Sejarah Kerajinan Emas Dan Perak Masyarakat Ndao Kecamatan Ndao Nuse Tahun 1900-2022

Authors

  • Fransina A. Ndoen Pendidikan Sejarah, FKIP, Undana

Keywords:

Sejarah, Kerajinan, Pembuatan, Perkembangan

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah kerajinan emas dan perak masyarakat di Pulau Ndao tahun 1900-2020, untuk mengetahui perkembangan kerajinan emas dan perak di Pulau Ndao tahun 1900-2020, dan untuk mengetahui cara membuat perhiasan yang terbuat dari emas dan perak pada masyarakat di Ndao Kecamatan Ndao Nuse tahun 1900-2020. Lokasi penelitian ini adalah di Ndao, Kecamatan Ndao Nusa, Kabupaten Rote Ndao. Tempat ini dipilih sebagai lokasi penelitian karena di daerah tersebut masyarakat masih membuat kerajinan emas dan perak. Teknik penentuan informan adalah purposive sampling yaitu peneliti hanya menetapkan beberapa informan yang ditentukan sendri. Informan penelitian adalah tua-tua adat dan tokoh masyarakat yang mengetahui masalah dan dapat memberikan informasi dengan jelas. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi langsung semua peninggalan Kerajinan Emas dan Perak dan studi dokumen yaitu mengkaji berbagai dokumen hasil peningalan Kerajinan Emas dan Perak. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis historis dengan langkah-langkahnya antara lain: Heuristik, kritik sejarah, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Sejarah kerajinan atau keterampilan emas dan perak (tuku) masyarakat di Pulau Ndao adalah berawal pada tahun 1436 kedatangan seseorang dari Maluku bernama Daidai yang mempunyai keahlian dalam pandai emas dan perak bersama dengan saudaranya melakukan proses perdangangan, Daidai memperkenalkan ketrampilan kerajinan emas dan perak dan diberikan hak kepada Jothe untuk memiliki alat pandai emas dan perak yang disebut dengan Rog’a untuk mengembangkan di Pulau Ndao. (2) Cara pembuatan perhiasan emas dan perak tuku pada masyarakat di Pulau Ndao dilakukan dengan cara yang masih tradisional yang dibagi menjadi 12 tahapan dalam proses pembuatan perhiasan tersebut yang membutuhkan waktu selama 1 bulan. (3) Perkembangan dari aspek jumlah pengrajin, waktu yang digunakan lebih singkat (pendek), hasil yang dicapai pada perkembangannya waktu menunjukan bahwa dari tahun ke tahun jumlah masyarakat yang meminati pekerjaan pandai emas dan perak semakin menurun.

References

Abdulgani, Roeslan. 1963. Penggunaan Ilmu Sejarah. Jakarta: Prapantjca.

Abdurrahman, Dudung. 1999.Metode penelitian sejarah. Jakarta: Logos Wawacana Ilmu.

Balukh, Jermy dan Lasarus Lusi. 2009. Kaboko Lii Lolo Ngeti Dhao, (Kumpulan Cerita Rakyat dari Pulau Ndao). Kupang: Yayasan Agape Indah.

Budiyanto, Agus. 2009. Teknik Membuat Kerajinan Perak. Yogyakarta: Citra Aji Parama.

Djoko, Soekiman. 1993. Proyek Pengembangan Media Kebudayaan. Jakarta: Komunitas Bambu.

Faisal, S. 1980. Metode Penelitian Pendidikan. Surabaya: Balai Pustaka.

Gazalba, Sidi. 1981. Pengantar Sejarah Sebagai Ilmu. Jakarta: Bhratara.

Ghony, D dan Almanshur. F. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Gottschalk, Luis. 2004. Mengerti Sejarah, ter. Notosusanto. Jakarta: Universitas Indonesia.

Hamidi dan Madjid. 2014. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Iskandar, M. 2008. Metodologi penelitian pendidikan dan social (kualitatif dan kuantitatif). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Istijanto, Oei. 2009. Aplikasi Praktis Riset Pemasaran. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum.

Kadjim. 2011. Pendididkan Ketrampilan. Surabaya: Karya Agung.

Kartodirjo, Sartono. 1993. Pendekatan Ilmu Sosial Dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Kotagede.

Kuntawijoyo. 2001. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya.

Kuntowijoyo. 2005. Pengantar ilmu sejarah. Yogyakarta: Benteng.

Kusnadi, Tata. 1986. Arsitektur Manusia dan Pengamatannya. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Kusnandar, F. 2010. Kimia Pangan Komponen Pangan. Jakarta: Dian Rakyat.

Lodra, I. Nyoman. 2002. Kerajinan Perak Suarti Sebagai Karya Tandingan Di Pasar Global. Tesis Program Studi Magister (S2) Kajian Budaya Universitas Udayana Denpasar.

Luji, Sale. Daud. 2020. Eksistensis dan Parawisata Budaya Tuku dalam Masyarakat Pulau Ndao (Orang Ndao). Paradigma Kajian Budaya. 10, 289-310.

Manafe, Minggus. 1967. Aneka Kehidupan di Pulau Rote. Jakarta: Balai Pustaka.

Margono, S. 2005. Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Prastowo, Andi. 2014. Metode Penelitian Kualitatif Dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Yogjakarta: Ar-RUZZ Media.

Soekanto, Soerjono. 1982. Sosiologi suatu pengantar. Jakarta: Mandar Maju.

Sugiyono. 2014. Metode penelitian kombinasi. Bandung: Alfabeta.

Suprapto, S. 1985. Teknologi Tekstik. Jakarta: Pradnya Paramita.

Tamburaka, E. Rustam. 2002. Pengantar Ilmu Sejarah Teori Filsafat Seajarah, Sejarah Filsafatdan Iptek. Jakarta: Rineka Cipta.

Wiyadi, A. Cece. 1991. Kemampuan Dasar Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Downloads

Published

2022-06-03

How to Cite

Ndoen, F. A. (2022). Sejarah Kerajinan Emas Dan Perak Masyarakat Ndao Kecamatan Ndao Nuse Tahun 1900-2022. Jurnal Sejarah, 19(1), 24–33. Retrieved from https://ejurnal.perpustakaan-undana.com/index.php/js/article/view/s1399

Issue

Section

Articles