Pertumbuhan Kambing Lokal Pra Sapih pada Musim Hujan di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang
Growth of Local Goat Pre Weaning in The Rainy Season at Sumlili Village Sub-District of Kupang Barat District of Kupang
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v3i3.687Keywords:
Kambing kacang, Pra sapih, Pertumbuhan, musim hujan.Abstract
Â
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan kambing lokal pra sapih pada musim hujan di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Penelitian ini berlangsung selama 2 bulan, dari Desember 2019 hingga Februari 2020, materi penelitian berupa kambing lokal pra sapih umur 0-3 bulan sebanyak 46 ekor yang terdiri dari 23 ekor jantan dan 23 ekor betina. Ternak penelitian dibagi atas 2 (dua) jenis kelamin (J1=jantan dan J2=betina) dan setiap jenis kelamin dibagi atas 3 kelompok umur (U1= 0-1 bulan, U2= >1-2 bulan, dan U3= >2-3 bulan) dan 2 (dua) tipe kelahiran yaitu T1=tunggal dan T2=kembar. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dengan menghitung rata-rata dan simpangan baku.Variabel yang diukur dalam penelitian ini meliputi, pertambahan bobot badan harian, pertambahan panjang badan harian, pertambahan tinggi pundak harian dan pertambahan lingkar dada harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan pertambahan berat badan J1 vs J2 (g/hari) = 41,37 vs 34,79;  T1 vs T2 = 33,07 vs 43,06. pertambahan panjang badan (cm/hari)  J1 vs J2 = 0,10 vs 0,11, T1vs T2 = 0,10 vs 0,12. Pertambahan tinggi pundak (cm/hari)  J1 vs J2 = 0,09 vs 0,08; T1 vs T2 = 0,08 vs 0,09 dan pertambahan lingkar dada J1 vs J2 = 0,08 vs 0,08 ; T1 vs T2 = 0,08 vs 0,07. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pertambahan bobot badan, tinggi pundak, panjang badan dan lingkar dada harian tidak meningkat seiring dengan meningkatnya umur ternak. Pertambahan bobot badan harian jantan lebih tinggi dari ternak betina dan kelahiran kembar lebih tinggi dari anak tunggal sedangkan parameter lainnya relative sama. Â
Kata Kunci : Kambing kacang, Pra sapih, Pertumbuhan, musim hujan.
Â
Â
ABSTRACT
This study aims to determine growth of local goats pre weaning in the rainy season at Sumlili village sub-district of Kupang Barat district of Kupang. The study through the two months from December 2019 to February 2020, research materials of both 0-3 to month native goat 46 consisting of 23 males and 23 females. Research cattle are divided over 2 (two) sexes (J1 male and J2 female) and each gender is divided over three groups (U1Â= 0-1 months, U2=1-2 months, U3=2-3 months), and 2 (two) varieties of birth (TI=single and T2=twins). The data was analyzed in a descriptive way by calculating the average and raw junction. Variables measured in this study include increase in daily body weight, increase in daily body length, daily increase in shoulder height, and increase in day chest circumference. Research shows that the daily increase in body weight of J1 (41,37 g/day), J2(34,79 g/day), T1(33,07 g/day), T2(43,06 g/day), increase in daily body length J1(0,10 cm/day), J2(0,11 cm/day), T1(0,10 cm/day), T2(0,12 cm/day), daily increase in shoulder height J1(0,09 cm/day), J2(0,08 cm/day), T1(0,08 cm/day), T2(0,09 cm/day), and increase in day chest circumference J1(0,08 cm/day), J2(0,08 cm/day), T1(0,08 cm/day), T2(0,07 cm/day). The conclusion of this study is that the daily increase in weight, in the daily increase in the overall length, of the body and the increase in the daily breast circumference does not increase with the increase longevity of the weight of the male body from the females, while the daily increase in the weight of the daily increase in the overall length of the body and the increase in the daily breastline of the males is relatively similar to that of the female. The daily in weight from single cattle increase while the daily increase in the shoulder increase, the daily length of the body and the daily breast circumference of the single herd are relatively similar to that of the twin.
Key words : Goat Nuts, Pre weaning, Growth, Monsoon season.
