Pengaruh pemberian pakan konsentrat yang mengandung tepung tongkol jagung terfermentasi terhadap konsumsi kecernaan karbohidrat dan lemak kasar pada sapi bali dara pola peternak
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v2i4.296Keywords:
corn corb, concentrate, intake, fat, carbohydrate, digestibility, bali heiferAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan konsentrat mengandung tepung tongkol jagung terfermentasi terhadap konsumsi kecernaan lemak kasar dan karbohidrat ransum sapi Bali dara. Penelitian ini digunakan 4 ekor sapi Bali betina dara pada kisaran umur 1 – 1,5 tahun dengan kisaran berat badan 100-115kg dengan rataan 104,75kg . Metode yang digunakan adalah metode percobaan menggunakan rancangan bujur sangkar latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 periode sebagai ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah R0 = pakan pola peternak (lamtoro) + 1kg pakan konsentrat tanpa tepung tongkol jagung terfermentasi, R1 = pakan pola peternak + 1kg pakan konsentrat mengandung 10% tepung tongkol jagung terfermentasi, R2 = Pakan pola peternak + 1kg pakan konsentrat mengandung 20% tepung tongkol jagung terfermentasi, R3 = Pakan pola peternak + 1kg pakan konsentrat mengandung 30% tepung tongkol jagung terfermentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata P<0,01 terhadap konsumsi lemak kasar sedangkan tidak berpengaruh nyata P>0,05 terhadap konsumsi karbohidrat, kecernaan lemak kasar dan kecernaan karbohidrat ransum sapi Bali dara. Berdasarkan hasil pembahasan maka disimpulkan bahwa penambahan tepung tongkol jagung terfermentasi denagn level yang berbeda – beda mampu meningkatkan pengaruh yang berbeda antar konsumsi karbohidrat, kecernaan lemak kasar dan kecernaan karbohidrat namun dengan penambahan tepung tongkol jagung terfermentasi dengan level 20% memberikan pengaruh yang nyata terhadap konsumsi lemak kasar.
Â
Kata kunci: tongkol jagung, fermentasi, konsentrat, konsumsi, kecernaan, lemak, karbohidrat, sapi Bali
Â
Â
The study aimed at evaluating the effect of feeding containing fermented corneocorb cocentrate on intake to digestibility, intake crude fat and carbohidrate matter of Bali heifers. There were 4 Bali heifers 1 – 1,5 old years with 100 – 115kg initial (avg 104,75kg) initial body weight used inthe study. Trial method using 4x4 latin square design was applied in the study. The 4 treatmens offered were: R0 : commonly practice + 1kg cocentrate without fermented corncorb: R1 commonly practice + 1kg cocentrate containing 10% corncobs meal fermented R2 common practice + 1kg concentrate containing 20% fermented coencorb meal: and R3 common practice + 1kg cocentrate containing 20% fermented coencorb meal. Data where tabulated and analyzed using analisis of variance (Anova) test. Statistical analysis shows that the effect of treatment is significant (P< 0,01) on intake crude fat, but not significantly (P>0,05) on carbohidrate intake and digestibility of crude fat and digestibility carbohidrate. The conclusion is that different able to inprove different influences betweeen consumption carbohidrate, digestibility crude fat and digestibility carbohidrate, however with additions flour cob corn fermented with level 20% give away influence that real to consumption crude fat.
Â
Keywords: corn corb, concentrate, intake, fat, carbohidrate, digestibility, Bali heifer
References
Cakra, IGLO., Suwena IGM., & Suci Sukmawati NM. 2005. Konsumsi dan koefisien cerna nutrien pada kambing peranakan etawah (PE) yang diberi pakan konsentrat ditambah soda kue (sodium bikarbonat). Majalah Ilmiah Peternakan. Vol 8(3): 76-80.
Engkus, AY., Nono N., dan Ristianto U. 2012. Pengaruh substitusi silase isi rumen sapi pada pakan basal rumput dan konsentrat terhadap kinerja sapi potong. Buletin Peternakan Vol. 36 (3): 174-180.
Jelantik, IGN. And R.Compland. 2009. Cara praktis menurunkan angka kematian meningkatkan pertumbuhan pedet sapi Bali melalui pemberian pakan suplemen Undana press Kupang
Koddang MYA. 2008. Pengaruh tingkat pemberian konsentrat terhadap daya cerna bahan kering dan protein kasar ransum pada sapi Bali jantan yang mendapatkan rumput raja (pennisetum purpurephoides) adlibitum. Jurnal Agroland. Vol 15 (4); 347-352.
Lopez G., Ros G., Rincon F., Periago MJ., Martinez MC., dan Ortuno J. 1996. Relationship between physical and hydration properties ofsoluble and insoluble fiber of artichoke. J. Agric. Food Chem. 44:2773-2778.
Mirwandhono RE. 2003. Berbagai usaha memintas rumenkan asam lemak tak jenuh. IPB. Bogor.
McDonald, P., Edwards, RA., Greenhalgh, JFD., Morgan, CA., Sinclair. L.A., and Wilkinson, RG. 2010. Animal nutrition. Seventh edition. Longman, New York.
Norton, BW. 1973. Nutrition biochemestry of cattle. Production Course University Agriculture Malaysia, Australia- Asean University Corporation Scheme.
Nanda. 2014. Penampilan produksi sapi Bali yang diberi pakan dengan berbagai level pelepah sawit. J. Agromedia. Vol 32(2): 52 – 63
Parakkasi, A. 1999. Ilmu nutrisi dan makanan ternak ruminan. Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta
Paramita WL, Susanto WE, Yulianto AB. 2008. Konsumsi dan kecernaan bahan kering dan bahan organik dalam haylase pakan lengkap ternak sapi peranakan ongole. Media Kedokteran Hewan Vol. 24 (59-62).
Setyadi JH Dan Suparwi TR. 2013. Kecernaan bahan kering dan bahan organik tongkol jagung (zea mays) yang difermentasi dengan aspergillus niger secara in vitro. Jurnal Ilmiah Peternakan 1(1):170-175
Sihombing G., Wara P., dan Ginanjar A. 2010. The influence of earthworm flour (lumbricus rubellus) use to digestion of dry matter and organic matter digestibility local male sheep feed. Jurnal Caraka Tani Vol XXV (1): 80-86.
Sobang, YUL. 2005a. Karakteristik sistem penggemukan sapi pola gaduhan menurut zona agroklimat dan dampaknya terhadap pendapatan petani di Kabupaten Kupang NTT. Bulletin Nutrisi Fapet Undana. ISSN: 1410-1691. Edisi Maret Vol. 8 Vol 2.
Sobang, YUL. 2005b. “Keragaan dan strategi pengembangan ternak ruminan di NTTâ€. Prosiding: Seminar nasional peternakan. Kupang, 30 Sep-02 Okt 2005. Editor : Dr. Kartiaso. ISBN: 979:97017-5-9. Hal: 96-109.
Steel. RGD., Dan Torrie JH. 1993. Prinsip dan prosedur statistika. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta
Tillman, ADH., Hartadi, S., Reksohadiprodjo S., Prawirokusumo, dan Lebdosoekojo S. 1998. Ilmu makanan ternak dasar. Yogyakarta: Gadjah Mada Universirty Press.
Van Soest PJ. 1994. Nutritional ecology of the ruminant. Second Edition. Comstock Publishing Associates Cornell University Press. A Division of Ithaca and London
Ward JW and Perry TW. 1982. Enzymatic conversion of corn cobs to glucose with Trichoderma viride, fungus and the effect on nutritional value of the corn cobs. Journal Of Animal Science, Vol. 54, (3); 609-619










