Perbandingan kinerja usaha ayam broiler Pola kemitraan dan pola mandiri di Kabupaten Nagekeo

Authors

  • Marianus O. L. DeAraujo Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Obed Haba Nono
  • Arnoldus Keban Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v2i4.525

Keywords:

Broiler, performance, bussiness, income, partnership

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kinerja usaha ayam broiler pola kemitraan dan pola mandiri secara khusus untuk: 1) mengetahui pendapatan peternak dan 2) menganalisis kelayakan usaha ayam broiler pola kemitraan dan pola mandiri di Kabupaten Nagekeo. Pengambilan contoh dilakukan dua tahap yaitu penentuan kecamatan contoh secara purposive sampling dan penentuan responden secara acak sederhana dan sensus. Analisis datanya adalah analisis input-output untuk mengetahui pendapatan, sedangkan uji-t dilakukan untuk mengetahui perbedaan pendapatan peternak. Analisis kelayakan digunakan tiga kriteria investasi yaitu NPV, Net B/C, dan IRR. Rata-rata pendapatan peternak usaha ayam broiler pola kemitraan sebesar Rp23.860.344,08 atau Rp4.860,07/ekor, sedangkan rata-rata pendapatan peternak pola mandiri sebesar Rp5.425.125,00 atau Rp6.591,83/ekor. Hasil analisis perbandingan menunjukkan tidak berbeda (P>0,05). Analisis kelayakan usaha ayam broiler pola kemitraan memiliki nilai NPV Rp57.026.222,35, Net B/C 1,14, dan IRR 48,56%. Untuk pola mandiri nilai NPV Rp8.625.948,25, Net B/C 1,09 dan IRR 27,33%. Hasil analisis nilai IRR dari kedua pola usaha adalah diatas social discount rate 12% yang artinya usaha ini layak secara finansial.

 Kata kunci: broiler, kinerja, usaha, pendapatan, kemitraan, mandiri, kelayakan.

ABSTRACT

The study aimed at evaluating the difference of business performance broiler chickens between partnership and independent patterns in particular focusing on: 1) evaluating breeder income, and 2) analyzing the business feasibility of broiler partnership and independent pattern in Nagekeo district. The sampling was conducted in two following stages: selecting sub-districts using purposive sampling, and simple randomly selecting by respondents and census ways. Data were analyzed using input-output analysis to find out income, and t-test to anayze difference of breeder’s income. Feasibility was analyzed using three investment criteria, namely: NPV, Net B/C, and IRR. Average income farmer’s broiler business of partnership pattern group were IDR 23.860.344,08 or IDR 4.860,07/chick compared to average income of independent farmer’s pattern group: IDR5.425.125,00 or IDR6.591,83/chick. The results of the comparative analysis shows that there is no significant different (P>0,05). Feasibility analysis business between partnership pattern found value of:  NPV IDR 57.026.222,35, Net B/C 1,14, and IRR 48,56%; compared to value of independent pattern: NPV IDR8.625.948,25, Net B/C 1,09, and IRR 27,33%. The results of the analysis of the value IRR of both business patterns is above social discount factor of 12%, which means that the business is financially feasible.

Kata kunci: broiler, performance, bussiness, incom, partnership, mandiri, kelayakan

References

Choliq A, Subagiyo, Purnomo AH. 1993. Pengantar Evaluasi Proyek. Penerbit Pioner Jaya. Bandung.

Dahlan M. 2010. Model Kemitraan Inti-Plasma Ayam Potong (Studi Kasus di Kabupaten Lamongan). Jurnal ternak, Vol.01 No.01 Th.2010

Daryanto, Suprapti S, dan Endah S. 2015. Analisis Pendapatan Peternak Ayam Ras Pedaging Pola Kemitraan Inti-Plasma (Studi Kasus Peternak Plasma PT. Genesis di Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang Jawa Tengah) Jurnal mediagro, Vol. 11. No. 1. 2015.

Gusasi A dan Saade MA. 2006. Analisis Pendapatan dan Efesiensi Ternak Ayam Potong pada Skala Usaha Kecil. Jurnal Agrisistem 2(1) :1-7.

Maryam, Paly MB, Astati. 2016. Analisis Faktor-Faktor yang Memepengaruhi Penentu Pendapatan Usaha Peternakan Sapi Potong (Studi Kasus Desa Otting Kabupaten Bone). Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan (JIP), Vol. 3, No. 1, Desember 2016. Jurusan Ilmu Peternakan. Faklutas Sains dan Teknik. UIN Alauddin Makasar.

Mubyarto. 1994. Pengantar Ekonomi Pertanian. Penerbit LP3E. Jakarta.

Mutidjo BA. 1994. Usaha Peternakan Ayam Broiler. Penerbit Kanisius, Yogyakarta.

Niron MK. 2017. Analisis usaha peternakan ayam broiler pola kemitraan dan pola mandiri (Studi Kasus: Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang). Skripsi. Universitas Nusa Cendana. Kupang

Nono O.H. 1996. Perbandingan keragaan usaha ternak ayam ras pedaging peserta PIR (Plasma) dengan usaha mandiri. Tesis. Universitas Padjajaran. Bandung.

Rahma UIL. 2015. Analisis Pendapatan Usaha Ternak Ayam Ras Pedaging pada Pola Usaha yang Berbeda di Kecamatan Cingambul Kabupaten Majalengka. Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol.3.No.1 Juli 2015.

Rasyaf, M. 1995. Manajemen Peternakan Ayam Broiler. Penebar Swadaya. Jakarta

Soekartawi. 2003. Prinsip Ekonomi Pertanian. Rajawali Press. Jakarta

Suwarta, 2010. Efektifitas Pola Kemitraan Inti-Plasma dan Produktivitas Usaha Ternak Ayam Broiler Peternak Plasma dan Mandiri serta faktor yang mempengaruhi di Kabupaten Sleman. J-SEP Vol. 4 No. 1 Maret 2010.

Wijayanto N, Zaenal F, dan Bambang AN. 2013. Analisis Finansial Peternakan Ayam Broiler antara Pola Kemitraan dan Pola Mandiri (Studi Kasus di Kabupaten Jombang). Jurnal Ternak. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya.http://fapet.ub.ac.id/wp-content/uploads/2013/04/ Analisis-Kinerja-Finansial-Peternakan1

Downloads

Published

2020-12-15

How to Cite

DeAraujo, M. O. L., Nono, O. H., & Keban, A. (2020). Perbandingan kinerja usaha ayam broiler Pola kemitraan dan pola mandiri di Kabupaten Nagekeo. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 2(4), 1201–1208. https://doi.org/10.57089/jplk.v2i4.525

Issue

Section

Articles