Â
 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan kambing lokal pra sapih pada musim hujan di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Penelitian ini berlangsung selama 2 bulan, dari Desember 2019 hingga Februari 2020, materi penelitian berupa kambing lokal pra sapih umur 0-3 bulan sebanyak 46 ekor yang terdiri dari 23 ekor jantan dan 23 ekor betina. Ternak penelitian dibagi atas 2 (dua) jenis kelamin (J1=jantan dan J2=betina) dan setiap jenis kelamin dibagi atas 3 kelompok umur (U1= 0-1 bulan, U2= >1-2 bulan, dan U3= >2-3 bulan) dan 2 (dua) tipe kelahiran yaitu T1=tunggal dan T2=kembar. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dengan menghitung rata-rata dan simpangan baku.Variabel yang diukur dalam penelitian ini meliputi, pertambahan bobot badan harian, pertambahan panjang badan harian, pertambahan tinggi pundak harian dan pertambahan lingkar dada harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan pertambahan berat badan harian J1(41,37 g/hari), J2(34,79 g/hari), T1(33,07 g/hari), T2(43,06 g/hari), pertambahan panjang badan harian J1(0,10 cm/hari), J2(0,11 cm/hari), T1(0,10 cm/hari), T2(0,12 cm/hari), pertambahan tinggi pundak harian J1(0,09 cm/hari), J2(0,08 cm/hari), T1(0,08 cm/hari), T2(0,09 cm/hari), dan pertambahan lingkar dada harian J1(0,08 cm/hari), J2(0,08 cm/hari), T1(0,08 cm/hari), T2(0,07 cm/hari). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pertambahan bobot badan harian, pertambahan tinggi pundak harian, pertambahan panjang badan harian dan pertambahan lingkar dada harian tidak meningkat dengan meningkatnya umur ternak. Pertambahan bobot badan harian jantan lebih tinggi dari ternak betina sedangkan pertambahan tinggi pundak harian, pertambahan panjang badan harian dan pertambahan lingkar dada harian ternak jantan relatif sama dengan ternak betina. Pertambahan bobot badan harian kembar lebih tinggi dari ternak tunggal sedangkan pertambahan tinggi pundak harian, pertambahan panjang badan harian dan pertambahan lingkar dada harian ternak tunggal relatif sama dengan ternak kembar.
Kata Kunci : Kambing kacang, Pra sapih, Pertumbuhan, musim hujan.
Â
Â
Â
References
Adiati. U., IK. Sutama, D. Yulistiani and IGM Budiarsana. 2001. Different Level Pratein Content in Concentrate Effered to Etawah Cross Breed does During Late Pregnancy and Lactation Period. Proc. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Bogor. pp : 247 – 255.
Anggorodi. 1994. Ilmu Makanan Ternak Umum. Penerbit Gramedia. Jakarta.
Apriyani, I. N. 2007. Penampilan Produksi dan Pendugaan Bobot Hidup Berdasarkan Ukuran-Ukuran Linear Tubuh Sapi Lokal dan Sapi Persilangan. Skripsi. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Bhukori, T. Haryanti, Y., E. Kurnianto dan C.M.S. Lestari. 2017. Pendugaan Bobot Badan Menggunakan Ukuran-Ukuran Tubuh pada Domba Wonosobo. Laporan Penelitian. Universitas Diponegoro, Semarang.
Butterfield, R. M. 1988. New conceps of sheep growth. The department of feterinary anatomi. University of sudney.
Blakely dan Blade, 1991.New Concepts of Sheep Growth.Published by The Departement of Veterinary Anatomy University of Sidney. Australia. Pp.1-12
Devendra, C dan Burns, M. 1994 . Produksi Kambing di Daerah Tropis. Penerbit ITB. Bandung
Devendra, C. and Burns, M. 1970. Goat Production in the Tropics, Commonwealth Agricultural Bureaux Farnham Royal, Bucks, England.
Doho, S. R. 1994. Parameter fenotipik beberapa sifat kualitatif dan kuantitatif pada Domba Ekor Gemuk. Thesis. Fakultas Pascasarjana, Institut Pertanian Bogir.
Fourie, 2002. Penaksiran Bobot Badan Berdasarkan Lingkar Dada dan Panjang Badan Domba Donggala. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako.
Fuah, A. dan R. Priyanto. 1995. Distribusi, produktivitas dan peranan ekonomis ternak kambing terhadap petani peternak di Timor. Prosiding Seminar Komunikasi dan Aplikasi Hasil Penelitian Peternakan Lahan Kering. Departemen Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Sub Balai Penelitian Ternak Lili, Kupang.
