Pengaruh Penggunaan Dedak Sorgum (Sorghum Bicolor L) terhadap Ukuran Linear Tubuh dan Prediksi Bobot Badan Ternak Babi Fase Grower
The Effect of The Use of Sorgum Bran (Sorghum Bicolor L) on Linear Body Size and Body Weight Prediction of Pig Grower Phase
Keywords:
Dedak sorgum, prediksi bobot badan, ternak babi, ukuran linear tubuhAbstract
The purpose of this study was to determine the effect of using sorghum bran (Sorghum bicolor L) in the basal ration on body linear size and body weight prediction of landrace pigs in the grower phase. The pigs used in this study were 12 pigs aged 4-5 months with an average initial body weight of 31.13kg with a coefficient of variance of 18.18%. The design used in this study was a randomized block design (RAK), consisting of 4 treatments and 3 replications. The treatments were, R0: 100% basal ration without sorghum bran, R1: basal ration with 10% sorghum bran, R2: basal ration with 20% sorghum bran, R3 basal ration with 30% sorghum bran. The variables measured in this study were chest circumference, body length, height and predicted body weight. The results of ANOVA analysis showed that the increase in body length, chest circumference, height had a significant effect (P<0.05) while the prediction of body weight had no significant effect (P>0.05). It was concluded that the use of sorghum bran in the ration increased the linear size of the pig's body and the use of rice bran to the level of 30% was the best treatment.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan dedak sorgum (Sorghum bicolor L) dalam ransum basal terhadap ukuran linear tubuh dan prediksi bobot badan ternak babi peranakan landrace fase grower. Ternak babi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 12 ekor yang berumur 4 -5 bulan dengan rata-rata bobot badan awal 31,13kg dengan koefisien varians 18,18%. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK), terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah, R0: 100% ransum basal tanpa dedak sorgum, R1: ransum basal dengan 10% dedak sorgum, R2: ransum basal dengan 20% dedak sorgum, R3 ransum basal dengan 30% dedak sorgum. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah lingkar dada, panjang badan, tinggi badan dan prediksi bobot badan. Hasil analisis ANOVA menunjukan pertambahan panjang badan, lingkar dada, tinggi badan berpengaruh nyata (P<0,05) sedangkan untuk prediksi bobot badan tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Disimpulkan bahwa penggunaan dedak sorgum dalam ransum meningkatkan ukuran linear tubuh babi dan penggunaan dedak padi hingga level 30% adalah perlakuan terbaik.



