Pengaruh Pemberian Silase Campuran Rumput Kume (Shorgum Plumosum Var.Timorense) Dan Daun Markisa Hutan (Passiflora Foetida) Terhadap Profil Darah Kambing Kacang
Effect of Providing Silage Mixture of KumeGrass and Passiflora foetidaLeaves on Blood Profile of Kacang Goats
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v3i3.794Keywords:
Rumput kume, markisa hutan, imbangan, silase, profil darahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian silase campuran rumput kume dan daun markisa hutan (Passiflora foetida) dengan proporsi yang berbeda terhadap profil darah kambing kacang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin ( RBSL ) dengan empat perlakuandan empat periode yang masing-masing periode berlangsung selama 19 hari. Setiapperiodeterdiridari 14 hari penyesuaian dan 5 hari pengumpulan data. Keempat perlakuan tersebut adalah MH0: 100 % silase Rumput Kume, MH20 : Rumput Kume 80% + Markisa Hutan 20 %, MH40 : Rumput Kume 60% + Markisa Hutan 40 %, MH60 : Rumput Kume 40 % + Markisa Hutan 60 %. Parameter darahyang diukur adalah profildarahmeliputitotal protein plasma (TPP), packet cell volume (PCV), Hemoglobin, Leukosit dan Eritrosit. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian silase campuran rumput kume dan daun markisa hutan dalam proporsi yang berbedatidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap eritrosit, leukosit, hemoglobin, TPP dan PVC kambing kacang jantan. Disimpulkan bahwa penggunaan pakan silase berbasis silase rumput kume dan daun markisa hutan (Passiflora foetida) dengan imbangan 80:20 maupun 40:60 dapatdigunakandalamransum kambing kacang jantan.
Kata Kunci: Rumput kume, markisa hutan, imbangan, silase, Â profil darah.
ABSTRACT
This study aimed to determine effect of providing silage of mixture of kumegrass and Passiflora foetidaleaves with different proportions on blood profile of kacang goats. This study used latin square design (RBSL) consisting of four treatments and four periods,. Each period lasted for 19 days, with 14 days of adjustments period and 5 days of data collection. The treatments were MH0: 100% silage of kume grass, MH20: 80% silage of kume grass + 20% Passiflora foetidaleaves, MH40: 60% kume grass + 40% Passiflora foetida leaves, MH60: 40% kume grass + 60%Passiflora foetida leaves. The parameters measured were TPP, PCV, hemoglobin, leucocytes and erythrocytes. Results showed that providing silage of mixture of kume grass and forest passion fruit leaves in different proportions had no significant effect (p> 0.05) on erythrocytes, leucocytes, hemoglobin, TPP and PCV of male kacang goats. It was concluded that the use of silage feed based on kume grass and forest passion fruit (Passiflora foetida) leaves with different proportions produced the same erythrocytes, leucocytes, hemoglobin, TPP and PCV of male kacang goats.
Keywords: Kume grass, Passiflora foetida,silage, ratio, blood profile.
References
Agus A. 2008. Panduan Bahan Pakan Ternak Ruminansia. Penerbit Ardana Media. Yogyakarta.
Atto FWT. 2014. Pengaruh Supplementasi Pakan Dengan Level Sulfur Yang Berbeda Pada Kambing Menyusui dan Suplementasi Pakan Padat Pemula Pada Anak Yang Digembalakan Terhadap Profil Darah Anak Kambing Kacang.Yogyakarta :RinekaCipta.
Ashes JR, Sieber BD, Gulati SK, Cuthbertson AZ, Scott TW. 1992. Incorporation of fatty acids of fish oil into tissue and serum lipids of ruminants. Lipids. 27 (8) : 629-631.
Bamualim A., 1988. Prinsip-prinsip dalam pemberian makanan ternak sapi dalam Prinsip dan Metode Penelitian. Kumpulan Materi Kursus Sub Balai Penelitian Ternak Lili, Kupang.
