PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA KUPANG DALAM MENGELOLA PARIWISATA LAUT
Keywords:
Persepsi, Kebijakan, PariwiasataAbstract
Pariwisata merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia terutama menyangkut kegiatan sosial dan ekonomi. Pariwisata NTT, menurut data BPS 2018 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik di NTT terbanyak pada Kota Kupang sebanyak 260.551 orang. Tahun 2017 sedikitnya ada 13.000 wisatawan mancanegara (Wisman) berkunjung ke Kota Kupang dengan tujuan berbisnis dan kegiatan pemerintahan. Jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Kupang dalam tahun 2017 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan arus kunjungan wisatawan pada 2016 yang hanya mencapai 197.632 orang.
Penelitian ini ingin mengetahui persepsi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah Kota Kupang dalam mengelola pariwisata laut di lihat dari faktor internal dan faktor eksternal. Hasil penelitian menunjukan lemahnya pengelolaan pariwisata terletak pada SDM pegawai negeri yang sangat terbatas sehingga tidak mampu mengelola setiap potensi dengan baik pada akhirnya banyak masyarakat yang mengeluh terhadap kinerja Dinas Pariwisata Kota Kupang yang sangat rendah. Bahkan tidak serius dan tidak mempunyai program yang jelas dalam mengelola pariwisata akibatnya semua tempat pariwisata di Kota Kupang tidak mencerminkan pariwisata yang layak di kunjungi. Faktor eksternal terlihat belum adanya kolaborasi antara pemerintah dan swasta mengelola pariwisata mengakibatkan kondisi pariwisata tidak dikelola dengan baik.
References
Alister Mathieson and Geoffrey Wall. 1982. Tourism: Economic, Physical and Social Impact. New York.Longman Scientific and Technical
Agustino, Leo. 2012. Dasar-Dasar Kebijakan Publik. CV. Alfabeta: Jakarta.
Badrudin, Rudi, 2001, Menggali Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Daerah Istimewa Yogyakarta Melalui Pembangunan Industri Pariwisata, Kompak: Yogyakarta.
Bimo Walgito. (2004). Pengantar psikologi Umum. Jakarta: Penerbit Andi
Creswell, John W. 2010. Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan
Mixed. Pustaka Pelajar. Yogyakarta
Gaspersz, Vincent. Manajemen Bisnis Total dalam Era Globalisasi. Jakarta : Penerbit PT.Gramedia, 1997.
Haris JM dan Godwin. 2002. A Survey of Sustainable Development: Social and Economic Dimensions. The Global Development and Environment Institute Tufts University.
Ismayanti. Pengantar Pariwisata. Jakarta: Grasindo.
Irwan, Pabiban 2013. Kajian Obyek Wisata Kota Kupang Berdasarkan Data Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Eltek. Vol 11. No 2, Oktober ISSN.1693-4024.
Jalaludin, Rakhmat. 2007. Persepsi Dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Marpaung, Happy. 2002. Pengantar Pariwisata. Bandung : Alfabeta.
Mathieson, Alister dan Wall, Geofrey, (1982), Tourism: Economic, physical, and social impacts, Longman (London and New York)
Thoha, Miftah, 2013, Kepemimpinan dalam manajemen, edisi 1, PT RajaGrafindo, Jakarta
Oka A. Yoeti. 2008. Ekonomi Pariwisata: Introduksi, Informasi, dan Implementasi. Penerbit Kompas. Jakarta
Pareek, Udai. 1984. Perilaku Organisasi. Jakarta : PT. Pustaka Binaman Pressindo.
Paturusi, Samsul A, 2001, Perencanaan Tata Ruang Kawasan Pariwisata, Materi Kuliah Perencanaan Kawasan Pariwisata, Program Pasca Sarjana Universitas Udayana Denpasar, Bali.
Sugihartono, dkk, 2007. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Pers.
Suharman. 2005. Psikologi Kognitif. Surabaya: Srikandi.
Wahab, Salah. 1976. Pemasaran Pariwisata. Terjemahan oleh Frans Gromang.Jakarta: Pradnya Paramita.
Waidi. (2006). The Art of Re-engineering Your Mind for Success. Jakarta: Gramedia.
Winarno, Budi. 2002. Kebijakan Publik: Teori dan Proses. Media Presindo: Yogyakarta
Pendit, N.S, 1999, Ilmu Pariwisata Sebuah Pengantar Perdana, Penerbit, PT. Anem Kosong Anem
Nyoman.S. Pendit. 2002. Ilmu Pariwisata Sebuah Pengantar Perdana. Jakarta : Pradya Paramita