Kinerja Produksi Sapi Bali Penggemukan Yang Mengkonsumsi Konsentrat Mengandung Tepung bonggol Pisang Terfermentasi dengan Pakan Basal Pola Peternak (Production Performance Bali Cattle fattened with Containing fermented banana corm Cocentrates into farmers

Authors

  • Yuskal A. Lesso Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Upik Syamsiar Rosnah Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Grace Maranatha Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v1i4.504

Keywords:

performance, corm, fermentation, bali cattle, basal

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrat yang mengandung bonggol pisang terfermentasi menggunakan probiotik EM4 dengan pakan basal pola peternak terhadap kinerja produksi sapi Bali penggemukan ditingkat peternak. Materi yang digunakan adalah sapi Bali jantan sebanyak 9 ekor dengan kisaran umur 1,5-2,5 tahun dan berat badan awal 77-138 kg dengan rata-rata 102,8 kg dan KV= 19,31 %. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak kelompok (RAK) terdiri dari 3 perlakuan yaitu (P0= pakan pola peternak + konsentrat tanpa tepung bonggol pisang, P1= pakan pola peternak + konsentrat yang mengandung 10% tepung bonggol pisang terfernentasi dan P2= pakan pola peternak + konsentrat yang mengandung 20% tepung bonggol pisang terfernentasi), dari masing-masing perlakuan ini dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Variabel yang diukur adalah konsumsi bahan kering (kg/e/h), konversi pakan, efisiensi pakan dan pertambahan berat badan harian (kg/e/h). Data yang diperoleh di analisis dengan Analisis Of Variance (Anova). Nilai rata-rata konsumsi bahan kering P0 (2.660±0.045kg/e/h), P1 (2.662±0.199kg/e/h), P2 (2.770±0.056kg/e/h), konversi pakan P0 (7,524±1, 640%), P1 (7,943±3.316%), P2 (8,126±1.204%), efisiensi pakan P0 (13.415± 1.640%), P1 (14.138±5.719%), P2 (9.295±4.496%) dan pertambahan berat badan harian P0 (0,357±0.047kg/e/h), P1 (0,369±0.125kg/e/h), P2 (0,345±0.044kg/e/h). Analisis ragam menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi bahan kering, konversi pakan, efisiensi pakan dan pertambahan berat badan harian. Kesimpulan: Pemberian pakan konsentrat yang mengandung bonggol pisang terfermentasi hingga 20% mempunyai kecenderungan yang sama dengan konsentrat yang mengandung jagung giling 30% terhadap konsumsi bahan kering, konversi pakan, efisiensi penggunaan pakan dan pertambahan berat badan harian ternak sapi Bali penggemukan dengan pakan basal pola peternak.

 

Kata kunci: performance, corm, fermentation, bali cattle, basal.

 

 

The aim of this study is to evaluate the effect of feeding concentrate containing fermented banana corm into farmers basal feed. There were 9 Bali cows with 1.5-2.5 years old and 77-138kg with an average of 102.8kg and KV=19.31%kg live weight used in the trial. Randomized block design (RBD) 3 treatments with 3 replicates used in the trial. The 3 treatments offered were: P0= feeding basal feed + concentrate without banana corm meal, P1= feeding basal feed + concentrate containing 10% fermented banana corm meal, and P2= feeding basal feed + concentrate containing 20% fermented banana corm. The variables measured were dry matter intake, feed conversion, feed efficiency and daily weight gain. Data obtained were analyzed using Analysis of Variance (Anova). The result for each variable measured is: dry matter intake P0 (2.660±0.045kg), P1 (2.662±0.199kg); P2 (2.770±0.056kg); feed conversion P0 (7.524±1.640%);P1 (7.943±3.316%); P2 (8.126±1.204%); feed efficiency P0 (13.415±1.640%); P1 (14.138±5.719%); P2 (9.295±4.496%), and daily weight gain P0 (0.357±0.047kg), P1 (0.369±0.125kg), P2 (0.345±0.044kg). Statistcal anaysis shows that the effect of is not significant (P> 0.05) on either dry matter intake, feed conversion, feed efficiency or daily weight gain. The conclusion is that Feeding concentrates containing fermented banana corm up to 20% performs the similar result of feeding concentrates containing 30% maize maize in dry matter intake, feed conversion, efficiency of feed use and daily weight gain of Bali cow fattened with farmer basal feeds.

 

Keywords: performance, corm, fermentation, bali cattle, basal

References

Asrul. 2017. Analisis efisiensi pakan konsentrat yangdisubtitusi tongkol jagung. Skripsi. FST Universitas Islam Negeri Alauddin. Makassar.

Aswadi, Sutrisno CI, Arifin M,Joelal. 2012. Efek complete feed bonggol berbagai varietas tanaman pisang terhadap ph, nh3 dan vfa pada kambing kacang. Jurnal Ilmu Teknologi Peternakan. Vol. 2.

