Pengaruh Penggunaan campuran Tepung umbi dan Daun Ubi Ungu (Ipomoea Batatas L.) dan Minyak Kelapa Sebagai Pengganti Jagung dalam Ransum Terhadap Bobot Badan Akhir, Persentase Karkas, Non Karkas, Lemak Abdominal Dan Mortalitas Broiler (Effect of using tube
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v1i4.443Keywords:
purple sweet potato, body weight, carcass, non carcass, abdominal fat, mortality, broilerAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kombinasi ubi, daun ubi ungu (Ipomoea batatas L.) dan minyak kelapa sebagai pengganti jagung dalam ransum terhadap bobot badan akhir, persentase karkas, non karkas, lemak abdominal dan mortalitas ayam pedaging. Materi yang digunakan 96 ekor ayam pedaging. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Adapun perlakuan dalam penelitian ini adalah R0 ; 50% jagung + 50% konsentrat, R1 ; 33,33% jagung + 50% konsentrat + 16,67% kombinasi ubi dan daun ubi serta minyak kelapa untuk menggantikan jagung, R2 ; 16,67% jagung + 50% konsentrat + 33,33% kombinasi ubi dan daun ubi ungu serta minyak kelapa untuk menggantikan jagung, R3 ; 50% konsentrat + 50% kombinasi ubi dan daun ubi ungu serta minyak kelapa untuk menggantikan jagung. Variabel yang diteliti adalah bobot badan akhir, berat karkas dan persentase karkas, lemak, abodominal dan dan mortalitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan kombinasi ubi ungu dan daunnya serta minyak kelapa sebagai pengganti jagung sebanyak 66,66 % dalam ransum dapat meningkatkan bobot badan akhir, persentase karkas dan lemak abdominal broiler.
Kata kunci : ubi ungu, bobot, karkas, non karkas, abdominal, mortalitas, broiler
The aim of the study was to evaluate the effect of using purple sweet potatoes tuber and leaves (Ipomoea batatas L.) meal with coconut oil substituting corn in the diet on final body weight, carcass, non carcass percentage, abdominal fat and mortality rate of broiler. In this study 96 broiler chickens were used. applying completely randomized design (CRD) 4 treatments with 6 replicates. The treatments offered were: R0; 50% Corn + 50% layer concentrate, R1; 33.33% Corn + 50% layer concentrate + 16.67% tuber and leaves purple sweet potato meal with coconut oil substituting corn; R2: 16.67% Corn +50% layer concentrate + 33.33% tuber and leaves purple sweet potato meal with coconut oil substituting corn; R3; 50% layer concentrate + 50% tuber and leaves purple sweet potato meal with coconut oil substituting corn. Variable studied were: final weight, carcass weight and carcass percentage, abdominal fat and mortality. The sonclusion is that using tuber and leaves purple sweet potato meal with coconut oil substituting corn up to 66.66% in the diet could increase final body weight, percentage of broiler carcass but reduced abdominal fat percentage.
Keywords: purple sweet potato, body weight, carcass, non carcass, abdominal fat, mortality, broiler.
References
Adewolu MA. 2008. Potentials of sweet potato (Ipomoea batatas) leafmeal as dietary ingredient for Tilapia zilli fingerlings. Pak J Nutr 7(3): 444-449.
Antia S, Akpan EJ, Okon PA, Umoren IU. 2006. Nutritive and antinutritive evaluation of sweet potato (Ipomoea batatas) leaves. PakJ Nutr 5 (2): 166-168.
Darmawan. (2008). Kebutuhan Dasar Manusia. Jakarta : Salemba Medika.
Ekenyem BU, Madubuike FN. 2006. An assessment of Ipomoeaascarifolia leaf meal as feed ingredient in broiler chick production.Pak J Nutr 5: 46-50.
Ferrini, G., Manzanilla EG., Menoyo D., Esteve – garcia, E., Baucells M.D, BarroetaA.C. 2010. Effects of dietaryn-3 fatty acids in fat metabolism and thyroidhormone levels when compared todietary saturated fatty acids in chickens.Livestock Science. (131): 287 – 291
Haro C V. 2005. Interaction between dietary polyunsaturated fatty acids and vitamin E in body lipid compositionand α-tocopherol content of broiler chickens [Thesis].[Barcelona (Spain)]: Universitat Autonoma de.
Hartadi, H., Reksohadiprojo, S., Tilman, A. D., 2005. Indonesian Feed Composition Tables. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Hong TTT, Ogle B, Van Ann L, Lindberg JE. 2005. Utilization of ensiledsweet potato (Ipomoea batatas (L.) Lam) leaves as a proteinsupplement in diets for growing pigs. Trop Anim Health Prod 37: 77-88.
Miettinen, T.A. 1987. Dietary fiber and lipids. J. Ani.Sci. 45 : 1237 – 1242.
Murtidjo, B. A. 1987. Pedoman Meramu Pakan Unggas. Cetakan 1. Penerbit Kanisius, Yokyakarta.
Murtidjo, B.A. 2003. Pemotongan dan Penanganan Daging Ayam. Yogyakarta : Kanisius
Prior, R.L., Wu, X., and Schaich, L., 2005, Standarized for the determination of antioxidant capacity and phenolics in food and dietary supplements, J. Agric. Food Chem. , pp 55: 2698 A-J.
Resnawati, H. 2010. Inovasi Teknologi Pemanfaatan Bahan Pakan Lokal Mendukung. Pengembangan Industri Ayam Kampung. Orasi Pengukuhan Profesor Riset Bidang Pakan dan Nutrisi Ternak. Bogor, 21 Juni 2010. Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian.
Soeparno, 1992. Ilmu Dan Teknologi Daging. Edisi I. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Sumardika, I. W. & Jawi, I. M., 2012. Ekstrak Air Daun Ubi Jalar Ungu Memperbaiki Profil Lipid dan Meningkatkan Kadar SOD Darah Tikus Yang Diberi Makanan Tinggi Kolesterol. Medicina, Volume 43, pp. 67-71.
Suprijatno, E., U. Atmomarsono, dan R. Kartosudjono. 2005. Ilmu DasarTernak Unggas. Penebar Swadaya. Jakarta
Wahju. 1992. Ilmu makanan ternak. Jogjakarta: Universitas Gajah Mada Press.
Yudiono, Kukuk. 2011. “Ekstraksi Antosianin dari Ubi Jalar Ungu (Ipomea batatas var Ayumurasaki) dengan Teknik Ekstraksi Subcritical Waterâ€. Jurnal Teknologi Pangan Vol. 2 No.1 p.1-30.
Wea, R. 2010. Identifikasi Komposisi Tubuh Babi Timor Jantan Yang Dipelihara Secara Ekstensif. Vol14(3). Hal 358-364
Yusmaini. 2008. Pengaruh Suhu Panas dan Umur Pemotongan terhadap BobotRelatif, Lemak Abdominal Kandungan Lemak Daging Paha dan KolesterolTotal Plasma Darah Ayam Pedaging. Skripsi. Fakultas Peternakan.Universitas Andalas. Padang.
Zuidhof, M. J. R., H. McGovern, B. L. Schneider, J. J. R. Feddes, F. E. Robinson,and D. R. Korver. 2004. Implications of preslaughter feeding cues for broiler behavior and carcass quality livestock development division, pork, poultry and dairy branch, alberta agriculture, food and rural development. Poultry Res. 13:335--341.










