Penggunaan Ampas Tahu sebagai Pengganti Konsentrat Komersial terhadap Konsumsi dan Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Ternak Babi

The Use of Tofu Waste To Substitute of Commercial Concentrates for The Intake and Digestibillity of Dry Matter and Organic Substances for Pigs

Authors

  • Stefani Nensi Baitanu Universitas Nusa Cendana
  • Sabarta Sembiring Universitas Nusa Cendana
  • Ni Nengah Suryani Universitas Nusa Cendana

Abstract

The use of tofu waste as a substitute for concentrate aims to determine the impact of its use on the digestibility of dry matter and organic matter of pigs in the starter-grower phase. Twelve landrace pigs were used, aged 8-12 weeks, initial weight of 10-45 kilograms with an average of 29,63 kilograms (coefficient of variation 31,67%). The method used was a randomized block design, divided into three replications and four treatments, consisting of R0T: ration without tofu waste, R1T: tofu waste replacing 20% concentrate, R2T: tofu waste replacing 30% concentrate, R3T: tofu waste replacing 40 % concentrate. The use of tofu waste as a substitute for concentrate had no significant effect on the digestibility of dry matter and organic matter. The results of this study indicated that the use of tofu waste as a substitute for concentrate in rations of 20%, 30% and 40% had the same effect on dry matter consumption, organic matter consumption, dry matter digestibility and organic matter digestibility of starter-grower pigs. Tofu waste can replace 40% concentrate.

Key : Tofu waste, Dry matter digestibility, Organic ingredients, Animal pigs

ABSTRAK

Penggunaan ampas tahu sebagai pengganti konsentrat bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaannya terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik pada ternak babi fase starter-grower. Ternak babi yang dipakai sebanyak dua belas ekor peranakan landrace berusia 8-12 minggu, bobot awal 10-45 kilogram dengan rataan 29,63 kilogram (koefisien variasi 31,67%). Metode yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok, dibagi dalam tiga ulangan dan empat perlakuan, yang terdiri dari R0T: ransum  tanpa ampas tahu, R1T: ampas tahu menggantikan 20% konsentrat, R2T: ampas tahu menggantikan 30% konsentrat, R3T: ampas tahu menggantikan 40% konsentrat. Penggunaan ampas tahu sebagai pengganti konsentrat terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik berpengaruh tidak nyata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan ampas tahu sebagai pengganti konsentrat dalam ransum sebanyak 20%, 30% dan 40% berpengaruh sama terhadap konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik babi starter-grower. Ampas tahu dapat menggantikan 40% konsentrat.

Kata kunci : Ampas tahu, Kecernaan bahan kering, Kecernaan bahan organik, Ternak babi

Author Biographies

Stefani Nensi Baitanu, Universitas Nusa Cendana

Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kalautan dan Perikanan

Sabarta Sembiring, Universitas Nusa Cendana

Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kalautan dan Perikanan

Ni Nengah Suryani, Universitas Nusa Cendana

Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kalautan dan Perikanan

Downloads

Published

2023-05-20

How to Cite

Baitanu, S. N. ., Sembiring, S., & Suryani, N. N. (2023). Penggunaan Ampas Tahu sebagai Pengganti Konsentrat Komersial terhadap Konsumsi dan Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Ternak Babi : The Use of Tofu Waste To Substitute of Commercial Concentrates for The Intake and Digestibillity of Dry Matter and Organic Substances for Pigs . Jurnal Planet Peternakan, 2(1), 186–192. Retrieved from https://ejurnal.perpustakaan-undana.com/index.php/JPP/article/view/p1834

Issue

Section

Articles