, Glukosa Darah Dan Kolesterol Darah Ayam Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya. Malang.
Anggorodi,R.1995.Kemajuan Muthakir Dalam Makanan Ternak Unggas. PT.Gramedia. Jakarta.
Bamualim, A.M, 1989. Pengaruh Tingkat Penggunaan Putak Gewang dalam Ransum Terhadap Konsumsi Pakan, Pertambahan Bobot Badan dan Konversi Pakan pada Itik. Sub Balai Penelitian Peternakan Lili. Kupang
Bell, D. D. and W. D. Weaver Jr. 2002. Commercial Chicken Meat and Egg Production. 5th Ed. Springer Science Business Media Inc. New York.
Cherry, J. A. 1982. Non caloric effect of dietary fat and cellulose on the voluntary feed consumtionof white leghorn chicken. Poult. Sci. 61 :34550.
Cwayita, W. 2014. Effects of feeding Moringa oleifera leaf meal as an additive on growth performance of chicken, physico- chemical shelf-life indicators, fatty acids profiles and lipid oxidation of broiler meat. Masters Thesis Faculty of Science and Agriculture, University of Fort Hare, Alice, South Africa.
Cooke KM, Bernard JK, West JW. 2008. Performance of dairy cows feed annual ryegrass silage and corn silage with steam-flaked or ground corn . Jurnal Dairy Sci 91 : 2417- 2422.
Departemen Pertanian. 2014.Statistik Pertanian 2014. Pusat Data Statistik dan Informasi Pertanian . Departemen Pertanian, Indonesia.
Donovan, P.,2007. Moringa oleifera: The miracle tree. www.naturalnews.com (Diakases 20 Oktober 2019).
Fadillah. 2004. Panduan Mengelola Peternakan Ayam Broiler Komersial.Cetakan pertama. Agromedia Media Pustaka. Jakarta.
Fuglie, L.,2001. The Miracle Tree, ( The multiple antributes of moringa). CWS. Dkar, Sinegal.
Gadzirayi, C.T., B. Masamha, J.F. Mupangwa,and S. Washaya. 2012. Performance of broiler chickens fed on mature Moringa oleifera leaf meal as a protein supplement to soyabean meal. Int. J. poult. Sci., 11(1):5-10.
Ichwan M.W.2003.Membuat Pakan Ayam Ras Pedaging. Penerbit PT. Agromedia Pustaka, Jakarta
Kakengi, A.M.V., J.T. Kaijage, S.V. Sarwatt, S. K. Mutayoba, M. N. Shem, and T. Fujihara. 2007. Effect of Moringa oleifera leaf meal as a subtitute for sunflower seed meal on performance of laying hens in Tanzania. Int. J. Poult. Sci., 9: 363-367
Kartasudjana, R. Dan E.Suprijadna. 2006. Manajemen Ternak Unggas. Penebar Swadaya, Jakarta
Kote, M. dkk. 2020. Putak Sebagai Pakan Suplemen Bagi Ternak. Balai Pengkajian TeknologiPertanian,Kupang
Lacy, M. Dan Vest, L.R.2000. Improving feed conversion in broiler : a guide for growers.
Mahfudz. 2009. Karkas dan Lemak Abdominal Ayam Pedaging yang diberi Ampas Bir dalam Ransum. Prosiding Seminar Nasional Kebangkitan Peternakan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Bogor
Mcdonal, P., Edwards, A. R., Green Halg, J. F. D., and Morgan. 1995. Animal Nutrition. Fith Editing, on Wiley and Sons Inc,New York.
Mustafa, H. 1988. Penggunaan Pemberian Tepung Putak (Coripha gebanga) sebagai Pengganti Jagung dalam Ransum terhadap Pertambahan Bobot Badan Anak Babi peranakan VDL. Skripsi. Fakultas Peternakan Undana. Kupang.
Nesheim, M. C., R. E. Austic and L. E. Card. 1979. Poultry Production. 12th edn. Lea and Febiger, Philadelphia
.
Nina Y. 2007. Pengaruh Subtitusi Jagung dengan Campuran Tepung Bongol Pisang, Dedak Padi dan Minyak Kelapa dalam Ransum terhadap Kecernaan Energi dan Protein Ayam Broiler. Skripsi. Fakultas Peternakan Undana, Kupang
North, M. O. and D. D. Bell, 1990. Commercial Chicken Production Manual. 4th Ed. Van Nostrand Reinhold; New York.
Nullik J, Fernandez PTh, Bamualim A, 1988. Pemanfaatan dan produksi putak sebagai sumber energi makanan ternak sapi dan kambing. Laporan Penelitian Komponen Teknologi Peternakan, Main Base Kupang 1987–1988. Proyek NTASP. BPPP Deptan.
Olugbemi, T.S., S.K. Mutayoba, and F.P. Lekule. 2010a. Effect of Moringa oleifera inclusion in cassava based diets fed to broiler chickens. Int. J. Poult. Sci., 9: 363-367.
PT. Charoen Phokphand Indonesia, 2006. Manajemen Broiler Modern, Kiat-kiat Memperbaiki FCR. Tecnical Service and Development Department.
Rasyaf, M. 2008. Panduan Beternak Ayam Pedaging. Penebar Swadaya. Jakarta
Rizal, Y. 2006. Ilmu Nutrien Unggas. Andalas University Press. Padang
Sarjono HT., 2008. Efek Penggunaan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera,lam) Dalam Pakan terhadap Persentase Karkas, persentase deposisi daging dada, persentase lemak abdomial dan kolesterol daging ayam pedaging. Skripsi Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, Malang.
Scott, M.L., MaIden C. Nesheim and Robert, J. Young. 1982. Nutrion of The Chicken.M.L. Scott & Associates. Ithaca. New York.
Siregar, A.P.M. Sabrani dan S. Pramu, 1982. Teknik Beternak Ayam Pedaging di Indonesia. Cetakan Kedua, Margie Grup, Jakarta.
Siswohardjono, W., 1982. Beberapa Metode Pengukuran Energi Metabolis Bahan Makanan Ternak pada Itik. Makalah Seminar Fakultas Pasca Sarjana. Inastitut Pertanian Bogor, Bogor.
Sjofjan, O. 2008. Efek penggunaan tepung daun kelor (Moringa oeifera) dalam pakan terhadap penampilan produksi ayam pedaging. Seminar Nasional Teknologi Peternakan danVeteriner, Bogor.
Steel, R.G.D, and J.H. Torrie, 1991. Prinsip dan Prosedur Statistika. Edisi kedua. Penerjemah Bambang Soemantri, PT. Gramedia Jakarta. Kedua. Penerjemah Bambang Soemantri, PT. Gramedia, Jakarta.
Sudaro, Yani dan Anita Siriwa. 2007. RansumAyam dan Itik. CetakanIX. PenebarSwadaya. Jakarta.
Tillman, A.D., H. Hartadi, S. Reksohadiprojodo, S. Prawirokusumo dan S. Lebdosoekojo. 1998. Ilmu makanan ternak. Cetakan ke-4.Gadjah Mada, University Press.Yogyakarta.
Wahju J. 2004. Ilmu Nutrisi Unggas. Yogyakarta (ID): Gajah Mada University Press.
Zuprizal dan M. Kamal. 2018. Nutrisi dan Pakan Unggas. Jurusan Nutrisi Makanan Ternak. Fakultas Peternakan UGM, Yogyakarta










