Kandungan Protein Kasar, Serat Kasar dan Mineral Kalsium Hijauan Padang Penggembalaan Alam di Desa Watodiri Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata (Crude Protein, Crude Fiber and mineral Calsium Content of forage in native grassland in Watodiri vilage Ile Ap)

Authors

  • Emsi Nicodemus Costan Tahun
  • Markus M. Kleden
  • Mariana Nenobais

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v1i4.521

Keywords:

protein, fiber, Ca, forage, pasture

Abstract

Penelitian dilaksanakan di padang penggembalaan Desa Watodiri, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata. Tujuan penelitian untuk mengetahui kandungan protein kasar, serat kasar serta mineral kalsium (Ca) hijauan di padang penggembalaan. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode survey serta pengukuran dan pengamatan langsung di lapangan menggunakan bingkai kuadrat 1m x 1m. Data yang diperoleh ditabulasi dan dihitung untuk mendapatkan rata-rata persentase kandungan protein kasar, serat kasar, serta mineral Ca padang penggembalaan di Desa Watodiri. Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan protein kasar, serat kasar dan mineral kalsium(Ca) hijauan padang penggembalaan, masing-masing sebesar 5,52%, 31,04% dan 1,05%.  Disimpulkan bahwa kandungan nilai nutrisi hijauan padang penggembalaan alam di Desa Watodiri Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata tergolong agak baik.

 

Kata kunci: protein , serat kasar , Ca, hijauan, padang

 

This research was conducted in the native grassland of Watodiri Vilage, Ile Ape subdistric, Lembata distric. This study aims to determine crude protein, crude fiber and mineral Calsium (Ca) content of forage in native grassland. The method used in this research is survey method, measurement and direct observation in the field using 1x1 m square frame. The data were tabulated and calculated to obtain percentage average of protein, crude fiber and mineral Ca content of forage in native grassland Watodiri Vilage. The results showed that the content of crude protein, crude fiber and mineral Ca forage in native grasslands were respectively: 5.52%, 31.04% and 1.05%. The conclusion is that the nutritional cotent forage of native grassland in Watodiri Vilage, Ile Ape Subdistric Lembata Distric is slightly better.

 

Keywords: protein, fiber, Ca, forage, pasture

References

Alfian Y, Hermansyah FI, Handayanta E, Lutojo, Suprayogi WPS. 2012. Analisis Daya Tamping Ternak Ruminansia Pada Musim Kemarau Di Daerah Pertanian Lahan Kering Kecamatan Semin Kabupaten Gunung Kidul. Jurnal. Tropical Animal Husbandry. 1 (1):33-42.

Anggorodi, 1994. Ilmu Makanan Ternak Umum. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Aoetpha, A. 2002. Fluktuasi Ketersediaan Dan Kualitas Gizi Padang Rumput Alam Di Pulau Timor. Jurnal. of Dryland Agric. Information. 11:32-43. Pusat Penelitian Lahan Kering Lembaga Penelitian Unifersitas Nusa Cendana Kupang.

Bahar S, Hardjosoewignjo S, Kismono I, Haridjaja O. 1999. Perbaikan Padang Rumput Alam Dengan Introduksi leguminosa dan Beberapa Cara Pengolahan Tanah. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. 4(3):185–190.

Bamualin, A.M., J. Nulik, R.C, Gutterridge. 1993. Usaha Perbaikan Pakan Ternak Sapi Di Nusa Tenggara. Jurnal, Penelitian Dan Pengembangan Pertanian. 9(2):38-44.

Hanafi N.D, Umur S, Bachari I. 2015. Pengaruh Tingkat Naungan Pada Berbagai Pastura Campuran Terhadap Produksi Hijauan. Jurnal, Agribisnis Peternakan.

(3):100-105. Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Humphryes, L.R. 1981. Tropical Pasture And Feeder Crops. 1th edition. Logman Group Limited. London.

Jelantik , I. G. N. 2001. Improving Bali Cattle (Bibos banteng Wagner) Production Through Protein Supplementation. PhD Thesis. The Royal Veterinary and Agricultural University, Copenhagen, Denmark.

Jelantik IGN, TT Nikolaus, CL Penu and J Jeremias. 2015a. Herbage Production and Nutritive Value of Some Forage Legumes as Calf Supplement. Proceeding 3rd International Seminar on Animal Industry. Pp. 141-144.

Karim, K. 1985. Dasar-dasar Klimotologi. Diktat. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Kleden, M.M., 2001. Produksi Rumput Alam dalam Mendukung Pengembangan Sapi Potong di Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata. Jurnal Informasi Pertanian Lahan Kering. Pusat Penelitian Lahan Kering Lembaga Penelitian Universitas Nusa Cendana Kupang. No. 8 Januari 2001.

………………, Ratu MRD, Randu MDS. 2015. Kapasitas Tampung Hijauan Pakan Dalam Areal Perkebunan Kopi dan Padang Rumput Alam Di Kabupaten Flores Timur Nusa

Tenggara Timur. Jurnal Zootek Vol. 35 No. 2 : 340-350.

McDowell, LR. 1992. Minerals In Animal And Human Nutrition. Akademi Press, Inc. New York.

Nulik, J, A. Bamualim. 1998. Pakan Ruminansia Besar di Nusa Tenggara Timur. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Naibonat.

Parakkasi, A.1995. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminansia. UI Press, Jakarta.

Reksohadiprodjo, S. 1985. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press. Fakultas Peternakan UGM, Yogyakarta.

Samiadi. G dan Jamal. Y. 1997. Produktivitas dan Nilai Nutrisi Rumput Padang Penggembalaan Alam di Pulau Timor. Buletin Peternakan Vol. 21 (1).

Sawen, M. Junaidin, 2011. Potensi Padang Penggembalaan Alam Pada Dua Kabupaten di Provinsi Papua Barat.

Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2011.

Jurnal Universitas Negeri Papua Manokwari. Hal. 835-840.

Susetyo, 1980 Produktifitas Hijauan Pakan Suatu Padang Penggembalaan. Pradnya Paramita.

Tilman, A. D. H, Hartadi. S, Lebdosukojo, S, Prawirakusuma dan Reksohadiprojo S, 1991. Ilmu Makanan Ternak. Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Tripujiastuti N.N, N Puti, NK Suwiti. 2015. Kadar Mineral Kalsium Dan Besi Pada Sapi Bali Yang Dipelihara Di Lahan Persawahan. Jurnal. Vol 7 No. 66-72.

Van Soest, P.J., J.B. Robertson., and B.A. Lewis. 1991. Methods of Dietery Fiber, Neutral

Detergent Fibre, and Non-Starch Polysaccharides in Relation to Animal Nutrition.Journal Dairy Sci. 74:3583-3597.

Yunus, M. 1997. Pengaruh Umur Pemotongan dan Spesies Rumput Terhadap Produksi, Komposisi Kimia, Kecernaan In Vitro dan In Sacco. Tesis. Program Pascasarjana. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Downloads

Published

2019-12-08

How to Cite

Emsi Nicodemus Costan Tahun, Markus M. Kleden, & Mariana Nenobais. (2019). Kandungan Protein Kasar, Serat Kasar dan Mineral Kalsium Hijauan Padang Penggembalaan Alam di Desa Watodiri Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata (Crude Protein, Crude Fiber and mineral Calsium Content of forage in native grassland in Watodiri vilage Ile Ap). Jurnal Peternakan Lahan Kering, 1(4), 602–610. https://doi.org/10.57089/jplk.v1i4.521

Issue

Section

Articles