Pengaruh Pemberian Pakan Komplit Fermentasi Serasah Gamal dan Batang Pisang dengan Imbangan yang berbeda Terhadap Biokimia Darah Kambing Kacang Jantan (Effect Of Fermented Complete Feed Providing Contained With Different Ratio Of Gliricidia Dried Leaf Litter And Banana Rod On Blood Biochemical Of Male Kacang Goats)
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v1i4.462Keywords:
Biochemical, blood, gliricidia, banana, stem, goatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan komplit fermentasi serasah gamal dan batang pisang dengan rasio yang berbeda terhadap biokimia darah kambing kacang jantan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Keempat perlakuan tersebut adalah P0S70 : Serasah Gamal 70% dan Konsentrat 30%, P30S40 : Batang Pisang 30%, Serasah Gamal 40%, Konsentrat 30%, P40S30 : Batang Pisang 40%, Serasah Gamal 30%, dan Konsentrat 30%, P70S0 : Batang Pisang 70% dan Konsentrat 30%. Parameter yang diukur terdiri dari Eritrosit, PCV (Packet Cell Volume) dan Haemoglobin Darah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Of Variance (ANOVA). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian pakan komplit fermentasi serasah gamal dan batang pisang dengan imbangan yang berbeda menghasilkan nilai eritrositnya bervariasi antara 7,83-8,65 juta/mm3, nilai PCV bervariasi antara 46,1-54,8%, dan nilai haemoglobin 15,3-18,2 mm3. Hasil analisis statistiknya menunjukan perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap Eritrosit, PCV, Hemoglobin (g/dl). Dapat disimpulkan bahwa perbedaan rasio batang pisang dan serasah gamal tidak mempangaruhi Eritrosit, PCV, Hemoglobin dan berada pada kisaran normal darah kambing kacang.
Kata Kunci: Biokimia darah, serasah gamal, batang pisang, kambing kacang.
The aim of this study was to determine the effect of feeding fermented complete feed containing different ratios of gliricidia dried leaves meal and banana stem on blood biochemical of kacang billy. Experiment methode used was 4x4 latin square with 4 treatments, i.e P0S70: 70% gliridia dried leaves meal + 30% concentrate; P40S30: 40% banana stem + 30% gliridia dried leaves meal + 30% concentrate; P30S40: 30% banana stem + 40% gliridia dried leaves meal + 30% concentrate; and P70S0: 70% banana stem + 30% concentrate. Variabels measured were concentration of erythrocyte, packed cell volume (PCV), and blood haemoglobin. Data collected were analysed using Analyses of Varience (ANOVA). Results show that feeding fermented complete feed containing different ratios of gliricidia dried leaves meal and banana stem performed erythrocytes in the range 7.83-8,65 million/mm3, PCV value 46,1- 54,8%, blood haemoglobin 15.3-18.2 mm3. Statistical analysis shows that effect of treatment is not significant (P>0,05) on either erythrocyte, packed cell volume (PCV), or blood haemoglobin (g/dl). The conclusion is that feeding male kacang goats with different level of glirisidia dried leaf litter and banana rod in complete feed based result the similar erithrocyte, packed cell volume and blood haermoglobin.
Keywords: Biochemical, blood, gliricidia, banana, stem, goat.
References
Ali, A.S. Ismoyowati dan Indrasanti D. 2013. Jumlah Eritrosit, Kadar Hemoglobin dan Hematokrit pada berbagai Itik Lokal Terhadap Penambahan Probiotik dalam Ransum. Jurnal Ilmiah Peternakan.1 (3): 1001-1013.
Arifin H.D (2013) Pengaruh Substitusi Aras Daun Pepaya (carica pepaya leaf) pada Kambing Jawarandu. Program Studi Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Purworejo. Surya Agritama Volume 2 Nomor 2 Maret 2013
Arifin Z. 2008. Beberapa Unsur Mineral Esensial Mikro dalam Sistem Biologi dan Metode Analisisnya. J. Litbang. Pertanian. 27(1): 99-105.
Bhagavan N.V. and H. Chung-Eung., 2015. Metabolism of Iron and Heme. In: Essential of Medical Biochemistry (Second edition).
Bijanti RH, Eliyani, dan Soeharsono. 2011. Parameter Hematologi Kambing Kacang Desa Mojosari Rejo Driyorejo Gresik. J. Vet. Med. 4 (3): 187-190.
