Pengaruh ketebalan mulsa organik ki rinyuh (Chromolaena odorata) terhadap panjang akar, berat akar dan rasio akar tajuk rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato

Authors

  • Martinus Tamu Ama Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana, Kupang
  • Herayanti Panca Nastiti Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana, Kupang
  • Dominggus Benyamin Osa Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana, Kupang

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v2i2.465

Keywords:

Ki rinyuh Organic Mulch, Root Length, Root Weight, Shoot Root Ratio, Brachiaria hybrid cv. Mulato

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Terpadu Lahan Kering Kepulauan Universitas Nusa Cendana, selama ± 7 bulan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ketebalan mulsa organik ki rinyuh (Chromolaena odorata) terhadap panjang akar dan berat akar serta rasio akar tajuk rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato. Materi yang digunakan adalah rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga menghasilkan 16 unit percobaan. Perlakuan M0 = tanpa mulsa, M1 = ketebalan 1 cm, M2 = ketebalan 3 cm dan M3 = ketebalan 5 cm. Variabel yang diteliti dalam penelitian adalah panjang akar dan berat akar serta rasio akar tajuk rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato. Hasil sidik ragam menunjukkan perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap panjang akar dan berat akar serta rasio akar tajuk tanaman rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato. Simpulan pemberian mulsa organik ki rinyuh (Chromolaena odorata) dengan ketebalan berbeda menyebabkan pertumbuhan panjang akar dan berat akar serta rasio akar tajuk. Rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato yang hampir sama.

 

Kata kunci: Mulsa Organik Ki Rinyuh, Panjang Akar, Berat Akar, Rasio Akar Tajuk, Brachiaria hybrid cv. Mulato.

 

The research was carried out at the Archipelago Dryland Integrated Field Laboratory of the University of Nusa Cendana, for ± 7 months. The aim of the study was to determine the effect of thickness Ki rinyuh (Chromolaena odorata) organic mulch on root length, root weight, shoot root ratio Brachiaria hybrid cv. Mulato grass. The material used is Brachiaria hybrid cv. Mulato. The research method used was the experimental method with Completely Randomized Design (CRD) consisting 4 treatments with 4 replicates to produce 16 experimental units. Treatment M0 = without mulch, M1 = thickness 1 cm, M2 = thickness 3 cm and M3 = thickness 5 cm. The variables measured in study were root length, root weight, ratio of shoot root Brachiaria hybrid cv. Mulato grass. The results analysis of variance showed that the treatment had no significant effect (P> 0.05) on root length, root weight, ratio of shoot root Brachiaria hybrid cv. Mulato grass. The Conclusion that Ki rinyuh (Chromolaena odorata) organic mulch with different thickness to root length, root weight and shoot to root ratio. Brachiaria hybrid cv. Mulato grass.

 

Keywords: Ki rinyuh Organic Mulch, Root Length, Root Weight, Shoot Root Ratio, Brachiaria hybrid cv. Mulato.

References

Aida Risqanna Khasanah, 2015 Aplikasi Urin Ternak Sebagai Sumber Nutrisi Pada Budidaya Selada (Lactuca sativa L) Dengan Sistem Hidroponik Sumbu. Skripsi Program Studi Argroteknologi Fak. Pertanian. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

BMKG, 2018. Data Curah Hujan dan Suhu Udara Kecamatan Kelapa Lima Kelurahan Lasiana Kota Kupang. BMKG Kupang

Budiasih, 2009 Respon Tanaman Padi Gogo Terhadap Cekaman Kekeringan. Ganec Swara Edisi Khusus 3:22-27.

Jadid, N. 2007. Uji Toleransi Aksesi Kapas (Gossypum hirsutum L) Cekaman Kekeringan Dengan Menggunakan Polietilena Glikol (PEG) 6000. Skripsi Tidak Dipublikasikan Malang: Jurusan Biologi Fakultas Sains Dan Teknologi Uiversitas Islam Negeri Malang.

