Peningkatan Hasil Belajar Sejarah Melalui Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle Tentang Cara Berpikir Kronologis Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Sulamu

Authors

  • Susilo Setyo Utomo Pendidikan Sejarah, FKIP, Undana
  • I Gede Wayan Wisnuwardana Pendidikan Sejarah, FKIP, Undana
  • Dekris Simson Dimu Alumni Pendidikan Sejarah, FKIP, Undana

Keywords:

Hasil Belajar, Metode Learning cycle, Pembelajaran sejarah

Abstract

Mata pelajaran sejarah dianggap membosankan dan tidak menarik bagi sebagian besar siswa, karna terkesan hanya hafalan dan biasanya ditempatkan pada jam terakhir sekolah sehingga minat siswa cenderung. berkurang pertisipasi siswa dalam kelas berkurang yang barakibat pada menurunnya motivasi dalam diri peserta didik dan berdampak pada penurunan prestasi siswa.Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar sejarah pada siswa kelas X SMAN 2 Sulamu metode yang digunakan adalah penelitian tindahkan kelas (PTK) yang akan dilaksanakan dalam beberapa siklus berdasarkan kriteria ketuntasan Minimum subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 1 SMAN 2 Sulamu yang berjumlah 23 teknik pengumpulan data dilakukan dengan (1) Observasi yaitu pengumpulan data yang dilakukan dengan pengamatan langsung di kelas X IPS 1,(2) Tes digunakan untuk mengukur ketuntasan indicator hasil belajar peserta didik setelah diterapkan model Learning Cycle (3) Dokumentasi untuk  mendapatkan data mengynai nama siswa,motivasi dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat jumlah siswa sebanyak 22 orang, pada Siklus I siswa yang mencapai KKM berjumlah 15 orang dengan presentase 68%, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 18 orang dengan persentase 94%, sedangkan siswa yang tidak mencapai KKM pada siklus I  berjumlah 7 orang dengan persentase 31%, pada siklus II turun menjadi 1 orang dengan presentase 5% dan nilai rata-rata postes pada siklus I 70,68%, pada siklus II meningkat menjadi 83,78%. Kemudian observasi aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan pada siklus I dari persentases nilai rata-rata kelas 72%, pada siklus II meningkat menjadi 86,66%. Pengamatan terhadap kegiatan kinerja guru juga mengalami peningkatan pada Siklus I dari persentase nilai rata-rata 69,23%, pada Siklus II meningkat menjadi 89,23%. Berdasarkan hasil belajar dan hasil observasi pada Siklus I dan Siklus II di atas dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran Learning Cycle dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan siswa lebih aktif serta tidak merasa bosan selama proses pembelajaran berlangsung.

References

Arikunto, S. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.

Arikunto, S., 2007, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek Edisi Revisi VI. Jakarta: Rineka Cipta

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Aman, 2014.Model Evaluasi Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Brian & Mary King.Garvey 2015. Model-Model Pembelajaran di Sekolah Menengah. Yogyakarta: Ombak.

Dimyati dan Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta

Gibbons, M. 2002. The self directed learning handbook challenging adolescent student to exel. San Fransisco: Jhon Wiley & Sons, Inc.

I Gde Widja. 1989. Sejarah Lokal Suatu Perspektif Dalam Pengajaran Sejarah.

Kartodirdjo, Sartono. 1982, Pemikiran Dan Perkembangan Historiografi Indonesia Suatu Alternatif . Jakarta: Gramedia.

Ridwan, Y. 2010. Strategi Pengembangan Kreativitas Pada Anak Usia Taman Kanak-kanak. Kencana Prenada Media Group: Jakarta.

Ruswandi, Ruswandi,dkk. 2010. Metode penelitian Pendidikan SD. Bandung: Upi Press.

Sunarto dan Hartono. 2008. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Rineka Cipta.

Sapriya. 2009. Pendidikan IPS. Bandung: Rosda Karya.

W.S. Winkel. 1996. Psikologi Pengajaran. Jakarta: Gramedia.

Downloads

Published

2023-06-08

How to Cite

Utomo, S. S., Wisnuwardana, I. G. W. ., & Dimu, D. S. . (2023). Peningkatan Hasil Belajar Sejarah Melalui Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle Tentang Cara Berpikir Kronologis Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Sulamu. Jurnal Sejarah, 20(1), 16–38. Retrieved from https://ejurnal.perpustakaan-undana.com/index.php/js/article/view/s1862

Issue

Section

Articles