Budiman, R. 2007. Pengaruh Penambahan Bubuk Bawang Putih pada Ransum terhadap Gambaran Darah Ayam Kampung yang Diinfeksi Cacing Nematoda (Ascaridia galli). Skripsi. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Dhalika T, Mansyur dan Budiman A . 2012. Evaluasi Karbohidrat dan Lemak Batang Tanaman Pisang (Musa Paradisiaca. Val) Hasil Fermentasi Anaerob dengan Suplementasi Nitrogen dan Sulfur sebagai Bahan Pakan Ternak. Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Bandung. Pastura Vol. 2 No. 2 : 97 – 101
Farid R. 2013. Profil Darah Kambing Peranakan Etawah Laktasi yang Mendapat Ransum dengan Berbagai Level Indigofera Berbentuk Pellet. Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. Bogor 2013
Frandson, R. D. 1993. Anatomi dan Fisiologi Ternak. Terjemahan: B. Srigandono dan K. Praseno. Universitas Gadjah Mada Press, Yogyakarta
Jokhtan GE. 2013. Intake and digestibility of Gliricidia sepium by Buanaji bulls. International Journal in Applied Natural and Social Sciences, 1 (5) :9 – 14.
Kumari A., 2018. Heme Synthesis. In : Sweet Biochemsitry.
Lowry, J.B. 1990. Toxic Factors and Problems: Methods of Alleviating them in Animals. In: Devendra, C. (ed.), Shrubs and Tree Fodders for Farm Animals. Proceedings of a workshop in Denpasar, Indonesia, 24-29 July 1989, pp. 76-88.
Lutfiana, K., T. Kurtini dan M. Hartono. 2015. Pengaruh Pemberian Probiotik dari Mikroba Lokal terhadap Gambaran Darah Ayam Petelur. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. Vol. 3(3): 151-156.
McDonald, P., R. Edwards and J. Greenhalgh. 2002. Animal Nutrition. 6th Edition, New York.
Ogun A.S. and Valentine M., 2019. Biochemistry, Heme Synthesis.
Rahayu , Roslizawaty , Amiruddin , Zuhrawaty , T. Fadrial Karmil. 2017. Jumlah Eritrosit Kadar Hemoglobin dan Nilai Hematokrit Kambing Kacang Betina di Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. JIMVET. 01(2): 101-108 (2017)
Rochana, A., Tidi Dhalika, Atun Budiman and Kurnia A. Kamil, 2017. Nutritional Value of a Banana Stem (Musa paradisiaca Val) of Anaerobic Fermentation Product Supplemented With Nitrogen, Sulphur and Phosphorus Sources. Pakistan Journal of Nutrition, 16: 738-742.
Shokchea H, Thi Hang P, Dinh Phung. 2018. Effect of Time, Urea and Molasses Concentration on Saccharomyces Cerevisiae Biomass Production. Journal of Veterinary and Animal Research, Vol 1:1-7.
Smith, T. 2000. Some Tools to Combat Dry Season Nutritional Stress in Ruminants Under African Condition. Prociding International Animal Congress, 4-6 Sept. Isparta Turkey.
Sujono, A. 1991. Nilai Hematokrit dan Konsentrasi Mineral dalam Darah. Skipsi Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor, Bogor
Sukanten, S. K. Puma and I. M. Nitis. 1994. Effect of Cutting Height on the Growth of Glisiridia sepium Provenances grown under alley cropping system. Proc. 7th MAP. Animal Congress. Bali. ISPI. 505-506.
Sutardi, T. 1995. Ikhtisar Ruminologi. Departemen Ilmu Makanan Ternak. Fakultas Peternakan, IPB. Bogor.
Swenson, M. J. 1997. Dukes Phisiologi of Domestic Animal.Comstock Publishing Associantes A Division of Cornell Univercity Perss. Ithaca. London.
Swenson. M.J. 1988.Duke’s Physiology Of Domestic Animal.9Th Ed. Comstock Publishing Assosiates. Cornell University Press, Ithaca and London.
Tharar A, Moran JB, Wood JT. 1983. Hematology of Indonesian Large Ruminants. Tropical Animal Health and Production 15: 76-82.
Weiss, D.J and K.J. Wadrobe. 2010. Schlam’s Veterinary Hematology. 6 th ed. Blackwell Publishing, USA
Weiss, D.J and K.J. Wadrobe. 2010. Schlam’s Veterinary Hematology. 6 th ed. Blackwell Publishing, USA.
Widyono I, Sarman, T. Susmiyati, B, dan Suwignyo. 2014. Studi Nilai Hematologi Kambing Kacang. Prosiding KIVNAS Ke-13 PDHI. Palembang










