Ritual Korolele Di Desa Popnam Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara

Authors

  • Fransina A. Ndoen Universitas Nusa Cendana
  • Andreas Ande Universitas Nusa Cendana
  • Elsi Nofrianti Tampani Universitas Nusa Cendana

Keywords:

Tradisi, Kebudayaan, Ritual

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan Ritual Korolele di Desa Popnam Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara dan untuk mengetahui makna dari Ritual Korolele di Desa Popnam Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara. Tempat ini dipilih sebagai lokasi penelitian karena ditempat ini terdapat Ritual Korolele yang akan penulis teliti. Teknik penentuan informan adalah purposive sampling yaitu peneliti hanya menetapkan beberapa informan yang ditentukan sendiri, informan penelitian adalah tua-tua adat dan tokoh masyarakat yang mengetahui masalah dan dapat memberikan informasi dengan jelas. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Teknik analis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif dimana upaya yang akan dilakukan dengan jalan bekerja dengan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. Sejarah Ritual Korolele adalah salah satu tradisi yang dimiliki oleh masyarakat desa Popnam, dan tradisi ini sudah menjadi warisan secara turun-temurun. 2. Korolele sendiri terdiri dari dua kata yakni Koro yang berarti tumbuk sedangkan Lele artinya kebun. Ritual Korolele ini hanya bisa  didendangkan pada konteks kedukaan saja dan ritual ini bertujuan untuk mengenang kembali arwah para leluhur, dimana ritual ini didendangkan sambil menumbuk padi pada lesung. 3. Pada saat prosesi makan bersama atau fole mako keluarga duka dan masyarakat akan duduk berhadapan di balai-balai yang sudah disiapkan, nasi akan ditaruh di bakul dan daging yang direebus tanpa menggunakan penyedap rasa dan akan dihidangkan menggunakan Haik selanjutnya nasi akan diputar dalam mangkuk

References

Gazalba, Sidi. 1998.Pengantar Sejarah Sebagai suatu Ilmu. Jakarta: Pustaka Ananta.

Gottschalk, Louis. 2004.Mengerti Sejarah. Jakarta: Universitas Indonesia.

Hamid, Madjid. 2014.Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Herlina, E. 2011.Metode Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Koentjaraningrat. 2004.Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Natzir, Moh. 2003.Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia.

Maryeni. 2005.Metode Penelitian Kebudayaan. Jakarta: Rineka Cipta.

Margono. 2005.Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Peursen, Van C.A. 1988.Strategi Kebudayaan. Jakarta: Kanisius.

Sedyawati, Edi. 2008.KeIndonesiaan Dalam Budaya. Jakarta: Wedatama Widya Sasatra.

Shadily, Hasan. 1984.Sosiologi Untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Herdiana. 2013.Etnografi Sebagai Penelitian Kualitatif. Jurnal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689-1699.

Sugiono. 2019.Metodologi Penelitian: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Abdulgani, Roeslan. 1963.Penggunaan Ilmu Sejarah. Jakarta: Prafantja.

Sulfan dan Mahmud, A. 2018.Konsep Masyarakat Menurut Murtadha Muthahhari (Sebuah Kajian Filsafat Sosial). Ilmu Aqidah: Kepustakaan Populer Gramedia.

Misa Gomer. 2021.Kajian Etnomusikologi Nyanyian Patola Kase Dalam Ritual Korolele Di Desa Popnam Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara.

Downloads

Published

2022-12-14

How to Cite

Ndoen, F. A., Andreas Ande, & Elsi Nofrianti Tampani. (2022). Ritual Korolele Di Desa Popnam Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara. Jurnal Sejarah, 19(2), 10–25. Retrieved from https://ejurnal.perpustakaan-undana.com/index.php/js/article/view/s1743

Issue

Section

Articles