Argadyasto D, Retnani Y, Diapari D. 2015. Pengolahan daun lamtoro secara fisik dengan bentuk mash, pellet dan wafer terhadap performa domba. Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan. Issn: 0216 – 065x.

Ekawati E, Muktiani A, Sunarso. 2014. Efisiensi dan kecernaan ransum domba yang diberi silase ransum komplit eceng gondok ditambahkan starter lactobacillus plantarum. Jurnal Agripet : Vol (14) No. 2:107-114.

Gaspersz, V. 1994. Metode Perancangan Percobaan. Cetakan CV. Armico. Bandung.

Gustami E, Rismayanti Y, Sukmaya. 2014. Kajian pemberian pakan tambahan terhadap produktivitas sapi po di kabupaten subang. Jurnal Pertanian Agros. Vol. 16 No. 2., Issn 1411-0172.

Hafid H, Rugayah N. 2010. Pengukuran pertumbuhan sapi Bali dengan ransum berbahan baku lokal. pusat penelitian dan pengembangan peternakan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor. Isbn 978-602-8475-15-0.

Imran, Budhi SPS, Ngadiyono N, Dahlanuddin. 2012. Pertumbuhan pedet sapi Bali lepas sapih yang diberi rumput lapangan dan disuplement asi daun turi (sesbania grandiflora). Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman. Ambon Volume 2, Nomor 2. Issn2088-3609.

Koddan MYA. 2008. Pengaruh tingkat pemberian konsentrat terhadap daya cerna bahan kering dan protein kasar ransum pada sapi Bali jantan yang mendapatkan rumput raja (pennisetum purpurephoides) ad-libitum. Jurnal Agroland 15 (4). Issn: 0854 – 641X.

Koten BB, Wea R, Soetrisno RD, Ngadiyono N, Soewignyo B. 2014. Konsumsi nutrien ternak kambing yang mendapatkan hijauan hasil tumpang sari arbila (phaseoluslunatus) dengan sorghum sebagai tanaman sela pada jarak tanam arbila dan jumlah baris sorgum yang berbeda. Jurnal Ilmu Ternak. 1 (8) : 38-45.

Manalip MO, Najoan M, Imbar MR, Kowel YHS. 2018. Penggantian Sebagian Jagung dengan Tepung Batang Pisang Goroho ( Musa Acuminata, Sp) dalam Ransum terhadap Performans Broiler. Jurnal Zootec Vol. 38. Issn 002852 – 2626 Eissn 2615 – 8698 296.

Martawidjaja MB. 1998. Pengaruh taraf pemberian konsentrat terhadap keragaan kambing kacang betina sapihan. Proseding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner. Puslitbangnak. Deptan. Bogor.

Martawidjaja MB, Setiadi, Sitorus SS. 1999. Pengaruh tingkat proteinenergi ransum terhadap kinerja produksi kambing kacang muda. Journal Ilmu Ternak dan Veteriner. Bogor

Mualimin K, Sandiah N, BAA LO. 2015. Efisiensi penggunaan ransum sapi bali jantan yang disubtitusi dengan ampas tahu dan dedak padi fermentasi. Jurnal Jitro. Vol.2 No.2.

Mulijanti SL, Tedy S, Nurnayetti. 2014. Pemanfaatan dedak padi dan jerami fermentasi pada usaha penggemukan sapi potong di Jawa Barat. Jurnal Peternakan Indonesia, Vol. 16 (3) Issn1907–1760.

Muyasaroh S, Budisatria IGS, Kustantinah. 2015. Income over feed cost penggemukan sapi oleh kelompok sarjana membangun Desa (Smd) di Kabupaten Bantul dan Sleman. Buletin Peternakan Vol. 39. Issn 0126-4400 E-Issn-2407-876X.

Nanda DD, Purnomoadi A,Nuswantara LK. 2014. penampilan produksi sapi Bali yang diberi pakan dengan berbagai level pelepah sawit. Jurnal Agromedia. Vol. 32, No.2.

Novianti J, Purwanto BP, Atabany A. 2014. Efisiensi produksi susu dan kecernaan rumput gajah (pennisetumpurpureum) pada sapi perah FH dengan pemberian ukuran potongan yang berbeda. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan. Bogor.Vol. 02 No. 1 Issn 2303-2227

Nurhayu A, Sariubang M, Nasrullah, Ella A. 2011. Respon pemberian pakan lokal terhadap produktivitas sapi Bali dara di Kabupaten Banteng, Sulawesi Selatan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakandan Veteriner. Bogor.

Nurwahidah J, Tolleng AL, Hidayat MN. 2016. Pengaruh pemberian pakan konsentrat dan urea molases blok (UMB) terhadap pertambahan berat badan sapi potong. Jurnal Ilmu Teknologi Peternakan. Vol.2 No.2.

Purwadi. 2017. Pengaruh pembedaan kualitas konsentrat pada tampilan ukuran-ukuran tubuh dan kosumsi pakan pedet FH betina lepas sapih. Jurnal Tropical Animal Science. Issn 2541-7215 Issn 2541-7223.