Jamilah, 2008. Mencari Smber Pupuk Organik. Htpp;//repository.su.ac.id/ beisteram/123456 89/1133/1/ tanah-jamilah pdf. Disitir tanggal 04 agustus 2010.

Kurniasih B dan Wulandhany F (2009) Penggulungan daun, Pertumbuhan Tajuk dan Akar Beberapa Varietas Padi Gogo Pada Kondisi Cekaman Air Yang Berbeda. Jurnal Agrivita 31:118-128.

Lakitan, B. 1995 Hortikultuta I. Teori Budidaya dan Paca Panen. Raja Grafindo Persada. Jakarta. 390 hlm.

Lakitan, B. 1996.Fisiologi Tumbuhan dan Perkembangan Tanaman. Raja Grafindo Persada Jakarta.

Nurhayati dan A. Salim. 2012. Pemanfaatan Produk Samping Pertanian Sebagai Pupuk Organik Berbahan Lokal di Kota Dumai Provinsi Riau. Dalam Putu Wigena IG, NL Nurida, D Setyorini.

Palupi ER, Dedywiryanto Y 2008.Kajian Karakter Toleransi Cekaman Kekeringan pada Empat Genotipe Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq). Bul Agron 36(1): 24-32.

Prawiradiputra B., R. Sajimin, N. Purwantara, D. Herdiawan. 2006. Hijauan Makanan Ternak di Indonesia. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian. Bogor.

Rachman, A., S. H. Anderson, C. J. Gantzer, and A. L. Thompson. 2003. Influence of Long Term Cropping Systems on Soil Physical Properties Related to Soil Erodibility. Soil Scien of America Journal. Vol 67: 637- 644.

Rao, T.P. dan O. Ito, 1998. Differences In Root System Morphology and Root Respiration inRelation to Nitrogen Uptake Among Six Crop Species. Japan Agriculture Research Quartery 32 : 97-103.

Refliaty dan E.J. Marpaung. 2010. Kemantapan Agregat Ultisol Pada Beberapa Penggunaan Lahan dan Kemiringan Lereng. J. Hidrolitan. Vol 1(2).

Schuurman, J.J., and M.A. J. Goedewaagen. 1971. Methods for the Examination of Root Systems and Roots. Wageningen. The Netherlands.

Sitompul, S.M. dan B. Guritno. 1995.Analisis Pertumbuhan Tanaman. UGM-Press. Yogyakarta.

Steel, R.G.D. and J.H. Torrie, 1991. Prinsip dan Prosedur Statistik Suatu Pendekatan Biometrik. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Suardin. 2014. Kecernaan In Vitro Campuran Rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato) Dengan Jenis Legum Yang Berbeda Menggunakan Cairan Rumen Sapi. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Haluoleo.

Supijatno. 2012. Adaptasi Padi Gogo Terhadap Cekaman Ganda Di Lahan Kering.Disertasi. Institut Pertanian Bogor. 116 hal.

Suprianto E, 1998 Evaluasi beberapa varietas dan galur padi pada Kondisi Kekeringan. Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Suwardji, Utomo W.H., dan Sukartono. 2012. Kemantapan Agregat Setelah Aplikasi Biochar di Tanah Lempung Berpasir pada Pertanaman Jagung di Lahan Kering Kabupaten Lombok Utara. Buana Sains. Vol 12 (1): 61-68.

Untari, S. 2008. Pengantar Produksi Hijauan Pakan Ternak. Universitas Semarang Press, Semarang.

Downloads

Published

2020-06-14

How to Cite

Ama, M. T. ., Nastiti, H. P. ., & Osa, D. B. . (2020). Pengaruh ketebalan mulsa organik ki rinyuh (Chromolaena odorata) terhadap panjang akar, berat akar dan rasio akar tajuk rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 2(2), 888–894. https://doi.org/10.57089/jplk.v2i2.465

Issue

Section

Articles