Gunawan B. 1982. Kambing Lokal di Indonesia: sifat-sifat produksi pada lingkungan yang baik. Laporan no. 2/1982. Bogor: Balai Penelitian Ternak Ciawi.
Handayani V. P. 2005. Kecernaan dan Penggunaan Pakan Untuk Pertambahan Bobot Badan Walabi Betina (Dorcopsulus vanheurni) di Penangkaran. Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan. Skripsi. Fakultas Peternakan IPB. Bogor
Haris. 1991. Performans Anak Kambing PE dan Anak Kambing Kacang Dari Berbagai Periode Kelahiran dan Umur Sapih. Thesis. Program Pascasarjana Universitas Padjadjara. Bandung
Herman, R., Suwartono, dan Kadarma. 1985. Pendugaan Bobot Kambing Peranakan Etawah dari Ukuran Tubuh. Media Peternakan, 10 : 1-11
Isroli. 2001. Evaluasi Terhadap Pendugaan Bobot Badan Domba Priangan Berdasarkan Ukuran Tubuh. Jurnal Sainkes. Vol. VII No. 2:90-94
Kadarsih, S. 2003. Peranan Ukuran Tubuh Terhadap Bobot Badan Sapi Bali di Provinsi Bengkulu. Jurnal Penelitian Universitas Bengkulu. Volume 9 (1) : 45-48
Lado. L. 2007. Evaluasi Kualitas Silase Rumput Sudan (Sorghum Sudanense) pada Penambahan Berbagai Macam Aditif Karbohidrat Mudah Larut. Thesis. Pasca Sarjana Program Studi Ilmu Peternakan. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Lukman M., Saefuddin A. dan Mansjoer S. S. 1987. Pendugaan bobot badan melalui beberapa ukuran tubuh pada kambing kacang di unit pendidikan dan penelitian peternakan jonggol. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Manu A. E., 2017. Produktivitas Padang Penggembalaan Sabana Timor Barat.Prosiding Semnas II HITPI. Hal 184-193.
Manu, A. E., 2007. Suplementasi pakan lokal urea gula air multi nutrien blok untuk meningkatkan inerja induk bunting dan menyusui serta menekan kematian anak kambing Bligon yang digembalakan di sabana Timor. Disertasi. SPs-UGM, Yogyakarta.
Martawidjaja, M., B. Setiadi, & S. S. Sitorus. 1999. Pengaruh tingkat protein energi ransum terhadap kinerja produksi kambing Kacangmuda. JITV. Vol. 4:167-209.
Nasution, Saddat, F. Mahmilia Dan M. Doloksaribu. 2010. Pengaruh musim terhadap pertumbuhan kambing kacang prasapih di stasiun percobaan loka penelitian kambing potong sei putih. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, hal. 621-625.
Pitono, A. D.,M., Doloksaribu, R.M. Gatenby. 1993. Bobot Optimal Induk Domba Sumatera. Jurnal Penelitian Peternakan Sungai Putih 1 (3): 1-6
Rahardian. A. 2014. Hubungan antara Ukuran-ukuran Tubuh dengan Bobot Badan Kambing Kacang Jantan di Kabupaten Wonogiri. Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Semarang (Skripsi).
Rini. 2012. Pengaruh Performance Eksterior Sebagai Pentu Harga Jual Kambing Pada Pedagang Pengencer di Makassar. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Makassar.
Sampurna. I. P dan Suatha. I. K. 2010. Pertumbuhan alometri dimensi panjang dan lingkar ternak kambing. Jurnal Veteriner 11.1:46- 51. Universitas Udayana. Bali.
Septian, A.D., M. Arifin, dan E. Rianto. 2015. Pola pertumbuhan kambing Kacang jantan di Kabupaten Grobogan. J. Anim. Agriculture. 4 (1): 1-6.
Soeparno. 2009. Ilmu dan Teknologi Daging. Edisi ke-5. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Sosroamidjojo, M. S dan Soeradji. 1978. Peternakan Umum. Cetakan ke 8. Yasaguna. Jakarta.
Short, R. V. 1980. The Hormonal Control of Growth at Puberty . In T. L. J. Lawrence (ed) Growth in Animal. Butterworth. London. P:25-45










