Analisis Kelayakan Usaha Ternak Sapi Potong di Kawasan Amfoang Kabupaten Kupang

Feasibility Analysis of Beef Cattle Business in Amfoang Area-Kupang Regency

Authors

  • Diana Meliani Sabat Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana
  • Morin Mediviani Sol’uf Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Keywords:

Sapi potong, pendapatan, kelayakan usaha

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usaha ternak sapi potong di Kawasan Amfoang Kabupaten Kupang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama penentuan kecamatan dan kelurahan/desa contoh yakni Kecamatan Amfoang Utara (Kelurahan Naikliu dan Desa Fatunaus) dan Kecamatan Amfoang Selatan (Kelurahan Lelogama dan Desa Oh’aem 1 selama enam bulan) secara purposive dengan pertimbangan jumlah ternak terbanyak dan terkecil sedangkan tahap kedua adalah penentuan peternak contoh sebanyak 80 orang  secara nonproporsional. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan dan kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pendapatan peternak dalam usaha ternak sapi potong di Kawasan Amfoang Kabupaten Kupang adalah Rp5.428.887,95/tahun; 2) usaha ternak sapi potong yang dilakukan di Kawasan Amfoang Kabupaten Kupang sudah layak secara finansial dengan besaran nilai NPV: Rp Rp6.235.698,21), Net B/C: 1,31, IRR: 46% dan PBP: 3,68 tahun.

The purpose of this study was to determine the income and feasibility of beef cattle business in the Amfoang Area, Kupang Regency. Sampling in this study was carried out in two stages. The first stage was to determine sample sub-districts and sub-districts/villages, namely North Amfoang Sub-district (Nadikliu Sub-District and Fatunaus Village) and South Amfoang Sub-District (Lelogama Sub-District and Oh'aem 1 Village for six months) purposively with the consideration of the largest and smallest number of livestock while the second stage was determination of sample breeders as many as 80 people non-proportional. The data analysis method used in this research is income analysis and business feasibility. The results of the study show that 1) the income of farmers in the beef cattle business in the Amfoang area of ​​Kupang Regency is IDR 5,428,887.95/year; 2) beef cattle business conducted in the Amfoang area of ​​Kupang Regency is financially viable with NPV values: IDR 6,235,698.21), Net B/C: 1.31, IRR: 46% and PBP: 3.68 years.

Author Biographies

Diana Meliani Sabat, Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Morin Mediviani Sol’uf, Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Downloads

Published

2022-10-17

Issue

Section

Articles