Rauf A, Priyanto R, Dewi P. 2015. Produktivitas sapi Bali pada sistem penggembalaan di Kabupaten Bombana. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan. Issn 2303-2227. Vol. 03 No. 2.

Riyanto J, Widyawati SD, Pramono A, Lutojo, Riyanti. 2017. Penampilan produksi penggemukan feedlot sapi persilangan simental ongole jantan diberi ransum menir kedelai-minyak ikan lemburu terproteksi. Jurnal Penelitian Ilmu Peternakan. Pissn 1693-8828 Eissn 2548-932X.

Rosnah US, Yunus M. 2017a. Model peningkatan kinerja produksi sapi Bali penggemukan di tingkat peternak melalui suplementasi pakan mengandung tepung bonggol pisang terfermentasi. Laporan Akhir Penelitian Produk Terapan. Undana Kupang. ISBN: 978-602-6906-34-2.

Rosnah US, Yunus M. 2017b. Produktivitas sapi Bali penggemukan yang mengkonsumsi pakan lokal pola peternak. Prosiding Seminar Nasional Peternakan III. ISBN: 978-602-6906-34-2.

Samba FD. 2016. Pengaruh pemberian pakan konsentrat yang menggandung tepung bonggol pisang terhadap bahan kering, bahan organik dan total protein plasma pada sapi Bali penggemukan pola peternak. Skripsi. Fapet Undana. Kupang.

Sari DDK, Astuti MH, Asi LS. 2016. Pengaruh pakan tambahan berupa ampas tahu dan limbah bioetanol berbahan singkong (manihot utilissima) terhadap penampilan sapi Bali (bos sondaicus). Buletin Peternakan. Vol. 40 (2). Issn-0126-4400 E-Issn-2407-876x.

Sembiring S. 2017. Analisis kandungan nutrien produk fermentasi bongol pisamng kepok menggunakan khamir sebagai bahan pakan ternak. Prosiding Seminar Nasional Peternakan III. ISBN: 978-602-6906-34-2.

Setyowati AD. 2005. Pengaruh limbah mediaproduksi jamur pelapuk kayu isolat hs terhadap konsumsi, produksi dan efisiensi pakan padaternak domba. Skripsi. Fapet. Institut Pertanian. Bogor.

Siregar SB. 1994. Ransum Ternak Ruminansia. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sobang YUL. 2005. Karakteristik sistim penggemukan sapi pola gaduhan menurut zona agroklimat dan dampaknya terhadap pendapatan petani di Kabupaten Kupang NTT. Prosiding Seminar Nasional Peternakan. Kupang. ISBN:979-97017-5-9.

Sodikin A, Erwantob, Adhiantob K. 2016. Pengaruh penambahan multi nutrient sauce pada ransum terhadap pertambahan bobot badan harian sapi potong. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. Vol. 4(3).

Sulistijo ED, Rosnah US. 2013. Penyediaan pakan sapi Bali berbasis kearifan lokal di Kabupaten Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Laporan Penelitian. Lembaga Penelitian Undana, Kupang ISBN: 978-602-6906-34-2.

Steel, R,G,D., Torrie J,H. 1993. Prinsip dan Prosedur Statistika suatu pendekatan Biometrik. Edisi ke-3. Terjemahan: Bambang Sumantri. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Tillman AD, Hartadi H, Soedomo R. 2005. Tabel Komposisi Pakan untuk Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Umela S, Bulontio N. 2016. Daya dukung jerami jagung sebagai pakan ternak sapi potong. Jurnal Tec. 4(1) 64 – 72.

Widyawati SD, Kartikasari LR, Mucharomah S. 2004.

Pengaruh substitusi bungkil kedelai dengan tepung daun lamtoro terhadap performan produksi burung puyuh. Skripsi. Jurusan Produksi Ternak Universitas Sebelas Maret.

Yakin EA. 2012. Pengaruh substitusi silase isi rumen sapi pada pakan basal rumput dan konsentrat terhadap kinerja sapi potong. Buletin Peternakan. Vol. 36. ISSN 0126-4400.

Zulbardi M, Karto AA, Kusnadi U, Thalib A. 2001.

Pemanfaatan jerami padi bagi usaha sapi peranakan ongole di daerah irigasi tanaman padi. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner. Volume 3

Downloads

Published

2019-12-08

How to Cite

Lesso, Y. A. ., Rosnah, . U. S., & Maranatha, G. . (2019). Kinerja Produksi Sapi Bali Penggemukan Yang Mengkonsumsi Konsentrat Mengandung Tepung bonggol Pisang Terfermentasi dengan Pakan Basal Pola Peternak (Production Performance Bali Cattle fattened with Containing fermented banana corm Cocentrates into farmers. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 1(4), 589–601. https://doi.org/10.57089/jplk.v1i4.504

Issue

Section

Articles