Basuki D. 2011. Aktifitas Antibakteri Ekstrak Etil Asetat Tanaman Serai (Cymbopogon nardul (L) Rendle ) Terhadap Escherechia coli dan Staphylococcus aureus Multiresisten Serta Bioautografinya. Skipsi Jurusan Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Frandson RD, 1993. Anatomi dan Fisiologi Ternak Edisi ke-4. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Fawcett DW. 2002. Buku Ajar Histologi. Edisi ke-12. Penerjemah: Tambayong, J. Judul buku asli: A Textbook of Histology, edisi ke-12. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.
Haryono B, 1992. Patologi Klinik. Fakultas Kedokteran Hewan. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Pike IH, Miller EL, Short K. 1994. The role of fish meal in dairy cow feeding. IFOMA Technical Bulletin 27 (August 1994). IFOMA, St Albans, Hertfordshire, UK
Mandell IB, Buchanan-Smith JG, Halub BJ, Campbell CP. 1997. Effects offish meal in beef cattle diets on growth performance, carcass characteristics, and fatty acid composition of longissimus muscle. J. Anim. Sci. 75 : 910919.
Sarwono B. 1990. Beternak Kambing Unggul. Penebar Swadaya, Kupang.
Raguati dan Rahmatang, 2012. Suplementasi Urea Saka Multinutrien Blok (USMB) plus terhadap hemogram darah kambing peranakan ettwa (PE). Jurnal Peternakan Sriwijaya. Desember 2012. Vol 1(1) : 55-64.
Rekwot PI, Kumi JD, Akerejola O, Oyedipe O. 1987. Haematological vanus of bunaji and fresian x bunaji bulls fed two levels of protein diets. Vet, J. 18: 63-72.
Salam SW. 2012. Gambaran Jumlah Sel Darah Merah, Kadar Hemoglobin, Nilai Hematokrit, dan Indeks Eritrosit Pada Kerbau Lumpur (Bubalus bubalis) Betina. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor.
Setyaningsih D, dkk. 2010. Analisis sensori untuk Industri Pangan dan Agro. Bogor. IPB Press
Sujono A. 1991. Nilai Hematokrit dan Konsentrasi Mineral dalam Darah. Fakultas Peternakan.Institusi Pertanian Bogor.
Sulaksana I. 2008. Pertumbuhan Anak Kambing Peranakan Etawah (PE) Sampai Umur 6 Bulan di Pedesaan.Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Agustus, 2008, Vol. XI. No.3. Universitas Jambi.
Supriyati. 2012.Pertumbuhan Kambing Peranakan Etawah Prasapih, yang Diberi Susu Pengganti. JITV 17(2): 142-151.Balai Penelitian Ternak, PO Box 221, Bogor 1600
Swenso MJ. 1997. Dukes Physiology OF Domestic Animals. 9Th Ed. Comstock Publishing
Swenso MJ. 1997. Dukes Physiology OF Domestic Animals. 9Th Ed. Comstock Publishing Assosiates. Cornell University Press, Ithaca and London.
Tharar A, Moran JB, Wood JT. 1983. Hematology of Indonesian Large ruminants. Tropical Animal Health and Production 15: 76-82.
Weiss DJ, Wardrobe KJ. 2010. Schlam’s Veterinary Hematology, 6Th ed. Blackwellpublishing, USA.
Wibowo. 2016. “pengembangan Media Buku Saku Sebagai Sumber Belajar Siswa Kelas X Jurusan Jasa Boga Pada Mata Pelajaran Ilmu Gizi Materi Pokok Zat Gizi Sumber Tenaga di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Purworejoâ€. Tugas Akhir Skripsi. Universitas Negeri Yokyakarta.
Widjajahkusumah dan T.S. Sikar. 1986. Kumpulan Materi Kuliah Fisiologi Hewan. Jilid I. Jurusan Fisiologi dan Farmakologi. Fakultas Kedokteran Hewan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Widjajahkusuma dan Sikar TS. 1986. Kumpulan Materi Kuliah Fisiologi Hewan. Jilid I. Jurusan Fisiologi dan Farmakologi. Fakultas Kedokteran Hewan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Widyono I, Sarman T, Susmiyati B, Suwignyo. 2014. Studi nilai hematologi kambing kacang. Prosiding KIVNAS Ke-13 PGHI. Palembang.










