Total Koloni Bakteri dan Kandungan Kimia Se’i yang Diolah dari Daging Sapi Bali Betina afkir Berdasarkan Skor Kondisi Tubuh yang Berbeda

Authors

  • Oktaviani Esti Bani
  • Gemini Ermiani Mercurina Malelak
  • Bastari Sabtu

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v2i3.481

Keywords:

Body Condition Score, Cuul Cow beef, Se’i

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik se’i yang diolah dari daging sapi bali betina afkir dengan skor kondisi tubuh (SKT) yang berbeda. Variabel yang diukur dalam penelitian ini yaitu total koloni bakteri, kadar air, kadar protein dan kadar lemak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 SKT yaitu : SKT 2, SKT 3, dan SKT 4. Setiap SKT terdiri dari 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SKT (skor kondisi tubuh) yang berbeda berpengaruh nyata terhadap kadar air dan kadar lemak (P<0,01). Kadar air se’i tertinggi adalah pada se’i yang diolah dari SKT 2 yaitu: 7,97%, sedangkan kadar lemak se’i terendah adalah pada se’i yang diolah dari SKT 4 yaitu: 3,36% dibanding SKT 3 dan 2. Kadar protein dan total coloni bakteri adalah sama diantara semua SKT. Disimpulkan bahwa perlakuan terbaik dalam pembuatan se’i sapi bali betina afkir adalah pada SKT 4 (agak gemuk).

Kata kunci : Skor Kondisi Tubuh, se’i, daging sapi.

The aim of this study was to evaluate the characteristic of se’i processed from culled bali cow with different body conditions score ( BCS). The variables measured were total bacterial colony, water content, protein content and fat content. This study used a Completely Randomized Design (CRD) with 3 BCS, namely: BCS 2, BCS 3, and BCS 4, each BCS consists of 3 replications. The resulst showed that different BCS (body condition score) significantly affected water and fat content (<0,01). The highest water content was in BCS 2 i=7,97±0,06, while the fat content BCS 4 (slightly fat) was the lowest = 3,36±0,08c, compared to BCS 3 and 4 Protein and total colony levels bacterial were the same among all BCS. it was concluded thatif using cull cow beef in se’i processing was BCS 4 (slightly  fat).

 Key word: Body Condition Score, Cuul Cow beef, Se’i

References

Association Of Official Analytical Chemistry (AOAC). 2005. OfficialPeroxide Value of Oils And Fats.Method Of Virginia (US): The Association Of Analitical Chemists Inc.

Bearden, H.J., and Fuquay J.W. 1984.Applied Animal Reproduction. 2nd ed. Reston Publishing Company,Inc. A Prentice-Hall Company. Reston. Virginia.

Buckle, K.A. Edward, R.A. Fleet, G.H. dan Wooton. 2009. Ilmu Pangan. Terjemahan: Hari Purnomo dan Adiono.UI-Press. Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional (BSN). 1992. Standar Nasional IndonesiaNo. 01-2908-1992. Tentang Dendeng Sapi. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Jelantik I.G.N., G.E.M. Malelak., M.R. Denoratu and C. Leo-Penu. 2014. Factors affecting the fattening efficiency of cull Bali cow offered local complete feed.The Asian-Australasian Association of Animal Production Societies Proceedings. Vol. II. Abs. P.229.

Jelantik, I.G.N., M.L. Mullik dan R.R. Copland, 2009. Cara Praktis Menurunkan Angka Kematian dan Meningkatkan Pertumbuhan Pedet Sapi Bali Melalui Pemberian Pakan Suplemen.Undana Press. Kupang.

Malelak, G.E.M. 2010.Se’i (daging asap khas Timor). Penerbit Lamalera, Jakarta.

Moelyanto, R., 1982. Penggaraman dan Pengeringan Ikan. Penebar Swadaya, Jakarta.

Otto, K. L., Ferguson, J.D., Fox, D.G., and C.J. Sniffen.1991. Relationship between body conditin score and compositionn of ninth to eleventh rib tisssue in Holstein Dairy cows.Journal Dairy Science.74:852-859.

Pelczar, M.J and Chan E.S.C. 1988. Dasar–Dasar Mikrobiologi. Penerjemah Ratna Siri Hadioetomo, Teja Imas, Sutarmi S, Tjitrosomo, Sri Lestari Angka. Penerbit Universitas Indonesia.

Rubino, 1998.Effek Curring pada Pembuatan Daging Se’I terhadap Aseptabilitas, Komposisi Gizi, Masa Simpan dan Residu Nitrit, Tesis, Program Pasca Sarjana, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Santoso, U. 2008. Mengelolahpeternakan Sapi Secara Professional. Penebar Swadaya. Jakarta.

Soeparno. 2007. Pengolahan Hasil Ternak. Penerbit Universitas Terbuka. Jakarta.

Winarno, F.G. 1986. Enzim Pangan Dan Gizi. Pt. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 155 Halaman.

Winarno, F.G., dan B.S. Laksami 1974. Kerusakan Bahan Pangan dan Cara Pencegahannya. Ghalia Indonesia, Jakarta.

Yuliana, 2008.Kinetika Pertumbuhan Bakteri Asam Laktat Isolat T5 yang berasal dari Tempoyak.Jurnal Teknologi Industri dan Hasil Pertanian.73

Downloads

Published

2020-09-24

How to Cite

Oktaviani Esti Bani, Gemini Ermiani Mercurina Malelak, & Bastari Sabtu. (2020). Total Koloni Bakteri dan Kandungan Kimia Se’i yang Diolah dari Daging Sapi Bali Betina afkir Berdasarkan Skor Kondisi Tubuh yang Berbeda. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 2(3), 999–1005. https://doi.org/10.57089/jplk.v2i3.481

Issue

Section

Articles