Pengaruh Pakan Konsentrat Mengandung Tepung Tongkol Jagung Hasil Biokonversi dengan Saccaromyces Cerevisae terhadap Kinerja Ekonomi Sapi Bali Penggemukan

The Effect of Concentrate Feed Contain Corncob Flour From Bioconversion With Saccaromyces Cerevisae to Performance Economic Sizebali Pattern Cow

Authors

  • Sarniyanti Kondora Universitas Nusa Cendana
  • Yohanis U. L. sobang Universitas Nusa Cendana
  • Upik Syamsiar Rosnah Universitas Nusa Cendana

Keywords:

Concentrate, bioconversion corn cobs meal, performance economi, attening bali cattle

Abstract

The purpose of wasbioconverted corm flour with Saccaromyces cerevisae on performance ekonomi
fattening Bali cows. The livestock that will be used in this research are 4 calves aged 1 - 1.5 years
with a body weight range of 148- 156 kg( ̅= 151,63 kg). The treatments in this study were P0 =  farmer pattern diet concentrate without bioconverted cob flour, P1 = farmer pattern diet + concentrate containing 10% bioconverted cob flour, P2 = farmer pattern diet + concentrate containing 20% bioconverted cob flour, P3 = pattern feed farmer + concentrate contains 30% bioconverted cob flour.The data obtained were calculated using the analysis of variance
(ANOVA).Results of this studyProduktion Cost (Rp) P0:4.101.410±12.135, P1:4.095.680±11.346,
P2:4.090.775±10.695,  andP3:4.084.970±11.275,  Reception (Rp)P0:4.757.250±2.092.840,P1:4.862.250±210.490,  P2:4.862.250±224.625,  and  P3:4.997.250±181.039, Adventage  (Rp) P0:655.840±199.058, P1:766.570±209.585,
P2:771.475±214.812, and P3: 912.280±171.406,Break Event Pointproduction P0: Rp 11.33±0.61, P:;9.95±0.43 P2:11.53±1.72, and P3: 9.75±1.20,and Break Event Point Price (Rp)

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pakan konsentrat mengandung tepung
tongkol jagung hasil biokonversi dengan Saccaromyces cerevisae terhadap kinerja ekonomi sapi
Bali penggemukan. Ternak yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 4 ekor sapi Bali jantan
bakalan pada kisaran umur 1 – 1,5 tahun dengan kisaran berat badan 148- 156 kg(
̅= 151,63 kg).  Metode penelitian yang digunakan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 = Pakan pola peternak
+ konsentrat tanpa tongkol jagung terbiokonversi, P1 = Pakan pola peternak + konsentrat
mengandung 10% tongkol jagung terbiokonversi, P2 = Pakan pola peternak + konsentrat
mengandung 20% tongkol jagung terbiokonversi, P3 = Pakan pola peternak + konsentrat
mengandung 30% tongkol jagung terbiokonversi. Data yang diperoleh dihitung menggunakan
Analisis of variance (ANOVA). Dari hasil penelitian diperoleh rataan Biaya Produksi (Rp)
P0:4.101.410 ± 12.135,P1:4.095.680 ± 11.346,P2:4.090.775 ± 10.695,dan P3:4.084.970 ± 11.275,
Peneriman (Rp)P0:4.757.250 ± 2.092.840, P1:4.862.250 ± 210.490, P2:4.862.250 ± 224.625, dan
P3:4.997.250 ± 181.03, Keuntungan (Rp) P0:655.840±199.058, P1:766.570±209.585, P2:
771.475±214.812,dan P3; 912.280±171.406, BEP Produksi P0: Rp 11.33±0.61, P1: Rp 9.95±0.43
P2:Rp 11.53±1.72, dan P3: 9.75±1.20,BEP Harga (Rp) P0:26.124±1.004, P1:25.518±998, P2:25.488±1.020,dan P3; 24.757±792. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuanberpengaruh tidak nyata (P>0.05) terhadap kinerja ekonomi ternak sapi Bali penggemukan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah kinerja ekonomi dalam penelitian ini layak untuk dijalankan
karena dapat menekan biaya produksi dan meningkatkan penerimaan dan keuntungan serta breakevent point.

Author Biographies

Sarniyanti Kondora, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Yohanis U. L. sobang, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Upik Syamsiar Rosnah, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

References

Abidin Z. 2002. Penggemukan Sapi Potong. Agro Media Pustaka. Jakarta.

Carter W, K Usry, Milton. 2006. Akuntansi Biaya. Edisi 14. Buku 1. Salemba Empat. Jakarta

Chuzaemi S. 1994. Potensi Jerami Padi sebagai Pakan Ternak Ditinjau dari Kinetika Degradasi dan Retensi Jerami Padi di Dalam Rumen. Disertasi.Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Ghunu S, Tarmidi AR. 2006. Perunahan Komponen Serat Rumput Kume (Sorghum Plumosum var. Timorense) Hasil Biokonversi Jamur Tiram Putih (Pluerotus Ostreatus) Akibat Kadar Air Substrat dan Dosis Inokulum yang Berbeda. Jurnal Ilmu Ternak. Volume 6 No. 2 Hal: 81-86.

Guntoro S. 2005. Membuat RansumTernak dari Limbah Perkebunan. Agromedia Pustaka, Jakarta.

Hanafi N D. 2008.Teknologi Pengawetan Pakan Ternak. Medan: USU Repository. Diakses 8 Pebruari 2014. Hal. 95

Kuswadi.2005. Meningkatkan Laba Melalui Pendekatan Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Biaya. PT. Elex Media Komputindo, Jakarta.

Parakkasi, A. 1999. Ilmu Nutrisi Ternak dan Makanan Ternak Ruminant. UI, Jakarta.

Rosnah U S dan M Yunus. 2018. Komposisi Jenis dan Jumlah Pemberian Pakan Ternak Sapi Bali Penggemukan pada Kondisi Peternakan Rakyat. Jurnal Nukleus Peternakan. ISSN :2355-9942.Vol 5 (1) 24 – 30

Sodiq. 2002. Penggemukkan Sapi Potong. Kiat Mengatasi Permasalahan. Jakarta: Agro Media.

Steel, R.G.D. dan J. H. Torrie. 1993. Prinsip dan Prosedur Statistika. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Sukirno S. 2002. Pengantar Teori Mikro ekonomi. Raja Grafindo Persada. . Jakarta

Soekartawi. 2003. Teori Ekonomi Produksi dengan Pokok Bahasan Analisis Cobb-Douglas. Raja Grafindo Persada. Jakarta

Sobang Y U L. 2005. Karakteristik Sapi Penggemukan Sapi Pola Gaduhan Menurut Zona Agroklimat dan Dampaknya terhadap Pendapatan Petani Di Kabupaten Kupang NTT. Buletin Nutrisi. ISSN1410-6191 Vol 8 (2): 71-76. Fapet Undana. Kupang

Sartika dan Rahmi. 2014. Perkembangan Populasi Ternak Besar dan Unggas pada Kawasan Agribisnis Peternakan di Sumatra Barat. JPI Vo.16 No.3 ISSN 1907-1760

Downloads

Published

2024-09-20

Issue

Section

Articles