KUALITAS PELAYANAN PENANGANAN STUNTING DI PUSKESMAS TETAF KECAMATAN KUATNANA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

Authors

  • Oktaviana Taek Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nusa Cendana
  • David B. W. Pandie Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nusa Cendana
  • Cataryn V. Adam Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nusa Cendana

Keywords:

Kualitas pelayanan, Penanganan Stunting

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kualitas pelayanan penanganan Stunting di Puskesmas Tetaf Kecamatan Kuatnana Kabupaten Timor Tengah Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan penanganan stunting di Puskesmas Tetaf Kecamatan Kuatnana Kabupaten Timor Tengah Selatan masih kurang baik. Hal ini disebabkan karena adanya beberapa kendala yaitu masih kurangnya alat–alat kesehatan yang menangani Stunting, kurangnya koordinasi dalam Puskesmas sehingga terkadang tidak ada petugas yang melayani di dalam gedung, infrastruktur jalan yang kurang memadai, masyarakat bersikap masa bodoh dan tidak mau tahu tentang pentingnya mencegah Stunting sejak dini, kondisi ekonomi masyarakat yang tidak memadai dan masih lemahnya hubungan lintas
sektor dalam menangani Stunting.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka rekomnedasi yang diberikan penulis adalah Puskesmas Tetaf Kecamatan Kuatnana Kabupaten TTS harus lebih memperkuat lagi hubungan dengan lintas program dalam Puskesmas Tetaf maupun hubungan dengan lintas sektor karena penanganan Stunting bukan hanya tugas dari Puskesmas, tetapi semua stakeholders yang terkait di dalam pemerintahan, harus lebih memperhatikan dan melengkapi alat – alat kesehatan yang ada di Puskesmas Tetaf khususnya dalam
penanganan Stunting sehingga mempermudah petugas memberikan pelayanan.

References

Awaludin Bima. 2019. Analisis Bagaimana Mengatasi Permasalahan Stunting Di Indonesia?.

Berita Kedokteran Masyarakat. 35:4.

Imani, Nurul. 2020. Stunting Pada Anak: Kenali dan Cegah Sejak Dini. Yogyakarta: Hikam

Media Utama.

Kemenkes RI. 2011. Panduan Penyelenggaraan Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan

Bagi Balita Gizi Kurang (Bantuan Operasional Kesehatan). Jakarta: Kementerian

Kesehatan RI.

Kemenkes. 2018. Asupan Gizi Yang Optimal Untuk Mencegah Stunting.Buletin Jendela Data

Dan Informasi. 270:15-23.

Kemenkes. 2018. Situasi Balita Pendek (Stunting) Di Indonesia. Buletin Jendela Data Dan

Informasi Kesehatan. 270:12.

Kementerian Pertanian. 2019. Panduan Analisis Sistem Kewaspadaan Pangan Dan Gizi

(SKPG). Jakarta: Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian.

Mitra. 2015. Permasalahan Anak Pendek (Stunting) Dan Intervensi Untuk Mencegah Terjadinya

Stunting (Suatu Kajian Kepustakaan). Jurnal Kesehatan Komunitas. 2:258-259.

Ngaisyah, Dewi. 2017. Keterkaitan Pola Pangan Harapan (Pph) Dengan Kejadian Stunting

Pada Balita. Kedokteran Dan Kesehatan, 13(1), 74-77.

Panjaitan, Januar Efendi, dan Ai Lili Yuliati. 2016. Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap

Kepuasan Pelanggan Pada JNE Cabang Bandung. DeReMa Jurnal Manajemen, 11(2),

-270.

Picauly, Intje, dan Sarci Magdalena Toy. 2013. Determinan Dan Pengaruh Stunting Terhadap

Prestasi Belajar Anak Sekolah Di Kupang Dan Sumba Timur, NTT. Gizi Dan Pangan,

(1), 56-61.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Sukraniti, Desak Putu, Taufiqurrahman, dan Sugeng Iwan. 2018. Konseling Gizi. Indonesia:

Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan.

Sulistyawati, Ni Made Arie, dan Ni Ketut Seminari. 2015. Pengaruh Kualitas Pelayanan

Terhadap Kepuasan Pelanggan Restoran Indus Ubud Gianyar. E-Jurnal Manajemen

Unud, 4(8), 2318-2319.

DOKUMEN :

Undang – Undang Republik Indonesia. Kesehatan. Nomor. 36 Tahun 2009

Undang – Undang Republik Indonesia. Pangan. Nomor. 18 Tahun 2012

Peraturan Presiden Republik Indonesia.Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi.Nomor.

Tahun 2013

Peraturan Presiden Republik Indonesia. Kebijakan Strategis Pangan Dan Gizi. Nomor. 83

Tahun 2017

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Pusat Kesehatan Masyarakat. Nomor. 43

Tahun 2019

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.Pelaksanaan Teknis Surveilans Gizi.Nomor.

Tahun 2019

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Penanggulangan Masalah Gizi Bagi Anak

Akibat Penyakit. Nomor. 29 Tahun 2019

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Standar Antropometri Anak.Nomor. 2 Tahun

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Upaya Perbaikan Gizi. Nomor. 23 Tahun

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia.Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif.Nomor. 33 Tahun

Peraturan Bupati Timor Tengah Selatan.Pencegahan Dan Penanganan Anak Kerdil (Stunting)

Terintegrasi. Nomor. 37 Tahun 2019

Downloads

Published

2021-12-15

Issue

Section

Articles