Pengaruh level suplementasi pakan konsentrat terhadap status fisiologis ternak kambing lokal betina yang mengkonsumsi jerami jagung
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v1i1.95Keywords:
concentrate, female local goat, corn strawAbstract
The purpose of this study is to evaluate the effect of supplementation level of concentrate feed on physiological status of local female goat livestock consuming corn straw. The livestock used in this research is the local female goat livestock sebayak 9 tail with the age range of 4-6 months the average weight of the early livestock 12-15 kg. This study used Completel Randomized Design (CRD) with 3 treatments and 3 replications. The treatment is R0 = corn straw adlibitum: concentrate 200 gram; R1 = corn straw adlibitum: concentrate 400 gram; R2 = corn straw adlibitim: 600 gram concentrate. The results of the analysis of variance (ANOVA) showed that the effect of treatment was not significant (P> 0.05) to the consumption and digestibility of dry matter, organic matter. The from results obtained it can be concluded that the influence of supplementation level of concentrate feed on physiological status of local female goat livestock consuming corn straw showed almost the same effect on rectal temperature temperature, heart rate and respiratory rate.
References
Anggraeny YNU. Umiyasih, Kristina NH. 2006. Potensi limbah janggung siap rilis sebagai sumber hijauan sapi potong. Prosiding Lokal Karya Nasional Jejaring Pengembangan Sistem Inntegrasi Jagung-Sapi. Puslitbangnak, Pontianak, 9-10 Agusttus 2006. pp. 149-153.
Arifin HD. 2013. Profil darah kambing jawarandu pengaruh subtitusi aras daun pepaya (Carica Papaya Leaf). Surya agritama 2(1):96-104.
Dhuhitta AM, Dartosukarno S, Purnomoadi A. 2014. Pengaruh jumlah pakan yang berbeda terhadap kondisi fisiologi kambing kacang, Animal Agriculture Journal 3 (4): 569-574.
Hafez ESE. 1968. Adaptation Of Domestic Animal. Lea And Febriger. Philadelphi.
Jelantik IGN, Mullik ML, Oematan G.2001. Suplementasi protein sebagai alternatif peningkatan produktivitas sapi bali di NTT. Prosiding seminar nasional peternakan Pasca IAEUP.
Karstan AH. 2006 Staf agroforestri padamara tobelorespon fisiologis ternak kambing yang dikandangkan dan ditambatkan terhadap konsumsi pakan dan air minum. Jurnal Agroforestri I (1): 65-73.
Manu AE. 2007. Produktivitas padang penggembalaan sabana Timor Barat. Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana, Jln Adisucipto Penfui, Kupang. Prosiding Semnas II HITPI.pp 184-193.
Ningsih WD, Suteky T, Dwatmadji. 2013. Pengaruh ekstrak melastoma malabathricum terhadap fisiologi pada kambing kacang yang terinfestasi (haemonchus contortus). Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol. 8(1):25-34. NurmiA. 2016. Respons fisiologis domba lokal dengan perbedaan waktu pemberian pakan dan panjang pemotongan bulu.. Jurnal Eksakta 1:58-68.
Qisthon A, Widodo Y. 2015. Pengaruh peningkatan rasio konsentrat dalam ransum kambing peranakan ettawah di lingkungan panas alami terhadap konsumsi ransum, respons fisiologis, dan pertumbuhan Jurnal Zootek 35 (2) : 351-360.
Rosita E, Permana IG, Toharmat T, Despal. 2015. Kondisi Fisiologis,.Buletin Makanan Ternak 102 (1) : 9 – 18.
Rohaeni ES, Amali N, Subhan A. 2006. Janggel jagung fermentasi Sebagai pakan alternatif untuk ternak sapi pada musim kemarau. Prosiding Lokakarya Nasional Jejaring Pengembangan Sistem Integrasi Jagung Sapi. Puslitbangak, Pontianak, 9-10 Agustus 2006, pp. 193-195.
Supriyati, Puastuti W, Budiarsana IGM, Sutama IK. 2015. Pengaruh tingkat protein dan penambahan zn biokompleks dalam konsentrat terhadap performa kambing jantan muda. JITV 20(1): 48-57.
Tillman. 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gajah Mada University Press. Yogjakarta.
Widjaya N. 2012. Pengaruh pemberian kalium yodida terhadap bobot kelenjar tiroid, pertambahan bobot badan dan suhu rektal kambing peranakan etawah lepas sapih.. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan 15(1):15-20










